Gender Analysis Pathway
Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Pelatihan Kerja Dan Produktivitas Tenaga Kerja
Kegiatan:
Pengukuran Produktivitas Tingkat Daerah Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
Pengukuran Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja
Tujuan Sub Kegiatan:
1. Mempunyai gambaran persebaran produktivitas Kota Surabaya sehingga dapat menyusun rencana kerja yang benar-benar menjawab permasalahan kota 2. Mampu mengembangkan sektor ekonomi yang memiliki peranan penting bagi perekonomian, kesejahteraan masyarakat, melahirkan lapangan pekerjaan, dan menurunkan pengangguran di kota Surabaya
Data Umum:
- Target jumlah peserta Pengukuran Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja adalah 935 orang - Persentase peserta Pengukuran Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja : L = 481 orang (51,44%) P = 454 orang (48,56%)
-
-
-
-
Akses:
Lulusan peserta Kegiatan Proses Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan bagi Pencari Kerja berdasarkan Klaster Kompetensi, pencari kerja, pencari kerja usia produktif baik laki-laki dan perempuan mendapat akses yang sama untuk difasilitasi sertifikasi kompetensi yang disediakan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja
Partisipasi:
Peserta kegiatan Pengukuran Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja adalah peserta Kegiatan Pelaksanaan Pelatihan berdasarkan Unit Kompetensi, serta Warga Kota Surabaya yang sudah bekerja / berpengalaman terhadap suatu kompetensi.
Kontrol:
Kontrol kebijakan dan pengawasan kegiatan Pengukuran Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja dilakukan oleh pejabat struktural yang terdiri : L= 1 orang P= 2 orang
Manfaat:
Jumlah peserta pencari kerja yang ikut kegiatan Pelaksanaan sertifikasi bagi angkatan kerja yang memiliki kompetensi tertentu dan dinyatakan kompeten: L = 481 orang (51,44%) P = 454 orang (48,56%)
1. Kurangnya pemahaman terkait isu gender 2. Isu Gender menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan Pengukuran Produktivitas Tingkat Daerah Kabupaten/Kota, sebatas data terpilah laki-laki dan perempuan 3. Belum adanya mekanisme dan Juknis terkait v Tahun 2024 di Pemerintah Kota Surabaya yang mengatur partisipasi dan manfaat yang bisa diambil secara adil antara laki-laki dan perempuan. 1. Pemahaman bahwa laki-laki lebih memiliki hak akses lebih tinggi daripada perempuan 2. Masih adanya anggapan bahwa yang perlu untuk melanjutkan pekerjaan didominasi oleh laki-laki. Meningkatkan kompetensi angkatan kerja untuk mengurangi angka pengangguran Melaksanakan Sertifikasi bagi beserta Pasca Pelatihan Berbasis Kompetensi dan Angkatan Kerja yang sudah berpengalaman di bidang tertentu. Persentase angkatan kerja yang mengikuti Pengukuran Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja pada tahun 2023 adalah : L = 51,44% P = 48,56%
Output:
Persentase keterwakilan peserta laki-laki yang difasilitasi kegiatan Pengukuran Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja sebesar 51,44%, sedangkan persentase keterwakilan peserta perempuan yang difasilitasi kegiatan Pengukuran Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja tahun 2023 sebesar 48,56%.
Outcome:
1. Indikator Program: Persentase Peserta pelatihan berbasis kompetensi yang kompeten 2. Indikator Kegiatan: Jumlah laporan pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi 3. Indikator Sub kegiatan: Jumlah Dokumen Hasil Pengukuran Produktivitas dan Daya Saing Tenaga Kerja di Tingkat Daerah