|
PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan |
|
PROGRAM
|
Program Pembinaan Perpustakaan |
|
KEGIATAN
|
Pembudayaan Gemar Membaca Tingkat Daerah Kabupaten/Kota |
|
SUB KEGIATAN
|
Sosiaisasi Budaya Baca dan Literasi pada Satuan Pendidikan Dasar dan Pendidikan Khusus serta Masyarakat |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Kegiatan sudah dilaksanakan pada tahun 2024 dengan target 5461 Lokus |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Lokus Pembudayaan Kegemaran Membaca dan Literasi pada Satuan PendidikanPada tahun 2024 sebanyak 250 Lokus
Pada tahun 2025 sebanyak 256 Lokus,Indikator Kegiatan: Jumlah Bibit pendongeng dan penulis tahun 2024 sebanyak 6445 Pada tahun 2025 6445,
Outcome Program: Presentase event literasi yang diselenggarakan tahun 2024 sebesar 58,8 persen Dan untuk tahun 2025 sebesar 79,2 persen,Impact: Kegiatan sudah dilaksanakan pada tahun 2024 dengan target 5461 Lokus, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 9 Tahun 2019 tentang pengarusutamaan gender.
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Jumlah orang yang terlibat dalam kegiatan Harmoni literasi dengan komposisi Laki-Laki sejumlah 414 dan Perempuan 880 dengan Ratio Perbadingan Laki-Laki 32 persen, dan Perempuan 68 persen, Jumlah orang yang terlibat dalam kegiatan Harmoni literasi dengan komposisi Laki-Laki sejumlah 414 dan Perempuan 880 dengan Ratio Perbadingan Laki-Laki 32 persen, dan Perempuan 68 persen, Kesamaan akses bagi Pengunjung perpustakaan di wilayah Kota Surabaya untuk mendapatkan informasi tentang Gendis Sewu Laki-laki : 302 orang dan Kunjungan Perempuan : 717 orang ., Jumlah Bibit dan pendongeng yang terlibat dalam kegiatan Gendis Sewu
L : 302 orang ( 29,64 persen) P : 717 orang ( 70,36 persen), Pejabat pengampu kegiatan a. Eselon II P: 1 orang b. Eselon III L : 1 orang P : 3 orang
c. Ketua Tim Kerja L: 3 orang P: 4 orang
d. Staf L: 12 orang P: 13 orang
Langkah 3: Adanya kesamaan akses informasi tentang kegiatan Gendis Sewu, Proporsi jumlah laki-laki dan perempuan yang mempunyai akses terlibat dalam kegiatan Gendis Sewu masih
belum setara, akan tetapi partisipasi perempuan mendapat porsi yang lebih banyak dalam hal ini, Proporsi Bibit Pendongeng dan Penulis yang terlibat dalam kegiatan Gendis Sewu di wilayah Kota
Surabaya yang terlibat dalam kegiatan Gendis Sewu dominasi oleh perempuan, Dengan literasi, tingkat pemahaman seseorang dalam mengambil simpulan dari informasi yang
diterima akan jauh lebih baik. Membantu berpikir secara kritis dan membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui kemampuan membaca
Langkah 4: SDM: Sudah memadai
Produk hukum: Sudah ada
Anggaran: Sudah mencukupi
Sistem: Sudah memadai
Sarana/ Prasarana: Ada beberapa yang
Langkah 5: 1. Kurangnya pemahaman terkait isu gender
2. Isu Gender menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan Harmoni Literasi
3. Pemahaman bahwa laki-laki lebih memiliki hak akses lebih tinggi daripada perempuan
4. Tingginya dinamika perpindahan
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Meningkatkan Pemasyarakatan gemar membaca |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Meningkatkan kualitas Bibit pendongeng dan penulis dalam kegiatan Gendis Sewu melalui kegemaran membaca masyarakat dengan Sosiaisasi Budaya Baca dan Literasi pada Satuan Pendidikan Dasar dan Pendidikan Khusus serta Masyarakat
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
Peningkatan budaya baca melalui kegiatan Membaca dan Mendongeng
- Metode Pelaksanaan :
- Peningkatan budaya baca melalui kegiatan Gema Literasi, Harmoni Literasi, Wisata Buku, Event Literasi
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2025
-
Biaya Yang Diperlukan: 496.493644
|