Gender Analysis Pathway
Kecamatan Sawahan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN
Kegiatan:
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Sawahan
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Tujuan Sub Kegiatan:
Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Data Umum:
Data Pembuka Wawasan
Jumlah Penduduk Kelurahan Sawahan : L: 9207 orang , P: 8997 orang
Jumlah Keluarga Miskin di Kel. Sawahan: 555 , 389 KKL (Kepala Keluarga Laki-laki) , 165 KKP (Kepala Keluarga Perempuan)
Jumlah Pokmas di Kelurahan Sawahan :- - Kelompok Tani: 0 kelompok L: 0 P: 0 Karang Taruna L: 19 P:11, Jumlah UMKM : 632
lntervensi Ke POKMAS dan Ormas :- - Gamis: Peningkatan Ekonomi, UMKM: Pengembangan
Akses:
Pokmas/ormas dapat rnengakses pembinaan dari Kelurahan
Partisipasi:
Pokmas/ormas yang masuk daftar, dapat intervensi dan aktif dalam pembinaan dari kelurahan
Kontrol:
Pokmas/ormas dapat mengembangkan kegiatannya selain mendapatkan pembinaan dari Kelurahan
Manfaat:
Pokmas /ormas mendapatkan manfaat melalui pembinaan yang dilakukan Kelurahan, Pokmas/ormas dapat berkolaborasi dengan kelurahan untuk menurunkan jumlah warga miskin
Belum optimalnya perencanaan anggaran tahun 2023 dalam hal pemanfaatan lahan kosong , sehingga optimalisasinya dapat dilaksanakan secara bertahap pada tahun berikutnya. Belum terpenuhinya pemanfaatan lahan kosong untuk menambah pendapatan keluarga ( Gamis) - Pelaksana oleh para Gamis yang telah memiliki pekerjaan tidak dapat terlibat penuh dalam pemanfaatan lahan kosong., - Pelaksana kegiatan sulit menentukan jadwal pelatihan hidroponik, - Terbatasnya kemampuan RT dan RW dalam hal Teknologi lnformasi, menyebabkan pelayanan kurang optimal. Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan dengan melaksanakan program padat karya dan pemenuhan sarana prasarana lembaga (RW) 1 . Pengadaan Benih Sayuran 2. Pengadaan Hidroponik 3. Pengadaan Sarana dan Prasarana Balai RW 4. Biaya Operasional Ketua LPMK,RW,RT 5. Biaya Operasional Balai RT,RW 1 . Adanya lahan kosong yang perlu dimanfaatkan 2. Kemauan Gamis untuk menambah pendapatan keluarga 3. Pada tahun 2023, anggaran sarpras Balai RW mengalami rasionalisasi 4. Honorarium Ketua LPMK,RW,RT 5. Biaya Listrik dan Air pada Balai RT dan RW
Output:
1. Lancarnya kegiatan di Balai RWdan RT 2.Terlaksananya pelatihan dan penanaman hidroponik 3.Terwujudnya barang-barang di Balai RW untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat 4.Terbayarnya honorarium ketua LPMK, RW,RT 5.Terbayarnya tagihan listrik dan air
Outcome:
Jumlah pokmas dan ormas yang melaksanakan pemberdayaan masyarakat