|
PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan |
|
PROGRAM
|
Program Pembinaan Perpustakaan |
|
KEGIATAN
|
Pengelolaan Perpustakaan Tingkat Daerah Kabupaten/Kota |
|
SUB KEGIATAN
|
Pembinaan Perpustakaan Khusus Tingkat Kabupaten/Kota |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Kegiatan sudah dilaksanakan pada tahun 2024 dengan memenuhi target 200 perpustakaan |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Perpustakaan Khusus yang Dibina Sesuai Kewenangan Kabupaten/Kota dalam Mewujudkan Standar Nasional Perpustakaan pada tahun 2024 sebanyak 200 perpustakaan
dan pada tahun 2025 sebanyak 200 perpustakaan,Indikator Kegiatan: Jumlah perpustakaan / layanan baca yang dibina Pada tahun 2024 sebanyak 306 Lembaga Pada tahun 2025 sebanyak 230 lembaga,
Outcome Program: Persentase perpustakaan sesuai standar nasional perpustakaan
Untuk tahun 2024 sebanyak 78,14 persen
Dan untuk tahun 2024 sebanyak 89,07 persen,Impact: Kegiatan sudah dilaksanakan pada tahun 2024 dengan memenuhi target 200 perpustakaan, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
- Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 RPJM Nasional 2020-2024 : PUG merupakan salah satu strategi pembangunan nasional yang mengintegrasikan perspektif gender dalam bidang-bidang pembangunan.
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Jumlah orang yang terlibat dalam kegiatan pelatihan petugas pengelola perpustakaan TK dengan komposisi Laki-Laki sejumlah 13 dan Perempuan 211 dengan Ratio Perbadingan Laki-Laki 5,8 persen , dan Perempuan 94,2 persen, Jumlah orang yang terlibat dalam kegiatan pelatihan petugas pengelola perpustakaan TK dengan komposisi Laki-Laki sejumlah 13 dan Perempuan 211 dengan Ratio Perbadingan Laki-Laki 5,8 persen , dan Perempuan 94,2 persen, Adanya kesamaan akses informasi tentang kegiatan Pelatihan Petugas Pengelola Perpustakaan TK, Proporsi jumlah Laki-Laki dan Perempuan yang mempunyai akses terlibat dalam kegiatan Pelatihan Petugas Pengelola Perpustakaan TK di Pemerintah Kota Surabaya masih belum setara, akan tetapi partisipasi perempuan mendapat porsi yang lebih baik dalam hal ini, Proporsi pejabat pengampu kegiatan Pelatihan Petugas Pengelola Perpustakaan TK Tahun 2025 didominasi oleh Perempuan
Langkah 3: Adanya kesamaan akses informasi tentang kegiatan Pelatihan Petugas Pengelola Perpustakaan TK, Proporsi jumlah laki-laki dan perempuan yang mempunyai akses terlibat dalam
Kegiatan Pelatihan Petugas Pengelola Perpustakaan TK di Pemerintah Kota Surabaya masih belum setara, akan tetapi partisipasi perempuan mendapat porsi yang lebih banyak dalam hal ini, Proporsipejabat pengampukegiata nPelatihan Petugas Pengelola Perpustakaan TK. didominasi oleh Perempuan., Menghasilkan tenaga yang
Memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam mengolah bahan pustaka sampai pakai serta mampu menyelenggaraka n layanan bagi pemustaka
Langkah 4: SDM:
Sudah memadai
Produk hukum:
Sudah ada
Anggaran:
Sudah mencukupi
Sistem:
Sudah memadai
Sarana/ Prasarana:
Ada beberapa yang masih
Langkah 5: 1. Kurangnya pemahaman terkait isu gender
2. Isu Gender menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan Pelatihan Petugas Pengelola Perpustakaan TK
Pemahaman bahwa laki-laki lebih memiliki hak akses lebih tinggi daripada perempuan
3. Tingginya dinamika perpindahan pergantian personil penanggung jawab PUG di masing-masing perangkat daerah
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Meningkatkan Pemasyarakatan gemar membaca |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegemaran membaca masyarakat melalui Pembinaan Perpustakaan Khusus Tingkat Kabupaten/Kota
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
Pelatihan dan Pembinaan Petugas Pengelola Perpustakaan TK
- Metode Pelaksanaan :
- Pelatihan dan Pembinaan Petugas Pengelola Perpustakaan TK dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegemaran membaca masyarakat
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2025
-
Biaya Yang Diperlukan: 275.643600
|