GENDER ACTION BUDGET (GAB)
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
SUB KEGITAN TA 2026

PERANGKAT DAERAH RSUD Eka Candrarini
PROGRAM Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota
KEGIATAN Peningkatan Pelayanan BLUD
SUB KEGIATAN Pelayanan dan Penunjang Pelayanan BLUD
KINERJA RESPONSIF GENDER -Melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi melalui berbagai bentuk kegiatan, antara lain senam lansia, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), serta peringatan Hari Anak. -Melakukan pengusulan peserta pelatihan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pengembangan kompetensi.
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA Indikator Sub Kegiatan: Jumlah BLUD yang Menyediakan Pelayanan dan Penunjang Pelayanan,Indikator Kegiatan: Persentase Jenis Kebutuhan Operasional Pelayanan dan Penunjang Pelayanan di RS yang terpenuhi, Outcome Program: Outcome program BLUD yang responsif gender diwujudkan melalui tersedianya fasilitas pelayanan rumah sakit yang inklusif dan ramah gender berbasis data terpilah, meningkatnya pengetahuan serta kesadaran kesehatan khususnya pada kelompok laki-laki melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi, serta terjaminnya kesetaraan akses pengembangan kapasitas SDM,Impact: Terwujudnya pelayanan kesehatan rumah sakit yang inklusif, adil, dan berkeadilan gender, ditandai dengan meningkatnya akses dan kenyamanan seluruh kelompok masyarakat, termasuk kelompok rentan, dalam memanfaatkan layanan kesehatan,
A. LATAR BELAKANG
  1. Dasar Hukum :
    - Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional - Peraturan Pemerintah No.47 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan - Peraturan Menteri Keuangan Nomor 129/PMK.05/2020 tentang Pedoman Pengelolaan Badan Layanan Umum - Permendagri No. 79 Tahun 2018 tentang Badan Layanan Umum Daerah - Permendagri No. 59 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan BLUD - Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pengarusutamana Gender - Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender
  2. Gambaran Umum :
    Langkah 2: Data Pasien IGD s/d Juli 2025 1. Januari a. Pasien Baru: 163 (L) 202 (P) b. Pasien Lama: 4 (L) 2 (P) 2. Februari a. Pasien Baru: 224 (L) 264 (P) b. Pasien Lama: 14 (L) 36 (P) 3. Maret a. Pasien Baru: 294 (L) 355 (P) b. Pasien Lama: 28 (L) 63 (P) 4. April a. Pasien Baru: 302 (L) 396 (P) b. Pasien Lama: 42 (L) 69 (P) 5. Mei a. Pasien Baru: 344 (L) 405 (P) b. Pasien Lama: 36 (L) 57 (P) 6. Juni a. Pasien Baru: 357 (L) 454 (P) b. Pasien Lama: 32 (L) 49 (P) 7. Juli a. Pasien Baru: 314 (L) 448 (P) b. Pasien Lama: 54 (L) 88 (P) Data Pasien Rawat Jalan s/d Juli 2025 1. Januari a. Pasien Baru: 70 (L) 116 (P) b. Pasien Lama: 0 (L) 11 (P) 2. Februari a. Pasien Baru: 441 (L) 525 (P) b. Pasien Lama: 136 (L) 188 (P) 3. Maret a. Pasien Baru: 550 (L) 444 (P) b. Pasien Lama: 277 (L) 452 (P) 4. April a. Pasien Baru: 569 (L) 412 (P) b. Pasien Lama: 488 (L) 517 (P) 5. Mei a. Pasien Baru: 388 (L) 555 (P) b. Pasien Lama: 623 (L) 667 (P) 6. Juni a. Pasien Baru: 429 (L) 561 (P) b. Pasien Lama: 860 (L) 745 (P) 7. Juli a. Pasien Baru: 496 (L) 752 (P) b. Pasien Lama: 1276 (L) 1104 (P) Data Pasien Rawat Inap s/d Juli 2025 1. Januari a. Pasien Baru: 9 (L) 4 (P) b. Pasien Lama: 11 (L) 9 (P) 2. Februari a. Pasien Baru: 14 (L) 25 (P) b. Pasien Lama: 92 (L) 116 (P) 3. Maret a. Pasien Baru: 17 (L) 17 (P) b. Pasien Lama: 92 (L) 116 (P) 4. April a. Pasien Baru: 16 (L) 32 (P) b. Pasien Lama: 89 (L) 79 (P) 5. Mei a. Pasien Baru: 22 (L) 36 (P) b. Pasien Lama: 92 (L) 85 (P) 6. Juni a. Pasien Baru: 39 (L) 66 (P) b. Pasien Lama: 87 (L) 94 (P) 7. Juli a. Pasien Baru: 78 (L) 85 (P) b. Pasien Lama: 77 (L) 84 (P), Data BOR s/d Triwulan 2 205 a. Hari perawatan: 1798 (TW 1) 3016 (TW 2) b. TT: 155 (TW 1) 155 (TW 2) c. Jumlah hari dalam 1 periode: 68 (TW 1) 91 (TW 2) d. BOR: 17,06% (TW 1) 21,38% (TW 2), Jumlah pegawai RSUD Eka Candrarini s/d Juli 2025 a. PNS: 21 (L) 28 (P) b. CPNS: 84 (L) 320 (P) c. PPPK: 22 (L) 4 (P) d. Non ASN: 100 (L) 109 (P), Data Jumlah pegawai yang mengikuti pelatihan s/d Juli 2025 a. Exhouse Training: 117 (L) 371 (P) b. Inhouse Training: 13 (L) 62 (P), Sarpras responsif gender -Ruang laktasi: 2 -Kamar mandi telah terpilah berdasarkan kamr mandi laki-laki, perempuan, dan disabilitas di setiap lantai -Telah tersedia parkir khusus disabilitas -Terdapat lift dengan tombol braille
