Gender Analysis Pathway
Kecamatan Tandes

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Program Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan
Kegiatan:
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Banjarsugihan
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Banjarsugihan
Tujuan Sub Kegiatan:
Jumlah sarana dan prasarana kelurahan yang terbangun
Data Umum:
pembangunan sarana prasarana berupa saluran yang kurang layak dan kurang lancar , dengan meningkatnya jumlah penduduk di kelurahan Banjarsugihan diperlukan optimalisasi saluran pembuangan
Jumlah RT tahun 2024 : L : 26 Orang, P : 4orang, Jumlah RW Th.2024 L: 4 Orang, P : 0 Orang
Jumlah RT tahun 2024 : L : 26 Orang, P : 4orang, Jumlah RW Th.2024 L: 4 Orang, P : 0 Orang
Permasalahan terkait saluran pembangunan air kotor , masih adanya warga yang membuang sampah sembarangan, Adanya sedimen yang menghambat aliran , Belum adanya jadwal rutin terkait pembersihan saluran, kesadaran warga masih kurang untuk membersihkan saluran
-
Akses:
warga memiliki akses pembangunan air kotor ke saluran sekunder
Partisipasi:
setiap warga memiliki saluran pembangunan air kotor
Kontrol:
warga tidak memiliki kewenangan untuk mengatur saluran sekunder
Manfaat:
apabila saluran air berfungsi optimal maka dapat mencegah banjir dan penyakit
Permasalahan terkait saluran pembangunan air, masih adanya warga buang sampah sembarangan, adanya sedimen yang menghambat aliran, belum adanya jadwal rutin terkait pembersihan saluran, kesadaran warga masih kurang untuk membersihkan saluran/got di depan rumah. adanya masyarakat yang membuang sampah sembarangan , warga kurang memiliki kesadaran terhadap kesehatan sanitasi jumlah sarana dan prasarana kelurahan yang terbangun berupa optimalisasi saluran pembangunan air sosialisasi terkait permasalahan saluran pembangunan air , pemeliharaan saluran pembuangan air, Pembangunan saluran pembangunan air kotor pada tahun 2023 sosialisasi dilaksanakan, pemeliharaan dilaksanakan 4 kali , pembangunan dilaksanakan pada saluran air yang belum sesuai standart estimasi jumlah penduduk
Output:
sosilisasi dilaksanakan 3 bulan sekali , terlaksananya pemeliharaan sesuai kondisi saluran yang rusak , terlaksananya pembangunan saluran pembangunan air , terbangunnya saluran U-udith
Outcome:
Kegiatan pemberdayaan Masyarakat dapat berjalan dengan baik sesuai PPRG