Gender Analysis Pathway
Kecamatan Genteng

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Dan Kelurahan
Kegiatan:
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Tujuan Sub Kegiatan:
Peningkatan kapasitas, kapabilitas dan pemenuhan kebutuhan masyarakat di Kelurahan dengan mendayagunakan potensi dan sumber daya sendiri.
Data Umum:
Pemberian Honor kepada Ketua LPMK, RW / RT dan realisasi Pemenuhan pemberdayaan di masyarakat Pemberian Biaya operasional Balai RT dan Balai RW wilayah Kelurahan Genteng
Jumlah warga Kel. Genteng Total : 8.404 Orang L : 4.120 orang P : 4.284 orang
Tokoh pelaksana LPMK : 1 orang L : 1 orang P : 0 orang RT : 42 orang L : 29 orang P : 13 orang RW : 11 orang L : 9 orang P : 2 orang
Jumlah Balai RW di Kelurahan Genteng 11
-
Akses:
Akses banyak didominasi oleh laki-laki karena para tokoh masyarakat banyak yang laki-laki
Partisipasi:
Partisipan kegiatan lebih didominasi laki-laki Jumlah RW: L=09 P=02 Jumlah RT L=29 P=13 Jumlah LPMK L=1
Kontrol:
Yang memiliki kontrol dalam pengambilan keputusan didominasi oleh laki-laki
Manfaat:
Manfaat kegiatan ini banyak diperoleh laki-laki
Persepsi masyarakat bahwa perempuan hanya dapat mendukung tugas administrasi SDM yang berwawasan gender cukup terbatas Belum banyak terlibatnya perempuan dalam musbangkel Semua SDM petugas dalam pemberian pelayanan administrasi kependudukan mempunyai kesempatan yang sama serta paham tentang administrasi kependudukan dan konsep Gender atau pembangunan responsif Gender Kurang tersedianya operasional pengelolaan administrasi ,sarana untuk mendukung keteraraan Gender Adanya anggapan dari masyarakat bahwa laki-laki lebih mendukung pekerjaan sebagai tokoh masyarakat daripada perempuan Adanya Persepsi Masyarakat bahwa yang punya kemampuan,ketrampilan serta kecakapan dalam memberikan pelayanan antara laki-laki dan perempuan sama Meningkatkan kinerja tokoh masyarakat baik laki-laki maupun perempuan yang melaksanakan tugasnya Mendapatkan data kependudukan yang akurat dan responsif gender Untuk meningkatkan kapasitas dan mutu pelayanan serta pemenuhan kebutuhan masyarakat di kelurahan dengan mendayagunakan potensi dan sumber daya sendiri Meningkatkan peran laki – laki dan perempuan dalam penanganan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Monitoring kegiatan di balai RW Rutin dilaksanakan setiap bulan Pada tahun 2024 Sub Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan berupa komponen  Biaya operasional LPMK,RW,dan RT di wilayah kelurahan Gnteng  Biaya operasional Balai RT dan Balai RW wilayah Kelurahan Genteng
Output:
Jumlah Pokmas/Ormas yang merealisasikan Pemberdayaan masyarakat di Kelurahan
Outcome:
Tersedianya data yang terverifikasi secara valid dan reliabel