Gender Analysis Pathway
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
2.17.06 Program Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi
Kegiatan:
2.17.06.2.01 Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi yang Keanggotaannya dalam Daerah Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
2.17.06.2.01.0005 Peningkatan Produktivitas, Nilai Tambah, Akses Pasar, Akses Pembiayaan, Penguatan Kelembagaan, Penataan Manajemen, Standarisasi, dan Restrukturisasi Usaha
Tujuan Sub Kegiatan:
Meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kemampuan pengurus/pengelola unit usaha koperasi dalam memperluas pengembangan Usaha Koperasi
Data Umum:
Jumlah SDM yang memahami pengetahuan UKM dan Kewirausahaan sebanyak 83 orang, yaitu : L : 37 orang (44,58) P : 46 orang (55,42) telah mengikuti kegiatan Pemberdayaan Peningkatan Produktivitas, Nilai Tambah, Akses Pasar, Akses Pembiayaan, Penguatan Kelembagaan, Penataan Manajemen, Standarisasi, dan Restrukturisasi Usaha koperasi kewenangan kabupaten/kota tahun 2023.
Jumlah koperasi yang tercatat di Kota Surabaya per Juni tahun 2023 : 2.005 koperasi Jumlah Koperasi yang melakukan RAT tahun buku 2022 per Juni tahun 2023 : 225 koperasi
Rencana anggaran tahun 2024 akan memfasilitasi 83 Koperasi sesuai perencanaan tahunan.
Target sd tahun 2026 adalah 83 Koperasi setiap tahunnya.
Materi yang diberikan adalah: - Koperasi Multi Usaha Hybrid Coop Model - Menyusun Bisnis Model Koperasi - Membangun Jaringan Bisnis Melalui Penetapan Key Partner - Menyusun RK-RAPB Berbasis Aktifitas.
Akses:
Baik laki-laki maupun perempuan mendapat akses informasi secara seimbang melalui media sosial serta terdapat pendamping sebagai penyebar berita ke masyarakat
Partisipasi:
Partisipan kegiatan lebih didominasi oleh perempuan : L : 37 orang (44,58%) P : 46 orang (55,42%)
Kontrol:
Tim dari bidang koperasi yang dipimpin oleh Kabid laki-laki
Manfaat:
Manfaat kegiatan Pemberdayaan Peningkatan Produktivitas, Nilai Tambah, Akses Pasar, Akses Pembiayaan, Penguatan Kelembagaan, Penataan Manajemen, Standarisasi, dan Restrukturisasi Usaha Koperasi Kewenangan Kabupaten/Kota lebih banyak diperoleh perempuan L : 37 orang (44,58%) P : 46 orang (55,42%)
- Pimpinan yang berwawasan gender masih relatif sedikit - Sarana dan Prasarana yang belum sepenuhnya mendukung upaya pengurangan gender gap - Adanya anggapan dari koperasi bahwa usaha koperasi cukup berjalan apa adanya dan bisa menghasilkan SHU untuk dibagikan kepada anggota - Pemahaman tentang aturan perkoperasian masih kurang - Kesibukan pengurus pengawas sehingga sulit untuk mengikuti bimbingan teknis - Budaya organisasi yang masih menganggap bahwa yang aktif dalam kepengurusan koperasi adalah laki-laki dikarenakan laki-laki dianggap lebih punya banyak waktu dalam berorganisasi sedangkan perempuan banyak melakukan pekerjaan rumah tangga Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pengurus/ pengawas koperasi tentang tata kelola usaha koperasi, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku Kegiatan tahun 2024 merupakan kegiatan yang ada di RPJM 2022-2026 1. Melakukan identifikasi dan verifikasi koperasi yang akan diberikan pelatihan 2. Melaksanakan pelatihan bagi pengurus/ pengawas koperasi 3. Melakukan pendampingan kepada koperasi binaan Rencana anggaran tahun 2024 akan memfasilitasi 83 Koperasi sesuai perencanaan tahunan yaitu: 1. Melakukan identifikasi dan verifikasi kepada gerakan koperasi sektor riil yang sudah mendapatkan pengawasan koperasi sebagai peserta pelatihan atau bimbingan teknis pengembangan usaha koperasi, dilaksanakan pada bulan Maret sd Mei 2024 dengan sasaran peserta 83 Koperasi. 2. Melaksanakan pelatihan atau bimbingan teknis menyusun perencanaan usaha koperasi bagi pengurus/ pengawas koperasi sektor riil dilaksanakan pada bulan Juli 2024 yang di ikuti oleh 83 Koperasi, bertempat di Convention hall Lantai 4 Mall Pelayanan Publik. 3. Melakukan pendampingan kepada Koperasi binaan yang telah mengikuti pelatihan atau bimbingan teknis menyusun perencanaan usaha koperasi sektor riil, dan terdapat pengurus/ pengawas koperasi dapat melaksanakan tata kelola usaha dengan baik, sehingga volume usaha koperasi dapat meningkat pada sepanjang tahun 2024.
Output:
1. Koperasi yang telah diidentifkasi dan verifikasi untuk diberikan pelatihan sebanyak 83 koperasi 2. Pengurus/pengawas yang diberikan pelatihan sebanyak L: 37 orang (44,58%) P : 46 orang (55,42%) 3. Jumlah Koperasi binaan yang diberikan pendampingan tahun 2023 sebanyak 83 koperasi
Outcome:
1. Indikator Program : Persentase pertumbuhan jumlah koperasi yang mempunyai kemampuan mengembangkan unit usaha 60 % 2. Indikator Kegiatan : Jumlah koperasi yang difasilitasi untuk meningkatkan usaha koperasi : 83 koperasi 3. Indikator Sub Kegiatan : Jumlah koperasi yang mengikuti bimtek pengembangan unit usaha sebanyak 83 Unit Usaha koperasi.