Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN
Kegiatan:
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Siwalankerto
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Tujuan Sub Kegiatan:
Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan |
Data Umum:
Jumlah Penduduk Kelurahan Siwalankerto L: 8.504 P: 8.665
Pelaksana sub kegiatan
L: 8.525
P: 8.632
Jumlah RT tahun 2022:
L:39 orang
P:1 orang
Jumlah RW tahun 2022 :
L:6 orang
P:0 orang
-
|
Akses:
Pokmas/ormas mendapatkan akses dari Kelurahan Terdapat permasalahan akses terkait penyedia bibit
Partisipasi:
Pokmas/ormas yang masuk daftar intervensi melaksanakan kegiatan secara aktif
Kontrol:
Pokmas/ormas dapat mengembangkan kegiatannya dan mendapatkan pembinaan dari Kelurahan Pokmas/ormas dapat mengembangkan kegiatannya dan mendapatkan pembinaan dari Kelurahan
Manfaat:
Pokmas/ormas belum mendapatkan manfaat karena belum tersedianya sarana dan prasarana pertanian |
Kurangnya pemahaman dan wawasan SDM kelurahan tentang kesetaraan gender | Budaya organisasi yang menganggap perempuan lebih aktif dan terapil dalam administrasi dan organisasi -Persepsi masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat lebih sesuai pada perempuan | Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan dengan melaksanakan pengadaan sarana dan prasarana beserta seluruh kelengkapannya guna meningkatkan penghasilan masyarakat | 1.Pengadaan sarana dan prasarana budidaya pertanian yang disinergikan dengan urban farming berupa pengadaan : Sabit, Netpot Hidroponik, Benih Unggul Sawi (berlabel) Hibrida F1, 10 Gram, Benih Sawi (berlabel) 25 gr, Selang Plastik Uk. 3/4 inch, Bibit Belimbing, Tanaman Mangga Tinggi min. 2 m (22 Batang), Tanaman Kelengkeng Tinggi min. 1 m, Pakan Ikan 30 kg, Bibit Ikan Lele Uk. 7-9 cm, benih Kangkung (berlabel) 1 kg 2.Pengadaan Pelatihan berupa : Snack, Bahan Pelatihan Olahan Pangan, Bahan Pelatihan Batik, Biaya Diklat Safety Drive Tanpa SIM, Mesin Jahit High Speed, Mesin Jahit Obras + Neci, Bahan Praktek, Honorarium Narasumber Setingkat Staff 3. Pengadaan Biaya Operasional Ketua Rukun Tetangga 4. Pengadaan Biaya Operasional Ketua Rukun Warga (RW) 5. Pengadaan Biaya Operasional Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan | 1.Belum ada Pengadaan sarana dan prasarana budidaya pertanian yang disinergikan dengan urban farming berupa pengadaan : Sabit, Netpot Hidroponik, Benih Unggul Sawi (berlabel) Hibrida F1, 10 Gram, Benih Sawi (berlabel) 25 gr, Selang Plastik Uk. 3/4 inch, Bibit Belimbing, Tanaman Mangga Tinggi min. 2 m (22 Batang), Tanaman Kelengkeng Tinggi min. 1 m, Pakan Ikan 30 kg, Bibit Ikan Lele Uk. 7-9 cm, benih Kangkung (berlabel) 1 kg 2. Belum ada Pengadaan Pelatihan berupa : Snack, Bahan Pelatihan Olahan Pangan, Bahan Pelatihan Batik, Biaya Diklat Safety Drive Tanpa SIM, Mesin Jahit High Speed, Mesin Jahit Obras + Neci, Bahan Praktek, Honorarium Narasumber Setingkat Staff 3. Belum ada Pengadaan Biaya Operasional Ketua Rukun Tetangga 4. Belum ada Pengadaan Biaya Operasional Ketua Rukun Warga (RW) 5. Belum Pengadaan Biaya Operasional Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Output -Tersedianya sarana dan prasarana budidaya pertanian diharapkan memiliki pasar dan disinergikan dengan program urban farming -Terselenggaranya Pelatihan Olahan Pangan -Terselenggaranya Pelatihan Batik -Biaya Diklat Safety Drive Tanpa SIM -Mesin Jahit High Speed -Mesin Jahit Obras + Neci -Tersedianya Biaya Operasional Ketua Rukun Tetangga -Tersedianya Biaya Operasional Ketua Rukun Warga (RW) -Tersedianya Biaya Operasional Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Outcome Jumlah pokmas dan ormas yang melaksanakan pemberdayaan |
Output:
-Tersedianya sarana dan prasarana budidaya pertanian diharapkan memiliki pasar dan disinergikan dengan program urban farming -Terselenggaranya Pelatihan Olahan Pangan -Terselenggaranya Pelatihan Batik -Biaya Diklat Safety Drive Tanpa SIM -Mesin Jahit High Speed -Mesin Jahit Obras + Neci -Tersedianya Biaya Operasional Ketua Rukun Tetangga -Tersedianya Biaya Operasional Ketua Rukun Warga (RW) -Tersedianya Biaya Operasional Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan
Outcome:
Jumlah pokmas dan ormas yang melaksanakan pemberdayaan |