Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
Program Fasilitas Kegiatan Kewilayahan
Kegiatan:
Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Wilayah Kelurahan Sukolilo Baru
Sub Kegiatan:
-
Tujuan Sub Kegiatan:
Pemenuhan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan |
Data Umum:
Jumlah penduduk di wilayah Kelurahan Sukolilo Baru L : 5.363 P : 5.633
Jumlah total warga yang menerima informasi tentang pembangunan sarana dan prasaran kelurahan Sukolilo Baru : L: 2.640 P: 627
Jumlah warga yang hadir dalam kegiatan musbangkel kelurahan Sukolilo Baru L: 26 P: 9
Jumlah pejabat pengampuh kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana di Kelurahan Sukolilo Baru
Eselon IV :
L: 4
P : 1
Staf :
L : 5
P : 1
meningkatnya jumlah warga yang mendapatkan Manfaat Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Sukolilo Baru L : 5.363 P : 5.633
|
Akses:
Adanya kesamaan kesempatan menerima informasi tentang pembangunan sarana dan prasaran kelurahan Sukolilo Baru. Namun jumlah penerima informasi perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Dengan perbandingan Laki-laki (38 %) Perempuan (15 %)
Partisipasi:
Proporsi jumlah warga yang hadir dalam kegiatan musbangkel di kelurahan Sukolilo Baru lebih banyak laki-laki dari pada perempuan dengan presentase laki-laki sebanyak 84 %, perempuan 16 %
Kontrol:
Proporsi pejabat yang melakukan pengawasan terhadap kegiatan ini didominasi laki-laki.
Manfaat:
Proporsi Warga laki-laki yang mendapatkan Manfaat pembangunan Sarana dan Prasarana di Kelurahan Sukolilo Baru lebih tinggi dari perempuan |
Tidak semua SDM dalam OPD paham tentang Konsep Gender atau Pembangunan responsif Gender. Kurang tersedianya sarana prasarana untuk mendukung kesetaraan Gender. | Adanya persepsi masyarakat bahwa pembangunan sarana dan prasarana adalah tanggung jawab laki-laki. Adanya anggapan bahwa perempuan lebih cocok menangani pekerjaan domestik. | Meningkatkan Pemenuhan Pembangunan sarana dan prasarana kelurahan baik laki-laki maupun perempuan. | Monitoring Kondisi Jalan Monitoring Infrastruktur Kawasan Kelurahan Monitoring Traffic Light Monitoring Pedangang Kaki Lima Monitoring Saluran Monitoring Kegiatan Rumah Pompa Monitoring Pembangunan Permukiman serta Kependudukan | Jumlah warga yang menerima informasi tentang pembangunan sarana dan prasarana kelurahan L: 2.640 P: 627 Jumlah warga yang hadir dalam kegiatan musbangkel Kelurahan Sukolilo Baru : L : 26 P: 9 Jumlah Warga yang mendapatkan Manfaat Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan di Kelurahan Sukolilo Baru : L : 5.363 P: 5.633 |
Output:
Meningkatkan akses informasi tentang Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dari : Laki-laki dari 7 (%) 2024 menjadi 8 (%) 2025 Perempuan dari 3 (%) 2024 menjadi 3 (%) 2025
Outcome:
Meningkatnya Penerima manfaat Pembanguna Sarana dan Prasarana Kelurahan di Kelurahan Sukolilo Baru. Laki-laki dari 15 (%) 2024 menjadi 17 (%) 2025. Perempuan dari 10 (%) 2024 menjadi 10 (%) 2025 |