Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Sub Kegiatan:
Sub Kegiatan mengembangkan Pokmas dan Ormas yang melaksanakan Pemberdayaan di Kelurahan
Tujuan Sub Kegiatan:
Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang melaksanakan Pemberdayaan di Kelurahan |
Data Umum:
Jumlah Penduduk Kelurahan Rungkut Mennaggal L : 6.551 Orang P : 6.767 Orang Jumlah KK Tahun 2023 : 4.478 KK
Ketersediaan Balai RW Tahun 2023 Ada : 4 RW,Tidak ada : 0 RW,Kondisi Balai RW Tahun 2023,Baik : 4 RW,Rusak Ringan : 0 RW
Jumlah Ketua RW Tahun 2023 L : 4 Orang,P : 0 Orang,Jumlah Ketua RT Tahun 2023 7. L : 30 8. P : 3
Jumlah Pokmas Tahun 2023 ada 2,Jumlah Ormas ada 2 Terdiri dari : Ormas Agama,Ormas Pemuda dan Ormas Wanita, a. Kader Surabaya Hebat (KSH) L : 7 Orang P :163 Orang,b. Tim KTPR L : 3 Orang P : 0 Orang,c. Forum Anak L : 11 Orang P : 11 Orang,
Intervensi ke Pokmas dan Ormas antara lain : Keluarga Miskin : Peningkatan Ekonomi UMKM : Pengembangan Produk dan Pemasaran Produk,d. Pokmas Permakanan 1. Kelompok IPSM (Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat) L : 6 Orang P : 7 Orang,2.Keompok Karang Werda L : 8 Orang
|
Akses:
Pokmas/Ormas dapat mengakses pembinaan dari Kelurahan
Partisipasi:
Pokmas/Ormas yang masuk daftar intervensi dapat aktif dalam pembinaan dari Kelurahan
Kontrol:
Pokmas/Ormas dapat mengembangkan kegiatannya selain mendapatkan pembinaan dari Kelurahan
Manfaat:
Pokmas/Ormas mendapatkan manfaat melalui pembinaan yang dilakukan Kelurahan.Pokmas/Ormas dapat berkolaborasi dengan Kelurahan untuk menurunkan jumlah warga miskin |
Belum optimalnya perencanaan Anggaran Tahun 2023 dalam hal pemanfaatan Lahan kososng serta pemanfatan program padat karya sehingga optimalisasinya dapat dilaksanakan secara bertahap pada tahun berikutnya | Pelaksana oleh para keluarga miskin yang lelah memiliki pekerjaan tidak dapat terlibat penuh dalam pemanfaatan lahan kosong,Terbatasnya kemampuan RT dan RW dalam hal Teologi Informasi menyebabkan Pelayanan kurang optimal,Pelaksana kegiatan sulit menentukan jadwal pelatihan untuk Ormas dan Pokmas | Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan dengan melaksanakan Program Padat Karya dan Pemenuhan Sarana Prasarana Lembaga | Pengadaan Sarana dan Prasarana Balai RW,Biaya Operasional Ketua LPMK,RW dan RT,Biaya Operasional Balai RW dan RT,Pengadaan Pelatihan Hidroponik rumah,Pelaksanaan Program Padat Karya | Tahun 2023 untuk anggaran Sarpas Balai RW sudah rasionalisasi,Adanya Lahan Kosong yang perlu dimanfaatkan,Kemauan Keluarga Miskin untuk menambah pendapatan keluarga selain mengikuti program di luar padat karya yang diadakan oleh Pemerintah,Honorarium Ketua LPMK,RW dan RT,Pembayaran Listrik dan Air pada balai RT dan RW |
Output:
. Lancarnya kegiatan di balai RW dan RT,Terlaksananya pelatihan dan penanaman hidroponik di lingkungan masing-masing,Terbayarnya Honorarium ketua LPMK RW dan RT,Terbayarnya Tagihan Listrik dan air,Terwujudnya barang-barang di balai RW untuk menunjang pelayanan kepada Masyarakat
Outcome:
Jumlah Pokmas dan Ormas yang melaksanakan pemberdayaan Masyarakat |