|
PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Tandes |
|
PROGRAM
|
Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Dan Kelurahan Manukan Kulon |
|
KEGIATAN
|
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Manukan Kulon |
|
SUB KEGIATAN
|
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Jumlah kegiatan musyawarah kelurahan yang melibatkan perwakilan perempuan ; Persentase keterlibatan perempuan dalam rapat musyawarah kelurahan ; Jumlah anggota masyarakat (PKK, Karang Taruna, KSH) yang dilibatkan dalam perencanaan |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Meningkatnya kapasitas kelembagaan masyarakat dalam pengarusutamaan gender di Kelurahan Manukan Kulon,Indikator Kegiatan: Meningkatnya kualitas pemberdayaan kelurahan yang responsif gender,
Outcome Program: Meningkatnya kemandirian, partisipasi, dan kapasitas masyarakat dalam pembangunan kelurahan yang inklusif dan responsif gender,Impact: Terwujudnya masyarakat kelurahan yang berdaya, setara, dan sejahtera melalui pembangunan yang partisipatif dan responsif gender, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender dan Peraturan Walikota Surabaya Nomor 43 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Salah satu sub kegiatan di Kelurahan Manukan Kulon isinya berupa upaya pemberdayaan sarana dan prasarana umum, Jumlah Penduduk Kelurahan Manukan : L: 19.208 orang | P: 19.929 orang, Jumlah RW tahun 2025 : L : 13 orang | P : 2 orang, Jumlah RT tahun 2025: L : 113 orang | P : 11 orang, -
Langkah 3: Akses terhadap lokasi kegiatan atau sarana dan prasarana yang dibangun juga perlu diperhatikan ; Kondisi ekonomi warga yang berbeda dapat mempengaruhi kemampuan mereka untuk berkontribusi atau memanfaatkan sarana dan prasarana, Masyarakat dan penyedia /pokmas, Pemberdayaan Sarana dan Prasarana Kelurahan bergantung pada ketersediaan anggaran kelurahan, Dengan adanya pemberdayaan untuk memenuhi kebutuhan sarana prasarana yang ada di wilayah Kelurahan Manukan Kulon
Langkah 4: Tidak adanya SDM untuk pemberdayaan sarana dan prasarana ; Kondisi ekonomi warga yang berbeda dapat mempengaruhi kemampuan mereka untuk berkontribusi atau memanfaatkan sarana dan prasarana
Langkah 5: Masih adanya pola pikir masyarakat bahwa perempuan tidak perlu berperan aktif dalam organisasi dan lebih baik di rumah saja sebagai ibu rumah tangga
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Masyarakat di Kelurahan Manukan Kulon |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Menucukupi kebutuhan masyarakat terhadap sarana prasarana yang dibutuhkan serta meningkatkan kualitas dalam pemberdayaan lingkungan di Kelurahan Manukan Kulon yang lebih responsive gender dengan memperhatikan berbagai kelompok
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
Saat pelaksanaan rapat musyawarah kelurahan, pihak pegawai kelurahan akan lebih aktif lagi mengundang perwakilan perempuan misal para KSH, PKK, Karang Taruna dsb
- Metode Pelaksanaan :
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2025
-
Biaya Yang Diperlukan: 1876200000
|