Gender Analysis Pathway
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Program Pengelolaan Dan Pengembangan Sistem Air Limbah
Kegiatan:
Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Air Limbah Domestik dalam Daerah Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
Operasi dan Pemeliharaan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD)
Tujuan Sub Kegiatan:
Terciptanya sistem pengolahan air limbah domestik yang terintegrasi di Kota Surabaya
Data Umum:
Sub kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) dilaksanakan untuk mengoptimalkan pengolahan air limbah domestik dalam rangka Optimalisasi Pelayanan limbah domestik bagi Warga Kota Surabaya. Sasaran dari sub kegiatan ini adalah Terpeliharanya Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Keputih Surabaya dan seluruh IPAL aset Pemerintah Kota Surabaya (SWK, Rusunawa, Puskesmas, Kantor, Sekolah, dll) agar pengolahan air limbah berjalan dan berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya.yang dapat bermanfaat bagi warga Kota Surabaya, dengan rincian sebagai berikut: - Jumlah penduduk laki-laki = 1.490.358 - Jumlah penduduk perempuan = 1.518.928
-
-
-
-
Akses:
Mempunyai kesempatan yang sama untuk berperan dalam kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) di Kota Surabaya.
Partisipasi:
Mayoritas laki-laki yang berpartisipasi dalam Operasi dan Pemeliharaan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD)
Kontrol:
Keputusan / kebijakan terkait Operasi dan Pemeliharaan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya dalam hal ini oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga sebagai pengampu kegiatan
Manfaat:
Semakin meningkatnya kualitas pengolahan air limbah domestik yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga Kota Surabaya.
Pelaksanaan pekerjaan Operasi dan Pemeliharaan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) mayoritas pelaksananya adalah laki-laki Keterlibatan peran dalam kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) di Kota Surabaya mayoritas dilakukan oleh laki-laki Mewujudkan sistem pengolahan air limbah domestik yang terintegrasi dengan baik dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga Kota Surabaya Pelaksanaan Operasi dan Pemeliharaan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) dengan meningkatkan peran perempuan dalam proses pengadministrasian pekerjaan 1. Jumlah Unit Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik yang Diperasikan dan Dipelihara pada tahun 2023 sebanyak 96 Unit. 2. Jumlah penduduk Kota Surabaya sebagai penerima manfaat : - Jumlah penduduk laki-laki = 1.490.358 - Jumlah penduduk perempuan = 1.518.928
Output:
Indikator (output) aktifitas: Terwujudnya pelaksanaan Operasi dan Pemeliharaan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) di Kota Surabaya yang dapat dimanfaatkan/ diakses oleh warga Kota Surabaya
Outcome:
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) yang Dioperasikan dan Dipelihara 96 Unit Indikator Kegiatan: • Jumlah jenis lokasi IPAL yang dipelihara dan berfungsi baik 4 Jenis • Jangkauan pelayanan sistem air limbah domestik yang dibangun 2 kelurahan Indikator Program: • Persentase capaian penyediaan IPAL komunal di Kawasan permukiman sebesar 100% • Volume kapasitas operasional pelayanan pengolahan air limbah yang dikelola Pemerintah Kota Surabaya sebesar 911m3 Indikator Sasaran: Persentase sarana dan prasarana drainase berfungsi dengan baik dan siap operasional sebesar 85 %.