Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
PROGRAM REHABILITASI SOSIAL
Kegiatan:
Rehabilitasi Sosial Dasar Penyandang Disabilitas Terlantar, Anak Terlantar, Lanjut Usia Terlantar, serta Gelandangan Pengemis di Luar Panti Sosial
Sub Kegiatan:
Pemberian Layanan Rujukan
Tujuan Sub Kegiatan:
Mningkatkan Kualitas Kebutuhan dasar |
Data Umum:
Total penghuni panti/UPTD
Data Umum:
Total penghuni pant/UPTD
UPTD Babat Jerawat:
L : 25
P : 22
Jenis pelatihan/Kegiatan untuk penghuni:
Babat Jerawat
1. Keagamaan
2. Kerja Bakti
3. Bercocok tanam
4. Budi daya ikan
Jenis kegiatan rutin untuk penghuni Terlantar yang dilakukan setiap hari:
1. Mandi
2. Berpakaian
3. Makan
4. Beribadah
5. Cek Kesehatan
6.Cek kebersihan barak.
Dst.
-
-
-
|
Akses:
Tidak semua penderita kusta bisa dijangkau. Lebih banyak laki-laki Yang terjaring
Partisipasi:
Ada kegiatan pelatihan terhadap penderita kusta
Kontrol:
Pengambil keputusan pada PD lebih banyak didominasi perempuan
Manfaat:
Lebih banyak laki-laki yang menerima manfaat |
- Lebih banyak perempuan sebagai pembuat kebijakan dan pelaksana lebih tepat. - Kurangnya peran laki-laki dalam pembuatan kebijakan dan pelaksana aktivitas | - Kecenderungan Penghuni Panti lebih banyak oleh laki-laki karena beban hidup yang dibentuk oleh konstruksi masyarakat yang menganggap laki-laki yang memiliki tanggung jawab pada keluarga | Meningkatkan Kualitas Kebutuhan Dasar lebih responsive Gender | - Disarankan merekrut lebih banyak laki-laki untuk merawat disabilitas Laki-laki - Perawatan keseharian Penghuni Terlantar UPTD | Data penghuni tahun 2023 UPTD babat jerawat 47 menjadi 47 di tahun 2024 |
Output:
Terlaksananya kegiatan rehabilitasi penghuni UPTD milik dinsos
Outcome:
Meningkatnya kemandirian, Kesehatan, beraktivtas secara normal. Penghuni bisa keluar dan kembali ke masyarakat dari panti/UPTD dalam kondisi yang sehat dan mandiri |