Gender Analysis Pathway
Kecamatan Bulak

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Program Pembangunan Sarana Prasarana Wilayah Kelurahan Kenjeran
Kegiatan:
Pembangunan Sarana Prasarana Wilayah dan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Kenjeran
Sub Kegiatan:
Pembangunan Sarana Prasarana Wilayah dan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Kenjeran
Tujuan Sub Kegiatan:
Meningkatkan Pemenuhan pembangunan sarana prasarana wilayah dan pemberdayaan masyarakat
Data Umum:
Jumlah Penduduk
1. Jumlah Penduduk Kelurahan Kenjeran: L: 3.606Orang P: 3.559 Orang Jumlah RT tahun 2023: L : 22 Orang P : 2 Orang Jumlah RW tahun 2023: L : 4 Orang P : - Orang Jumlah LPMK tahun 2023: L : 1 Orang P : - Orang Jumlah Keluarga Miskin: 128 Jiwa Jumlah Pokmas : • Pokmas Permakanan: L: 3 Orang P: 4 Orang • Karang Taruna: L: 14 Orang P: 16 Orang • Pokmas Rutilahu: L: 3 orang P: 1 orang
2. Jenis pelathan yang diadakan : • Pelatihan Menjahit • Pelatihan Laundry • Pelatihan Sablon
3. Kurang tersedia peralatan dan perlengkapan untuk pelatihan
4. Jumlah keluarga miskin dan pra miskin cukup tinggi dan tidak memiliki kemampuan soft skill.
Akses:
Adanya kesamaan kesempatan menerima  informasi tentang  pembangunan sarana prasarana wilayah dan pemberdayaan masyarakat. Namun Jumlah penerima informasi perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Dengan perbandingan Laki laki (70 %) Perempuan ( 75 %)
Partisipasi:
Proporsi jumlah  Jumlah warga yang hadir dalam kegiatan monitoring pembangunan sarana prasarana wilayah dan pemberdayaan masyarakat  lebih banyak laki-laki dari pada perempuan dengan presentase laki-laki sebanyak 70 %, perempuan 80 %.
Kontrol:
Proporsi pejabat yang melakukan pengawasan terhadap kegiatan ini didominasi laki-laki.
Manfaat:
Proporsi Warga laki-laki yang mendapatkan Manfaat  pembangunan sarana prasarana wilayah dan pemberdayaan masyarakat lebih tinggi dari perempuan
Tidak semua SDM dalam OPD paham tentang konsep Gender atau pembangunan responsif Gender. Adanya persepsi masyarakat bahwa pembangunan sarana dan prasarana adalah tanggung jawab laki-laki. Meningkatkan  Pemenuhan pembangunan sarana prasarana wilayah dan pemberdayaan masyarakat  baik laki-laki maupun perempuan. 1. Monitoring Kondisi Jalan 2. Monitoring Infrastruktur Kawasan Kelurahan Pada tahun 2023, belum dilaksanakan kegiatan pelatihan dan pengadaan peralatan. Setiap jenis pelatihan akan diikuti oleh 10 pelaku usaha / UKM yang memiliki usaha yang sejenis
Output:
Meningkatkan  akses informasi tentang  pembangunan sarana prasarana wilayah dan pemberdayaan masyarakat  dari (2023)
Outcome:
Meningkatnya Penerima  Manfaat  pembangunan sarana prasarana wilayah dan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Kenjeran