    Langkah 3: -Perempuan sebagai kelompok mayoritas pengguna layanan memiliki kebutuhan informasi yang tinggi terkait pelayanan -Pasien dan pendamping pasien memperoleh akses setara terhadap penyediaan makmin yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan, usia, dan kebutuhan gizi. -Seluruh kelompok usia dan gender (anak, remaja, dewasa, lansia; laki-laki dan perempuan) memiliki akses yang sama terhadap kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit - Sarana dan prasarana rumah sakit belum sepenuhnya optimal dalam mendukung pelayanan yang ramah bagi penyandang disabilitas, - Partisipasi laki-laki yang melakukan pemeriksaan kesehatan masih rendah - Partisipasi peserta laki-laki dalam kegiatan pelatihan dan pengembangan keterampilan masih perlu ditingkatkan, Meskipun perempuan mendominasi jumlah kunjungan pasien, kontrol terhadap pengelolaan BLUD masih belum mencerminkan kebutuhan spesifik pengguna layanan perempuan, Akses : -Perempuan sebagai kelompok mayoritas pengguna layanan memiliki kebutuhan informasi yang tinggi terkait pelayanan -Pasien dan pendamping pasien memperoleh akses setara terhadap penyediaan makmin yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan, usia, dan kebutuhan gizi. -Seluruh kelompok usia dan gender (anak, remaja, dewasa, lansia; laki-laki dan perempuan) memiliki akses yang sama terhadap kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit - Sarana dan prasarana rumah sakit belum sepenuhnya optimal dalam mendukung pelayanan yang ramah bagi penyandang disabilitas Partisipasi : - Partisipasi laki-laki yang melakukan pemeriksaan kesehatan masih rendah - Partisipasi peserta laki-laki dalam kegiatan pelatihan dan pengembangan keterampilan masih perlu ditingkatkan Kontrol : Meskipun perempuan mendominasi jumlah kunjungan pasien, kontrol terhadap pengelolaan BLLUD masih belum mencerminkan kebutuhan spesifik pengguna layanan perempuan Manfaat : -Manfaat penguatan kapasitas dan karier belum dirasakan secara setara oleh pegawai laki-laki -Manfaat pelayanan kesehatan belum seluruhnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat -Penyediaan makmin yang sesuai kebutuhan gizi mendukung proses penyembuhan dan pemeliharaan kesehatan pasien.
    Langkah 4: - -Penentuan peserta pelatihan pegawai lebih mempertimbangkan ketersediaan waktu daripada pemerataan kesempatan dan kebutuhan peningkatan kapasitas berdasarkan peran dan jenis kelamin. - Keterbatasan data terpilah gender dan kelompok rentan
    Langkah 5: Kesadaran laki-laki untuk mencari pelayanan pengobatan masih relatif rendah, yang dipengaruhi oleh tingkat kesibukan serta kecenderungan mengabaikan keluhan kesehatan yang dirasakan.
B. PENERIMA MANFAAT - Sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh masyarakat Surabaya wilayah Timur dan sekitarnya yang berkunjung di RSUD Eka Candrarini Kota Surabaya - Seluruh pegawai RSUD Eka Candrarini Kota Surabaya
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
  1. Tujuan Reformulasi:
    - Meningkatkan kesadaran pasien terhadap pentingnya kesehatan dan pemanfaatan layanan rumah sakit. - Melakukan evaluasi partisipasi pelatihan sebagai dasar penyusunan rekomendasi perbaikan dan peningkatan kualitas pelaksanaan pelatihan pada periode berikutnya.
  2. Rencana Aksi
    1. Aktifitas :
      - Pelaksanaan edukasi dan sosialisasi dengan topik permasalahan kesehatan kepada lansia, perempuan, laki-laki, dan anak - Mengusulkan kuota peserta pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan
    2. Metode Pelaksanaan :
      • Metode pelaksanaan rencana aksi dilakukan melalui pendekatan perencanaan berbasis data, koordinasi lintas unit, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan
    3. Jadwal :
      Dilaksanakan pada tahun 2026
  3. Biaya Yang Diperlukan: 35875000000
 
Mengetahui,
Kepala RSUD Eka Candrarini
Kota Surabaya
 
drg. Bisukma Kurniawati
NIP.