|
PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Sukolilo |
|
PROGRAM
|
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN |
|
KEGIATAN
|
Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Medokan Semampir |
|
SUB KEGIATAN
|
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
-Terlaksananya kegiatan pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Medokan Semampir melalui program padat karya |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah RW yang usulan pemberdayaan masyarakatnya direalisasikan,Indikator Kegiatan: Jumlah RW yang usulan pemberdayaan masyarakatnya direalisasikan,
Outcome Program: Pokmas dan ormas yang melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui program padat karya,Impact: Pokmas dan ormas yang melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui program padat karya, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
-
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Kegiatan pemberdayaan masyarakat terpenuhi melalui pemenuhan sarpras pemberdayaan masyarakat., Jumlah Penduduk Kel. Medokan Semampir : L: 9.690 orang P: 9.759 orang, Jumlah RT tahun 2024 ada 60 RT : L: 54 orang P: 6 orang Jumlah RT tahun 2025 ada 60 RT : L: 54 orang P: 6 orang, Jumlah RW tahun 2024 ada 9 RW : L : 7 orang P : 2 orang Jumlah RW tahun 2025 ada 9 RW : L : 7 orang P : 2 orang, Jumlah Pokmas di Kel. Medokan Semampir. KSH L : 0 orang P : 116 orang UMKM Mesem L : 8 orang P : 33 orang
Langkah 3: Semua kegiatan RT dan RW dapat diakses oleh laki-laki dan perempuan, Dalam hal berkegiatan di RT dan RW, laki-laki lebih banyak jumlahnya dibandingkan perempuan, Masyarakat baik laki-laki atau perempuan hadir atas kehendak sendiri, Kegiatan RT/RW banyak diterima manfaatnya oleh laki-laki
Langkah 4: - Kurangnya pemahaman SDM Kelurahan terhadap kesetaraan gender.
Langkah 5: - Budaya organisasi yang masih menganggap bahwa yang lebih aktif dan produktif dalam kegiatan kepengurusan adalah laki-laki - Adanya persepsi dari masyarakat dalam pembangunan sarana dan prasarana serta pemberdayaan masyarakat kelurahan Medokan Semampir lebih sesuai jika dilaksanakan laki-laki masih adanya anggapan bahwa perempuan kurang pantas berkegiatan pada malam hari.
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Masyarakat di Kelurahan Medokan Semampir |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Meningkatkan kapasitas Pokmas dan Ormas yang melaksanakan Pemberdaya-an Masyarakat di Kelurahan dengan potensi dan sumber daya yang ada dengan lebih responsinve gender.
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
Meningkatkan peran laki-laki dan perempuan dalam kegiatan pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Medokan Semampir :
1. Pencairan Honorarium RT,RW,LPMK melalui kelurahan;
2. Pencairan Biaya Operasional Balai RW melalui kelurahan.
- Metode Pelaksanaan :
- (7.01.03.2.02.0003) Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2025
-
Biaya Yang Diperlukan: 935400000
|