Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
Program pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan
Kegiatan:
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Gunungsari
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat
Tujuan Sub Kegiatan:
Untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat |
Data Umum:
Pelaksanaan belanja barang yang diserahkan ke masyarakat dan belanja jasa tenaga pelayanan umum. Adapun belanja barang yang diserahkan ke masyarakat
1. Kolam Terpal (Ikan) 4 unit
2. Mesin Jahit High Speed 3 unit
3. Mesin jahit obras dan neci 2 unit
4. Megaphone 2 unit
5. Kipas angin 1 unit
Biaya Operasional Ketua LPMK 1 orang laki laki
Biaya Operasional Ketua RW
L = 7
P = 0
Biaya Operasional Ketua RT
L : 34
P : 5
Biaya Operasional Balai RW dan Balai RT (Listrik dan air)
Transport lokal yang diserahkan ke masyarakat masyarakat
|
Akses:
Akses pemanfaatan belanja barang dalam peningkatan kecakapan hidup dan kesejahteran peranan perempuan lebih dominan daripada lakikaki dan belanja jasa tenaga Pelayanan umum untuk operasional kegiatan sosial masyarakat cenderung masih didominasi oleh laki laki daripada perempuan
Partisipasi:
Partispasi masyarakat yang terlibat dalam komunikasi dan koordinasi masih di dominasi oleh laki laki daripada perempuan
Kontrol:
Kontrol rencana pelaksanaan belanja barang dan belanja jasa tenaga Pelayanan umum untuk operasional kegiatan sosial tersebut dapat dilakukan oleh masyarakat dan pejabat baik laki laki maupun perempuan
Manfaat:
Manfaat kegiatan belanja barang dan belanja jasa tenaga Pelayanan umum untuk operasional kegiatan sosial kemasyarakatan tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat baik itu laki laki maupun perempuan dalam kehidupan bermasyarakat |
Proses dalam penyusunan perencanaan belanja barang dan belanja jasa tenaga Pelayanan umum untuk operasional kegiatan sosial kemasyarakatan peranan laki laki dan perempuan sudah hampir setara gender dengan rincian sebagai berikut : • Pejabat struktural L = 2 P = 3 • Pembantu Bendahara L = 0 P = 1 • Pengadministrasi Keuangan L = 2 P = 1 | Masyarakat secara umum menilai bahwa dalam proses perencanaan sampai dengan selesainya pelaksanaan belanja barang dan operasional cenderung laki laki lebih banyak berperan dari pada perempuan meskipun manfaat hasil belanja barang dan operasional kegiatan sosial tersebut dapat di rasakan oleh laki laki maupun perempuan dengan rincian sebagai berikut : • Tokoh Masyarakat L = 42 P = 5 | Mewujudkan Pemberdayaan Masyarakat untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat | 1. Melibatkan semua pejabat struktural dan staf keuangan dalam menyusun perencanaan program pemberdayaan masyarakat dan melibatkan tokoh masyarakat dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di wilayah masing masing guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat 2. Rencana kegiatan dalam memenuhi program pemberdayaan masyarakat yaitu • Melaksanakan rapat sosialisasi, rapat koordinasi dan rapat finalisasi dalam penyusunan kegiatan belanja barang dan belanja jasa tenaga Pelayanan umum untuk operasional kegiatan sosial kemasyarakatan • Melaksanakan kegiatan kegiatan belanja barang dan belanja jasa tenaga Pelayanan umum untuk operasional kegiatan sosial kemasyarakatan • Melaksanakan pembayaran biaya kegiatan belanja barang dan belanja jasa tenaga Pelayanan umum untuk operasional kegiatan sosial kemasyarakatan dan melaporkan hasil kegiatannya | Data capaian target dan realisasi program pemberdayaan masyarakat sebagai berikut : • Tahun 2023 belanja barang dan jasa target anggaran 591.000.000 dan realisasi sampai dengan akhir tahun 2023 sebesar Rp.591.000.000 sehingga tercapai 100 persen • tahun 2024 belanja barang dan jasa target anggaran sebesar Rp. 681.395.650 dan realisasi sampai akhir tahun 2024 sebesar Rp. 681.395.650 sehingga tercapai 100 persen |
Output:
1. Terlaksananya penyusunan perencanaan belanja barang dan belanja Jasa Tenaga Pelayanan Umum untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat 2. Terlaksananya kegiatan belanja barang dan belanja Jasa Tenaga Pelayanan Umum untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat
Outcome:
• Program pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan • Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan • Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan |