Gender Analysis Pathway
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Prpgram Pembinaan Perpustakaan
Kegiatan:
Pengelolaan Perpustakaan Tingkat Daerah Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
Pengembangan Perpustakaan di Tingkat Daerah Kabupaten/Kota Tahun 2024
Tujuan Sub Kegiatan:
Meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegemaran membaca masyarakat
Data Umum:
Jumlah orang yang terlibat dalam kegiatan layanan perpustakaan (perpustakaan umum, TBM, dan perpustakaan keliling dengan komposisi Laki-laki : 722.033 Perempuan : 817.843 Rasio Perbandingan Laki-laki : 46,89 persen Wanita : 53,11 persen
Akses : Kesamaan akses pemustaka untukmendapatkan Layanan Perpustakaan (perpustakaan umum, TBM, dan perpustakaan keliling) Laki-laki : 721.915 orang dan Perempuan : 817.674 orang.
Prtisipasi : Jumlah Pengunjung kegiatan layanan perpustakaan (perpustakaan umum, TBM, dan perpustakaan keliling) L: 721.915 orang (46,89 persen) P: 817.674 orang (53,11 persen)
Kontrol : Pejabat Pengampu Kegiatan a. Eselon II (P: 1 orang) b. Eselon III (L: 1 orang P: 3 orang) c. Ketua Tim Kerja (L: 3 orang P: 4 orang) d. Staf (L: 12 orang P: 13 orang)
Manfaat : Penyediaan layanan literasi yang ramah bagi perepmpuan dan anak, sehingga dapat menciptakan fasilitas yang aman dan nyaman untuk mengembangkan diri, mempelajari sebanyak-banyaknya ilmu, dan membuka berbagai kesempatan untuk dapat meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan keluarga .
Akses:
Adanya kesamaan akses informasi tentang kegiatan Layanan Perpustakaan (perpustakaan umum, TBM, dan perpustakaan keliling)
Partisipasi:
Proorsi jumlah laki-laki dan perempuan yang mempunyai akses terlibat dalam pengelolaan layanan perpustakaan (perpustakaan umum, TBM, dan perpustakaan keliling) di Pemerintah Kota Surabaya masih belum setara, akan tetapi partisipasi perpempuan mendapat porsi yang lebih banyak dalam hal ini.
Kontrol:
Proporsi pejabat pengampu kegiatan Pengelolaan Layanan Baca Perpustakaan didominasi oleh perempuan.
Manfaat:
Penyediaan layanan literasi yang ramah bagi perepmpuan dan anak, sehingga dapat menciptakan fasilitas yang aman dan nyaman untuk mengembangkan diri, mempelajari sebanyak-banyaknya ilmu, dan membuka berbagai kesempatan untuk dapat meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan keluarga .
SDM : Sudah memadai Produk hukum : Sudah ada Anggaran : Sudah mencukupi Sistem : Sudah memadai Sarana Prasarana : Ada beberapa yang masih harus dipenuhi 1. Kurangnya pemahaman terkait isu gender 2. Isu Gender menjadi bahan petimbangan dalam pelakasanaan kegiatan perpustaan (perpustakaan umum, TBM, dan perpustakaan keliling) 3. Pemahaman bahwa laki-laki memiliki hak akses lebih tinggi daripada perempuan 4. Tingginya dinamika perpindahan pergantian personil penanggungjawab Meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegemaran membaca masyarakat (perpustakaan umum, TBM, dan perpustakaan keliling) maupun perempuan. Meningkatkan minat dan budaya gemar membaca di sekolah dan masyarakat baik laki-laki maupun perempuan Layanan baca perpustakaan umum, TBM, dan perpustakaan keliling Sudah dilaksanakan kegiatan layanan baca Perpustakaan Umum, TBM, dan Perpustakaan Keliling pada tahun 2023 dengan jumlah 1498 Perpustakaan , untuk tahun 2024 kegiatan tersebut akan dilaksanakan Kembali dengan sasaran target 1500 Perpustakaan.
Output:
Kegiatan sudah terlaksana pada tahun 2023 dengan jumlah 1498 Perpustakaan
Outcome:
Indikator Program Persentase perpustakaan sesuai standar nasional perpustakaan Untuk tahun 2023 sebanyak 67.21 persen Dan untuk tahun 2024 sebanyak 78.14 persen Indikator Kegiatan: Jumlah perpustakaan / layanan baca yang dibina pada tahun 2023 sebanyak 230 Lembaga Pada tahun 2024 sebanyak 230 lembaga Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Perpustakaan yang Dikembangkan di Tingkat Daerah Kabupaten/Kota Sesuai Standar Nasional Perpustakaan di Wilayah Kabupaten/Kota Sesuai Kewenangannya Untuk tahun 2023 sebanyak 1498 Perpustakaa Dan untuk tahun 2024 sebanyak 1500 Perpustakaan