|
PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Semampir |
|
PROGRAM
|
Pembangunan Sarana dan Prasarana |
|
KEGIATAN
|
Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Pegirian |
|
SUB KEGIATAN
|
Pembangunan Sarana dan Prasarana |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
1. Output Aktivitas 1. Sosialisasi dilaksanakan 3 bulan sekali 2. Terlaksananya pemeliharaan sesuai kondisi saluran yang rusak 3. Terlaksananya pembangunan saluran pembuangan air kotor baru |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan Wilayah Kelurahan,Indikator Kegiatan: Pembangunan Sarana dan Perasarana Kelurahan,
Outcome Program: Jumlah Sarana dan Prasarana Kelurahan yang Terbangun,Impact: mencegah terjadinya banjir, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
• Inpres Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarustamaan Gender (PUG) dalam Pembangunan Nasional ;
• Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2008 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengarustamaan Gender di Daerah Sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2011 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2008 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengarustamaan Gender di Daerah ;
• Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pengarustamaan Gender ;
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Data Pembuka Wawasan, • Jumlah Penduduk Kelurahan Pegirian :
L : 16.711
P : 15.325, • Jumlah RT tahun 2024
L : 79
P : 16
• Jumlah RW tahun 2024
L : 11
P : 0, Jumlah KK Tahun 2024 di Kelurahan Pegirian : 9.828 KK, Ketersediaan Balai RW tahun 2024 : 11 Balai RW
Langkah 3: Warga memiliki akses pembuangan air kotor ke saluran sekunder, Setiap warga memiliki saluran pembuangan air kotor, Warga tidak memiliki kewenangan untuk mengatur Saluran Sekunder, Apabila saluran air berfungsi optimal, maka dapat mencegah banjir dan penyakit
Langkah 4: - Belum adanya jadwal rutin untuk membersihkan saluran pembuangan air. - Monitoring saluran air belum optimal. - Sesuai dengan Analisis Beban Kerja (ABK), terdapat kekurangan SDM.
Langkah 5: - Adanya masyarakat yang membuang sampah sembarang an
- Warga kurang memiliki kesadaran terhadap kesehatan sanitasi
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Sarana Prasarana berupa saluran pembungan air kotor dari rumah tangga ke saluran sekunder |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Jumlah Sarana dan Prasarana Kelurahan yang Terbangun berupa Optimalisasi Saluran Pembuangan Air Kotor
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
1. Sosialisasi terkait Permasalaha n Saluran Pembuangan Air Kotor kepada warga 2. Pemeliharaa n Saluran Pembuangan Air Kotor
3. Pembangunan Saluran Pembuangan Air Kotor
a. JL. Sawah RW 1 RT : 5 b. JL. Tenggumung 181 RW 09
- Metode Pelaksanaan :
- Koordinasi dengan OPD terkait guna berjalannya Pembangunan Sarana dan Prasarana dilingkungan Wilayah Kelurahan
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2025
-
Biaya Yang Diperlukan: 1.631181874
|