|
PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Pabean Cantian |
|
PROGRAM
|
Program Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Umum |
|
KEGIATAN
|
Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Umum sesuai Penugasan Kepala Daerah |
|
SUB KEGIATAN
|
Fasilitasi, Koordinasi dan Pembinaan (Bimtek, Sosialisasi, Konsultasi) Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Nasional |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Persentase peningkatan pemahaman Lembaga Kemasyarakatan tentang Sejarah Negara ini dan keuntungan toleransi beragama dalam kehidupan bermasyarakat |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah orang yang telah mengikuti sosialisasi wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional,Indikator Kegiatan: Jumlah materi yang disampaikan kepada peserta Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Ketahan Nasional sebanyak 2 materi, yaitu sejarah bangsa dan toleransi umat beragama,
Outcome Program: Jumlah topik fasilitas, koordinasi dan pembinaan wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional 2 topik,Impact: Persentase peningkatan pemahaman Lembaga Kemasyarakatan tentang Sejarah Negara ini dan keuntungan toleransi beragama dalam kehidupan bermasyarakat, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Undang-undang Nomer 23 Tahun 2014 tetang pemerintahan daerah
Perda NO 4 Tahun 2019 Tentang PUG
Perwali NO 43 Tahun 2020 Tentang PUG Kota Surabaya
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Jumlah Warga Kecamatan Pabean Cantian sejumlah Laki-laki 36.902 orang dan Perempuan 37.554 orang, Jumlah masyarakat yang menerima informasi tentang Fasilitasi, Koordinasi dan Pembinaan (Bimtek, Sosialisasi, Konsultasi) Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Nasional Laki-laki 36.902 orang dan Perempuan 37.554 orang, Jumlah LPMK Kecamatan Pabean Cantian ada 4 orang dan seluruhnya laki-laki, Jumlah RT di Wilayah Kecamatan Pabean Cantian sejumlah 317 orang, Perempuan 35 orang dan laki-laki 282 orang, Jumlah RW di Wilayah Kecamatan Pabean Cantian sejumlah 50 orang, Perempuan 11 orang dan laki-laki 39 orang
Langkah 3: Kesamaan kesempatan laki-laki dan perempuan dalam menerima informasi terkait dengan wasbang dan ketahanan nasional, Kegiatan bimtek wasbang dan ketahanan nasional banyak diikuti laki-laki dibandingkan perempuan dengan proporsi 70% laki-laki dan 30% Perempuan, Proporsi pejabat yang melakukan pengawasan terhadap kegiatan ini dominasi pejabat laki laki, LPMK, RW dan RT dapat memahami tentang sejarah dan budaya Negara Indonesia, menumbuhkan rasa toleransi antar umat beragama dan mengembangkan sikap nasionalisme
Manfaat lebih banyak di peroleh oleh laki-laki 88 persen dan perempuan 12 persen
Langkah 4: Keterbatasaan tenaga ahli untuk menyelenggarakan sosialisasi dan memberi bimbingan teknis terkait Fasilitasi, Koordinasi dan Pembinaan (Bimtek, Sosialisasi, Konsultasi) Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Nasional
Langkah 5: Lembaga Kemasyaratakan memiliki anggapan bahwa Fasilitasi, Koordinasi dan Pembinaan (Bimtek, Sosialisasi, Konsultasi) Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Nasional tidak terlalu penting dalam kehidupan sehari-hari
Adanya Lembaga Kemasyarakatan yang tidak hadir dalam kegiatan Sosialisasi, Konsultasi) Wawasan
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Karang Taruna Se- Kecamatan Pabean Cantian |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Meningkatkan pemahaman masyarakat terkait Sejarah Bangsa Indonesia
Menumbuhkan rasa toleransi dan menghormati antar umat beragama dalam kehidupan bermasyarakat
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
Mengadakan sosialisasi dengan menghadirkan nara sumber yang berkompeten dibidang wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional
Melakukan koordinasi dengan Kelurahan dan Lembaga Kemasyarakatan terkait monitoring kehidupan di masyarakat
- Metode Pelaksanaan :
- Mengadakan sosialisasi dengan menghadirkan nara sumber yang berkompeten dibidang wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional
Melakukan koordinasi dengan Kelurahan dan Lembaga Kemasyarakatan terkait monitoring kehidupan di masyarakat
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2025
-
Biaya Yang Diperlukan: 7600000
|