Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
Program Pembinaan Perpustakaan
Kegiatan:
Pengelolaan Perpustakaan Tingkat Daerah Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
Pengembangan Perpustakaan diTingkat Daerah Kabupaten/Kota
Tujuan Sub Kegiatan:
Meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegemaran membaca masyarakat |
Data Umum:
Jumlah orang yang terlibat dalam kegiatan Pelatihan Tenaga Perpustakaan dengan komposisi Laki-laki : 167 dan Perempuan : 383 Rasio perbandingan Laki-laki : 30,36 persen dan Perempuan : 69,64 persen
Akses : Kesamaan akses pemustaka untuk mendapatkan informasi tentang layanan perpustakaan (perpustakaan umum,TBM dan perpustakaan keliling) Laki-laki: 721.915 orang dan Kunjungan perempuan : 817.674 orang.
Partisipasi : Jumlah pengunjung kegiatan layanan perpustakaan (perpustakaan umum,TBM dan perpustakaan keliling) L: 721.915 (46,89%) P: 817.674 orang (53,11%)
Kontrol : Pejabat pengampu kegiatan a. Eselon ll P: 1 orang b. Eselon lll L: 1 orang P: 3 orang c. Ketua Tim Kerja L: 3 orang P: 4 orang d. Staff L: 12 orang P: 13 orang
Manfaat : Pemustaka semakin tertarik untuk berkunjung ke perpustakaan.
|
Akses:
Adanya kesamaan akses informasi tentang kegiatan layanan perpustakaan (perpustakaan umum,TBM dan perpustakaan keliling)
Partisipasi:
Proporsi jumlah laki-laki dan perempuan yang mempunyai akses terlibat dalam pengelolaan layanan perpustakaan(perpustakaan umum,TBM dan perpustakaan keliling) di Pemerintah Kota Surabaya masih belum setara akan tetapi partisipasi perempuan mendapat porsi yang lebih banyak dalam hal ini.
Kontrol:
Proporsi pejabat pengampu kegiatan pengelolaan layanan baca perpustakaan didomisili oleh perempuan.
Manfaat:
Penyediaan layanan literasi yang ramah bagi perempuan dan anak sehingga dapat menciptakan fasilitas yang aman dan nyaman untuk mengembangkan diri mempelajari sebanyak-banyaknya ilmu dan membuka berbagai kesempatan untuk dapat meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan keluarga |
SDM: Sudah memadai Produk Hukum: Sudah ada Anggaran: Sudah Mencukupi Sistem: Sudah memadai Sarana/Prasarana: Ada beberapa yang masih harus dipenuhi | 1. Kurangnya pemahaman terkait isu gender 2. Isu Gender menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan Pelatihan Tenaga Perpustakaan 3. Pemahaman bahwa laki-laki lebih memiliki hak akses lebih tinggi daripada perempuan 4. Tingginya dinamika perpindahan pergantian personil penanggung jawab PUG di masing-masing perangkat daerah | Meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegemaran membaca masyarakat dengan Peningkatan Kapasitas Tenaga Perpustakaan dan Pustakawan Tingkat Daerah Kabupaten/Kota | Layanan baca perpustakaan umum,TBM dan perpustakaan keliling | Sudah dilaksanakan kegiatan layanan baca perpustakaan Perpustakaan umum,TBM dan perpustakaan keliling pada tahun 2023 dengan umlah 1498 . Perpustakaan untuk tahun 2024 kegiatan tersebut akan dilaksanakan kembali dengan sasaran target 1500 perpustakaan. |
Output:
Kegiatan sudah dilaksanakan pada tahun 2023 dengan jumlah 1498 perpustakaan.
Outcome:
Indikator Program: Persentase perpustakaan sesuai standar nasional perpustakaan Untuk tahun 2023 sebanyak 67.21 persen Dan untuk tahun 2024 sebanyak 78.14 persen Indikator Kegiatan: Jumlah perpustakaan / layanan baca yang dibina Pada tahun 2023 sebanyak 230 Lembaga Pada tahun 2024 sebanyak 230 lembaga Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Tenaga Perpustakaan yang Ditingkatkan Kapasitasnya dan Mendapat Sertifikasi Tenaga Perpustakaan dan Pustakawan Tingkat Daerah Kabupaten/Kota pada tahun 2023 sebanyak 500 orang Dan pada tahun 2024 sebanyak 500 orang |