Gender Analysis Pathway
Kecamatan Benowo

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Dan Kelurahan
Kegiatan:
Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di KelurahanTambak Oso Wilangun
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Tambak Oso Wilangun
Tujuan Sub Kegiatan:
Meningkatkan pengetahuan, keahlian, dan meningkatkan kualitas produk
Data Umum:
Jumlah penduduk Kelurahan kelurahan Tambak Oso Wilangun L : 1.957 P : 1.956
Jumlah anggota Pengrajin sepatu di Kelurahan Tambak Oso Wilangun sebagai berikut : L : 32 P : 9
Pejabat yang melakukan pengawasan pada kegiatan pelatihan tersebut Eselon IV: L : 3 P : 2
Jumlah RW Kelurahan Tambak Oso Wilangun : L : 4 P : 0
Jumlah RTKelurahan Tambak Oso Wilangun : L : 11 P : 1
Akses:
Laki-laki maupun perempuan mendapat kesempatan yang sama dalam mengikuti pelatihan dengan perbandingan pengrajin sepatu Laki - laki (78%) Perempuan (22%)
Partisipasi:
Proporsi jumlah pengrajin sepatu yang menerima manfaat pelatihan lebih banyak laki-laki dari pada perempuan dengan presentase Laki laki (78 %) Perempuan (22%)
Kontrol:
Proporsi pejabat yang melakukan pengawasan terhadap kegiatan ini lebih banyak laki-laki.
Manfaat:
Manfaat bagi pelaku usaha yang mendapatkan fasilitas pelatihan adalah meningkatkan pengetahuan manajemen usaha, strategi pemasaran dan meningkatkan kualitas produk sepatu yang di hasilkan.
• Budaya di Masyarakat yang masih menganggap bahwa pelaku usaha sepatu yang lebih aktif adalah laki-laki. • Kurangnya motivasi bagi pengrajin sepatu dalam pengembangan usahanya - Adanya persepsi di masyarakat bahwa yg mampu dan punya keahlian untuk melakukan usaha sepatu adalah laki-laki. - Lingkungan masyarakat yang kurang peka terhadap isu gender • Terpenuhinya kegiatan pelatihan bagi Pengrajin sepatu di Kelurahan Tambak Oso Wilangun yang responsif Gender • Meningkatkan pengetahuan, pengembangan usaha, kualitas produk, strategi pemasaran sehingga diharapkan omzet penjualan meningkat dan pendapatan pengrajin bertambah • Melakukan sosialisasi terkait regulasi serta pemahaman isu kesetaraan gender secara masif pada setiap kegiatan yang melibatkan Masyarakat • Melakukan pelatihan dan pendampingan kepada pengrajin sepatu • Sosialisasi pentingnya pengurusan NIB bagi pengrajin sepatu • Koordinasi dengan dinas terkait tentang pelatihan bagi pengrajin sepatu Jumlah pengrajin sepatu yang mendapatkan fasilitasi pelatihan tahun 2024 : L : 32 (78%) P : 9 (22%) Jumlah pejabat pelaksana kegiatan pelatihan tahun 2023 : L : 2 P : 3 Jumlah pejabat pelaksana kegiatan pelatihan tahun 2024 : L : 3 P : 2
Output:
Pengrajin sepatu baik laki-laki maupun perempuan mendapatkan fasilitas pelatihan yang sama
Outcome:
Meningkatnya pengetahuan, keahlian, dan kualitas produk sepatu yang di hasilkan pengrajin sepatu baik laki-laki maupun perempuan yang ada di Kelurahan Tambak Oso Wilangun