Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
Program Pengembangan UMKM
Kegiatan:
2.17.08.2.01 Pengembangan Usaha Mikro dengan Orientasi Peningkatan Skala Usaha menjadi Usaha Kecil
Sub Kegiatan:
2.17.08.2.01.0002 Pengembangan Usaha Mikro
Tujuan Sub Kegiatan:
Melakukan Pengembangan Usaha Mikro melalui peningkatan SDM pelaku usaha mikro melalui pelatihan kewirausahaan, peningkatan pemasaran produk pelaku usaha mikro melalui uji pasar, dan Pendampingan perkembangan usaha bagi pelaku usaha mikro binaan |
Data Umum:
Jumlah pelaku usaha mikro yang mendapatkan fasilitasi Usaha Mikro Menjadi Usaha Kecil dalam Pengembangan Produksi dan Pengolahan, Pemasaran, SDM, serta Desain dan Teknologi tahun 2023 : 500 Pelaku usaha mikro L: 52 orang P: 448 orang
Rencana anggaran tahun 2024 akan memfasilitasi 500 pelaku usaha mikro sesuai perencanaan tahunan
Rencana anggaran tahun 2024 akan memfasilitasi 500 pelaku usaha mikro sesuai perencanaan tahunan
Rencana anggaran tahun 2024 akan memfasilitasi 500 pelaku usaha mikro sesuai perencanaan tahunan
Rencana anggaran tahun 2024 akan memfasilitasi 500 pelaku usaha mikro sesuai perencanaan tahunan
|
Akses:
Baik laki-laki maupun perempuan mendapat akses informasi secara seimbang melalui media sosial dan website, serta terdapat pendamping sebagai penyebar berita ke masyarakat
Partisipasi:
Partisipan kegiatan lebih didominasi oleh perempuan dengan rincian sebagai berikut: L: 10 % P: 90 %
Kontrol:
- Tim dari bidang Pemberdayaan Usaha Mikro yang dipimpin oleh 1 orang Kepala Bidang Perempuan - Sub Koordinator Pembinaan dan Pengawasan Usaha Mikro yang dipimpin oleh 1 orang perempuan
Manfaat:
Manfaat pelaku usaha mikro yang mendapatkan fasilitasi Usaha Mikro Menjadi Usaha Kecil dalam Pengembangan Produksi dan Pengolahan, Pemasaran, SDM, serta Desain dan Teknologi lebih banyak diperoleh perempuan L : 52 orang P : 448 orang |
− Belum semua sarana dan prasarana mendukung upaya pengurangan gender gap; − Budaya organisasi yang masih menganggap bahwa pelaku usaha mikro yang lebih aktif adalah perempuan. | − Regulasi terkait isu gender kurang tersampaikan kepada masyarakat; − Lingkungan masyarakat yang kurang peka terhadap isu gender; − Pelaku usaha mikro mayoritas dari gender perempuan karena mereka berupaya membantu perekonomian keluarga sehingga memperoleh penghasilan tambahan; − Bahwa usaha mikro masih belum menjadi pilihan utama mayoritas gender laki-laki dalam usaha untuk memperoleh penghasilan | − Meningkatkan jumlah unit usaha mikro yang Terfasilitasi dalam pengembangan usaha mikro baik laki-laki maupun perempuan yang responsif gender; − Melakukan sosialisasi terkait regulasi serta pemahaman isu kesetaraan gender secara masif pada setiap kegiatan yang melibatkan pelaku usaha mikro; − Melakukan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku usaha mikro. | 1. Meningkatnya jumlah unit usaha mikro yang Terfasilitasi dalam pengembangan usaha mikro baik laki-laki maupun perempuan yang responsif gender; 2. Sosialisasi terkait regulasi serta pemahaman isu kesetaraan gender secara masif pada setiap kegiatan yang melibatkan pelaku usaha mikro; 3. Pelatihan dan pendampingan kepada pelaku usaha mikro. | Rencana kegiatan tahun 2024 akan memfasilitasi 500 pelaku usaha mikro sesuai perencanaan tahunan Jumlah pelaku usaha mikro yang mendapatkan fasilitasi Pengembangan Usaha Mikro 2023 : 500 pelaku usaha mikro L : 10 % P : 90 % |
Output:
Jumlah Pelaku usaha mikro yang mendapatkan fasilitasi Pengembangan Usaha Mikro tahun 2023 yaitu sebanyak 500 pelaku usaha mikro dengan rincian : 46 orang peserta Pelatihan Batik terdiri dari : L : 2 orang (4.35%) P : 44 orang (95.65%) 33 orang peserta Sosialisasi dan Pelatihan Halmar Business School terdiri dari : L: 7 orang (21.21%) P : 26 orang (78.79%) 21 orang peserta Pelatihan Packaging dan Pemasaran Digital terdiri dari : L : 3 orang (14.29%) P : 18 orang (85.71%) 11 orang peserta Pelatihan Spa di Hotel Java Paragon terdiri dari : L: 0 orang (0%) P: 11 orang (100%) 21 orang peserta Kurasi Batik Bordir terdiri dari : L: 4 orang (19.05%) P: 17 orang (80.95%) 96 orang peserta Kurasi Batik Bordir dari : L: 6 orang (6.25%) P: 90 orang (93.75%) 100 orang peserta Sosialisasi Ekspor terdiri dari : L: 18 orang (18.00%) P: 82 orang (82.00%) 22 orang peserta Kurasi Festival Peneleh terdiri dari : L: 2 orang (9.09%) P: 20 orang (90.91%) 100 orang peserta Talkshow Digital Marketing by TDA terdiri dari : L: 6 orang (6.00%) P: 94 orang (94.00%) 50 orang Pelatihan Kewirausahaan terdiri dari : L: 4 orang (8.00%) P: 46 orang (92.00%)
Outcome:
1. Indikator Program : Persentase peningkatan pelaku usaha mikro produktif yang meningkat skala kinerja usahanya sebesar 64%. 2. Indikator Kegiatan : Jumlah pelaku usaha mikro yang mendapatkan pendampingan kemitraan sebanyak 500 (lima ratus) orang. 3. Indikator Sub Kegiatan : Jumlah Unit Usaha yang Telah Melaksanakan Kemitraan Usaha Mikro sebanyak 500 (lima ratus) unit usaha. |