Gender Analysis Pathway
Kecamatan Rungkut

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN
Kegiatan:
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Kalirungkut
Sub Kegiatan:
Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Tujuan Sub Kegiatan:
Mengembangkan Pemberdayaan Masyarakat di RT dan RW di wilayah Kelurahan
Data Umum:
Jumlah Penduduk Kelurahan Kalirungkut L: 11.725 orang P: 11.902 orang Jumlah KK di Kel. Kalirungkut Th 2024 : 7.714 KK
Ketersediaan Balai RW 2024 : Ada : 14 RW Kondisi Balai RW Th 2024 : Baik : 13 Rusak Ringan : 1 Jumlah Ketua RW 2024 L : 14 orang P : 1 orang Jumlah Ketua RT 2024 L : 80 orang P : 6 orang
Jumlah Ormas Th 2024 Kel. Kalirungkut : • Kader Surabaya Hebat (KSH) : 285 L : 0 orang P: 285 orang
Kondisi Balai RT dan RW yang kurang sarana dan prasarana
Kondisi sosial ekonomi warga yang masih kurang
Akses:
Kelurahan memiliki akses memberikan pemenuhan Fasilitas balai RW dan fasilitasi pemberdayaan ekonomi masyarakat
Partisipasi:
- Tingginya antusiasme untuk menggunakan balai RW sebagai tempat kegiatan - Pengetasan keluarga pra miskin dan miskin diwilayah Kelurahan
Kontrol:
Pemenuhan kebutuhan balai RW bergantung pada ketersediaan anggaran Kelurahan serta mempunyai akses terkait penyediaan lapangan pekerjaan
Manfaat:
Pemenuhan sarana dan prasarana kegiatan masyarakat pada Balai RW serta peningkatan perekonomian warga
- Kurangnya sarana dan prasarana serta kondisi gedung balai RW serta yang terbatas - Karena terbatasnya dana di balai RW - Kondisi ekonomi warga yang masih banyak terdapat sebagai pragamis • Pemeliharaan sarana dan prasarana yang telah ditempatkan di Balai RT • Terbatasnya kemampuan RT dan RW dalam hal Teknologi Informasi, menyebabkan pelayanan kurang optimal. • Keinginan warga untuk peningkatan perekonomian warga dengan informasi lapangan pekerjaan - Meningkatkan kapasitas sarana dan prasarana Balai RW untuk Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan - Serta peningkatan pendapatan warga dengan menciptakan lapangan pekerjaan - Pemeliharaan sarana dan prasarana yang telah ditempatkan di Balai RW - Terbatasnya kemampuan RT dan RW dalam hal Teknologi Informasi, menyebabkan pelayanan kurang optimal. - Penyediaan program padat karya bagi keluarga tidak mampu - Meningkatkan sarana dan prasarana yang telah ditempatkan di Balai RW - Biaya operasional lembaga - Peningkatan pendapatan keluarga
Output:
1. Penyediaan sarana dan prasaranan di Balai RW 2. Pemberian biaya operasional lembaga LPMK, RW, RT, Balai RT 3. Mengadakan pelatihan serta penyaluran tenaga kerja ke perusahaan/lokasi yang membutuhkan karyawan yang berada di wilayah Kecamatan
Outcome:
- Tersedianya sarana dan prasarana balai RW - Penunjang kegiatan Lembaga LPMK, RW, RT - Pengurangan data warga pramiskin di wilayah kelurahan