Gender Analysis Pathway
Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Perencanaan dan Pembangunan Industri
Kegiatan:
Penyusunan dan Evaluasi Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
Koordinasi, Sinkronisasi, dan Pelaksanaan Pemberdayaan Industri dan Peran Serta Masyarakat
Tujuan Sub Kegiatan:
Meningkatnya sektor strategis berbasis potensi lokal
Data Umum:
Pembinaan pelaku industri kecil dan menengah dengan mendatangkan narasumber yang kompeten dibidangnya serta melakukan pendampingan pelaku industri kecil dan menengah untuk meningkatkan produktivitas IKM dan meningkatkan kepatuhan pelaku IKM dalam memenuhi kewajiban dibidang perindustrian. Di dalam kegiatan Pembinaan Industri yang mendapat pemberdayaan sebanyak 573 Pelaku Usaha. L : 381 Orang (66,49%) P : 192 Orang (33,51%) dari target sebesar 504 orang .
-
-
-
-
Akses:
Pelaku industri kecil dan menengah di wilayah kota Surabaya baik laki-laki dan perempuan mendapat akses yang sama untuk mendapat pembinaan terkait industri yang difasilitasi oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya.
Partisipasi:
Persentase Pembinaan Industri kecil dan menengah yang diberi pembinaan sebanyak 573 Pelaku usaha.
Kontrol:
Kontrol kebijakan dan pengawasan kegiatan Pembinaan pelaku industri kecil dan menengah oleh Kepala Bidang Industri P = 1 Orang Ketua Tim Kerja Pengawasan L= 1 Orang Ketua Tim Kerja Pembinaan L= 1 Orang
Manfaat:
Penerima manfaat kegiatan Pembinaan pelaku industri kecil dan menengah adalahpelaku industri kecil dan menengah di wilayah Kota Surabaya
-Terbatasnya pegawai yang dapat memberikan pembinaan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya -Terbatasnya Anggaran - Terbatasnya pegawai yang dapat memberikan pembinaan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya - Terbatasnya Anggaran 1. Menambah wawasan pelaku industri kecil dan menengah terutama terkait perizinan dibidang industri 2. meningkatkan produktivitas industri keci dan menengah 3. fasilitasi akses pasar industri kecil dan menengah 4. meningkatkan kesadaran pelaku Industri Kecil dan Menengah terkait hak dan kewajibannya, terutama yang berkenaan dengan kewajiban pelaporan industri LII (Laporan Informasi Industri) dan SIInas (Sistem Informasi Industri Nasional) Pembinaan Langsung ke lapangan terhadap pelaku usaha sektor industri kecil dan menengah - Pembinaan pelaku industri kecil dan menengah yang mendapat pemberdayaan sebanya 573 pelaku usaha - Jumlah pelaku industri kecil dan menengah yang mendapat pembinaan laki-laki sebanyak 381 Orang (66,49%) dan perempuan sebanyak 192 Orang (33,51%) dari target sebesar 504 orang
Output:
Persentase Pembinaan Industri kecil dan menengah yang diberi pembinaan sebanyak 573 Pelaku usaha laki-laki sebanyak 381 Orang (66,49%) dan perempuan sebanyak 192 Orang (33,51%) dari target sebesar 504 orang .
Outcome:
1. Indikator Program : Persentase pelaku usaha yang mendapat pemberdayaan. 2. Indikator Kegiatan : Jumlah Laporan Pemberdayaan pelaku usaha 3. Indikator Sub Kegiatan : Jumlah Dokumen Hasil Koordinas, Sinkronisasi, dan Pelaksanaan Pemberdayaan Industri dan Peran Serta Masyarakat