Gender Analysis Pathway
Satuan Polisi Pamong Praja

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Peningkatan Ketentraman dan Ketertiban Umum
Kegiatan:
Penanganan Gangguan Ketentraman dan Ketertiban Umum dalam 1 (satu) daerah Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
Peningkatan jumlah laporan pelaksanaan kegiatan penanganan gangguan ketentraman dan ketertiban
Tujuan Sub Kegiatan:
Terpenuhinya jumlah laporan hasil pelakasanaan kegiatan
Data Umum:
Jumlah seluruh ASN dan non ASN Satpol PP : 1495 orang terdiri dari Laki-laki : 1323 orang (88,49 persen) dan perempuan 172 orang (11,50 persen)
Jumlah kasus gangguan trantibum per bulan untuk tahun 2024 yaitu 1825 kasus
Objek Vital yang diamankan yaitu : Tunjungan Romansa, Alun-alun Surabaya Pantai Batu Kenjeran, Balaikota, Taman Bungkul, Taman Apsari, Pasar Rakyat.
Kasus gangguan trantibum dicegah melalui deteksi dini, cegah dini, pembinaan, penyuluhan, pelaksanaan Patroli, Pengamanan dan pengawalan
Personil Perempuan diarahkan dalan tahap Sosialisasi dan edukasi untuk meminimalisir konflik
Akses:
Setiap Anggota Satpol memiliki akses yang sama dalam melakukan kegiatan pengendaalian trantibum dan linmas
Partisipasi:
Setiap anggota Satpol memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam setiap kegiatan penanganan gangguan Trantib
Kontrol:
Kontrol didominasi oleh Anggota Satpol laki-laki karena semua komandan regu berjenis kelamin laki-laki
Manfaat:
Anggota Satpol PP perempuan cukup mampu meredam konflik antara aparat dengan masyarakat
Kurangnya perana perempuan dalam pengambilan keputusan dan pembuatan kebijakan serta pelaksanaan kegiatan penanganan masalah trantibun, Pejabat Strukturaal perempuan berjumlah 3 orang, ketua tim kerja berjumlah 1 orang Anggapan bahwa laki-laki lebih cocok bekerja sebagai Anggota Satpol PP, Anggapan bahwa perempuan lebih cocok menangani pekerjaan administrasi Meningkatkan pelaksanaan penegakkan Perda dan Pengendalian Trantibum serta Linmas di Kota Surabaya sehingga tercipta lingkungan perkotaan yang nyaman, tertib, rapi, ramah pengunjung lintas usia mulai dari usia dini hingga dewasa, terpenuhinya jumlah laporan hasil kegiatan penanganan gangguan trantibum Pemenuhan anggota Satpol PP, Pemenuhan Sarana penunjang kegiatan penanganan gangguan trantibum, pemetaan kawasan rawan tawuran dan balap liar, melibatkan anggotaa satpol pp perempuan dalam beberapa tim besar Satpol PP Jumlah Kasus perbulan untuk tahun 2023 yaitu 861 dan semuanya telah dibuatkan laporan kegiatan penanganannya.
Output:
terlaksananya rekriutmen anggota Satpol PP, terlaksananya pengadaan sarpras penunjang, terlaksananya pemetaan wilayah rawan tawuran dan balap liar, terpenuhi personil perempuan pada beberapa tim besar Satpol PP
Outcome:
Persentase pananganan ganagguan trantibum mencapai 100 perssen, persentase jumlah anggota Satpol PP yang melakukan kegiatan penanganan Trantibum, persentase jumlah laporan hasil kegiatan mencapai 100 persen.