|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Alat Kesehatan/Alat Penunjang Medik Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang Disediakan,Indikator Kegiatan: Jumlah Unit Persentase ketersediaan sarana dan prasarana RSUD Eka Candrarini sesuai dengan standar,
Outcome Program: Meningkatnya ketersediaan alat kesehatan dan alat penunjang medik yang sesuai dengan pola kebutuhan layanan pasien berdasarkan jenis kelamin dan kelompok rentan,,Impact: Terwujudnya kesetaraan akses dan mutu pelayanan kesehatan antara perempuan dan laki-laki melalui penyediaan alat kesehatan yang memadai dan berkualitas, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
- Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional
- PMK No. 62 Tahun 2017 tentang Izin Edar Alat Kesehatan, Alat Kesehatan Diagnostik In Vitro, dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga
- PMK No.1191/MENKES/PER/VIII/2010 tentang Penyaluran Alat Kesehatan
- Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pengarusutamana Gender
- Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Data Pasien IGD s/d Juli 2025
1. Januari
a. Pasien Baru: 163 (L) 202 (P)
b. Pasien Lama: 4 (L) 2 (P)
2. Februari
a. Pasien Baru: 224 (L) 264 (P)
b. Pasien Lama: 14 (L) 36 (P)
3. Maret
a. Pasien Baru: 294 (L) 355 (P)
b. Pasien Lama: 28 (L) 63 (P)
4. April
a. Pasien Baru: 302 (L) 396 (P)
b. Pasien Lama: 42 (L) 69 (P)
5. Mei
a. Pasien Baru: 344 (L) 405 (P)
b. Pasien Lama: 36 (L) 57 (P)
6. Juni
a. Pasien Baru: 357 (L) 454 (P)
b. Pasien Lama: 32 (L) 49 (P)
7. Juli
a. Pasien Baru: 314 (L) 448 (P)
b. Pasien Lama: 54 (L) 88 (P), Data Pasien Rawat Jalan s/d Juli 2025
1. Januari
a. Pasien Baru: 70 (L) 116 (P)
b. Pasien Lama: 0 (L) 11 (P)
2. Februari
a. Pasien Baru: 441 (L) 525 (P)
b. Pasien Lama: 136 (L) 188 (P)
3. Maret
a. Pasien Baru: 550 (L) 444 (P)
b. Pasien Lama: 277 (L) 452 (P)
4. April
a. Pasien Baru: 569 (L) 412 (P)
b. Pasien Lama: 488 (L) 517 (P)
5. Mei
a. Pasien Baru: 388 (L) 555 (P)
b. Pasien Lama: 623 (L) 667 (P)
6. Juni
a. Pasien Baru: 429 (L) 561 (P)
b. Pasien Lama: 860 (L) 745 (P)
7. Juli
a. Pasien Baru: 496 (L) 752 (P)
b. Pasien Lama: 1276 (L) 1104 (P), Data Pasien Rawat Inap s/d Juli 2025
1. Januari
a. Pasien Baru: 9 (L) 4 (P)
b. Pasien Lama: 11 (L) 9 (P)
2. Februari
a. Pasien Baru: 14 (L) 25 (P)
b. Pasien Lama: 92 (L) 116 (P)
3. Maret
a. Pasien Baru: 17 (L) 17 (P)
b. Pasien Lama: 92 (L) 116 (P)
4. April
a. Pasien Baru: 16 (L) 32 (P)
b. Pasien Lama: 89 (L) 79 (P)
5. Mei
a. Pasien Baru: 22 (L) 36 (P)
b. Pasien Lama: 92 (L) 85 (P)
6. Juni
a. Pasien Baru: 39 (L) 66 (P)
b. Pasien Lama: 87 (L) 94 (P)
7. Juli
a. Pasien Baru: 78 (L) 85 (P)
b. Pasien Lama: 77 (L) 84 (P), Data Pembelian Alat Kesehatan Periode Tahun 2025
Januari: 0
Februari: 0
Maret: 0
April: 0
Mei: 2
Juni: 16
Juli: 55, Data Sebaran Alat Kesehatan
• Fetal Doppler:
IGD (1 unit), Rawat Inap (1 unit), Rawat Jalan (2 unit), PONEK (2 unit).
• Cardiotocograph (CTG):
Rawat Inap (7 unit), PONEK (2 unit).
• Infant Warmer:
NICU (4 unit), PONEK (1 unit), IGD (1 unit).
• Baby Inkubator:
Rawat Inap (1 unit), NICU (1 unit), PONEK (6 unit).
• Phototherapy:
NICU (1 unit).
• Timbangan Bayi:
IGD (8 unit), Rawat Jalan (1 unit), PONEK (2 unit), NICU (1 unit), Rawat Inap (1 unit).
• Electric Delivery Bed:
Rawat Jalan (1 unit), Rawat Inap (1 unit), PONEK (2 unit).
- Circumcision Set
OK (1)
- Urinal Pria Stainless Steel
Rawat Inap (3), ICU (28), OK (2), IGD (2)
Data Sebaran Alkes lainnya untuk penyakit tertinggi di RSUD Eka Candrarini per Juli 2025 (Mental and Behavioural Disorders akibat Penggunaan Zat (F19.0))
- Patient Monitor (IGD, ICU, ICCU)
- ECG (IGD, Rawat Jalan, ICU)
- Oksigen Set & Flowmeter Oksigen (IGD, ICU, Rawat Inap)
- Syringe Pump & Infuse Pump (IGD, ICU)
- Bed 3–4 Crank (IGD, ICU)
Sarana Pendukung Akses dan Kenyamanan Kelompok Rentan
(lansia, disabilitas, ibu hamil, pasien lemah)
• Kursi Roda
Rawat Jalan (2), Rawat Inap (8), IGD (8)
• Bed 3 & 4 Crank
IGD, Rawat Inap, ICU, ICCU, PICU
• Pispot Bed Pan
IGD, ICU, ICCU, OK, Rawat Inap
Langkah 3: -Ketersediaan beberapa alat kesehatan yang hanya bisa diakses oleh masyarakat di fasilitas kesehatan tingkat lanjut
- Rendahnya kunjungan pasien laki-laki akibat faktor budaya berpotensi menunda akses layanan kesehatan
-Lonjakan jumlah kunjungan pasien meningkatkan kebutuhan alat dari sisi kuantitas dan kualitas, Partisipasi tenaga kesehatan dan unit pelayanan telah berjalan dalam pengusulan kebutuhan alkes berdasarkan fungsi ruang dan standar pelayanan., Pengambilan keputusan pengadaan alkes telah sepenuhnya berbasis data terpilah penyakit dan rencana pengembangan RS, Pasien memperoleh pelayanan Kesehatan dengan fasilitas pelayanan Kesehatan yang lengkap dan sesuai dengan assemen terapi
Langkah 4: - Frekuensi penggunaan alat kesehatan/ alat penunjang medik secara terus menerus yang mempengaruhi umur dan kinerja alat tersebut
- Jumlah kunjungan pasien yang semakin banyak membutuhkan ketersediaan alat dalam segi kualitas dan kuantitas
Langkah 5: - Perkembangan ilmu kedokteran yang demakin maju membutuhkan penyediaan alat kesehatan/ alat penunjang medik
- Sparepart alat Kesehatan/ alat penunjang medik banyak yamg discontinue atau rusak sehingga membutuhkan upgrade alat
- Adanya budaya di masyarakat bahwa laki-laki adalah sosok tangguh dan pemimpin yang tidak boleh sakit sehingga laki-laki tingkat kemauan untuk berobat ke RS lebih rendah daripada perempuan
|