Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
Program Perumusan Kebijakan Pendampingan dan Asistensi
Kegiatan:
Pendampingan dan Asistensi
Sub Kegiatan:
Pendampingan dan Asistensi Urusan Pemerintah Daerah
Tujuan Sub Kegiatan:
Memberikan keyakinan yang memadai atas ketaatan, kehematan, efisiensi, dan efektivitas pencapaian tujuan penyelenggaraan tugas dan fungsi Pemerintah Daerah |
Data Umum:
Jumlah Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Surabaya 35 Badan/Dinas/Bagian, dan Asistensi. 31 Kecamatan
Jumlah Pegawai (PNS} L: 4151 jiwa P: 6373 jiwa
Jumlah Pegawai (PPPK) L: 823 jiwa P:1889 jiwa
Sumber Daya Manusia (SDM) Inspektorat Kota Surabaya sebanyak 64 pegawai.
-Jabatan Struktural
Eselon II: 1 orang ,
Eselon III : 5,
Eselon IV : 3 orang,
- Jabatan Fungsional.
Auditor Madya : 11 orang,
Auditor Muda : 14 orang,
- Staf : 14 orang
|
Akses:
Adanya kesamaan akses untuk terlibat dalam Pendampingan dan Asistensi
Partisipasi:
Partisipasi Auditor yang melaksanakan pendampingan dan asistensi didominasi oleh perempuan karena telah mengikuti pelatihan dan memahami konsep gender.
Kontrol:
kegiatan pendampingan dan asistensi konsisten dilakukan setiap bulan sesuai tahapan pelaksanaan kegiatan (perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan
Manfaat:
meningkatnya efisiensi dan efektivitas pencapaian tujuan penyelenggaraan tugas dan fungsi Pemerintah Daerah melalui Program pendampingan dan asistensi yang dilakukan. |
-Proporsi Jumlah auditor perempuan lebih banyak daripada auditor laki-laki. -Masih adanya SDM di PD terkait yang belum memahami konsep gender dalam pelaksanaan pendampingan dan asistensi urusan pemerintah daerah -Belum terciptanya budaya organisasi yang responsif gender | -Kecenderungan anggapan bahwa perempuan lebih mampu dalam hal pembinaan dan pendampingan -Overlap pemeriksaan reguler dan jadwal pengiriman diklat menimbulkan kurangnya minat Auditor/Pengawas mengikuti diklat, terutama yang berlangsung lama. | Pendampingan dan Asistensi Urusan Pemerintah Daerah yang responsif gender | -Peningkatan frekuensi asistensi pada perangkat daerah terkait pelaksanaan pemeriksaan. -Peningkatan kualitas pendampingan pada perangkat daerah dalam pelaksanaan pemeriksaan -pembinaan kepada para auditor terkait pendampingan dan asistensi urusan pemerintahan yang meliputi pelaksanaan pemeriksaan pada perangkat daerah sesuai program kerja pengawasan tahunan. -peningkatan kompetensi auditor terkait pemeriksaan dengan topik pengawasan perangkat daerah. -peningkatan jumlah auditor yang memahami PPRG dengan penugasan reviu dokumen PPRG yang melibatkan semua auditor. | Jumlah Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Surabaya 35 Badan/Dinas/Bagian, dan Asistensi. 31 Kecamatan Jumlah Pegawai (PNS} L: 4151 jiwa P: 6373 jiwa Jumlah Pegawai (PPPK) L: 823 jiwa P:1889 jiwa Sumber Daya Manusia (SDM) Inspektorat Kota Surabaya sebanyak 64 pegawai. -Jabatan Struktural Eselon II: 1 orang , Eselon III : 5, Eselon IV : 3 orang, - Jabatan Fungsional. Auditor Madya : 11 orang, Auditor Muda : 14 orang, - Staf : 14 orang |
Output:
-Frekuensi kegiatan pendampingan dan asistensi. -Jumlah auditor yang terlibat dalam pendampingan dan asistensi urusan pemerintah daerah -Jumlah auditor yang terlibat dalam reviu dokumen PPRG
Outcome:
.. |