Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
Program Pembinaan Perpustakaan
Kegiatan:
Pengelolaan Perpustakaan Tingkat Daerah Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
Pembinaan Perpustakaan Pada Satuan Pendidikan Dasar di Seluruh Wilayah Kabupaten/Kota Sesuai Dengan Standar Nasioanal Perpustakaan Tahun 2024
Tujuan Sub Kegiatan:
Meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegemaran membaca masyarakat |
Data Umum:
Jumlah orang yang terlibat dalam kegiatan Lomba Mendongeng Tingkat SD/MI dengan komposisi: Laki-laki : 283 Perempuan : 713 Rasio Perbandingan laki-laki : 28,41 persen wanita : 71,59 persen
Akses : Kesamaan akses bagi Sekolah (SD/MI) di wilayah Kota Surabaya untuk mendapatkan informasi tentang Lomba Mendongeng Tingkat SD/MI
Laki-laki : 165 orang dan Kunjungan Perempuan : 544 orang
Partisipasi : Jumlah Sekolah (SD/MI) yang terlibat dalam kehgiatan Lomba Mendongeng Tingkat SD/MI
L : 165 orang (23,27 persen)
P : 544 orang (76,73 persen)
Kontrol : Pejabat pengampu kegiatan
a. Eselon II (P : 1 orang)
b. Eselon III (L : 1 orang P : 3 orang)
c. Ketua Tim Kerja : (L : 3 orang P : 4 orang)
d. Staf (L : 12 orang P : 13 orang)
Manfaat : Mendongeng sebagai sarana untuk mewariskan nilai-nilai budaya dan sejarah dan melalui dongeng anak-anak diberikan pemahaman tentang budaya, etika, norma, kesopanan dan keasusilaan
|
Akses:
Adanya kesamaan akses informasi tentang kegiatan Lomba Mendongeng Tingkat SD/MI
Partisipasi:
Proporsi jumlah laki-laki dan perempuan yang mempunyai akses terlibata dalam kegiatan Lomba Mendongeng Tingkat SD/MI Tahun 2024 di Pemerinrah Kota Suarabaya masih belum setara, akan tetapi partisipasi perempuan mendapat porsi yang lebih banyak dalam hal ini
Kontrol:
Prporsi pejabat pengampu dalam kegiatan Lomba Mendongeng Tingkat SD/MI Tahun 2024 didominasi oleh Perempuan.
Manfaat:
Mendongeng sebagai sarana untuk mewariskan nilai-nilai budaya dan sejarah dan melalui dongeng anak-anak diberikan pemahaman tentang budaya, etika, norma, kesopanan dan keasusilaan |
SDM : Sudah memadai Produk Hukum : Sudah ada Anggaran : Sudah mencukupi Sistem : Sudah memadai Sarana prasarana : Ada beberapa yang masih harus dipenuhi | 1. Kurangnya pemahaman terkait isu gender 2. Isu gender menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan Lomba Mendongeng Tingkat SD/MI memiliki hak akses lebih tinggi daripada perempuan 3. Tingginya dinamika perpindahan pergantian personil penanggung jawab PUG di masing-masing pernagkat daerah | Meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegemaran membaca masyarakat melalui Pembinaan Perpustakaan pada Satuan Pendidikan Dasar di Seluruh Wilayah Kabupaten/Kota sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan | Gerakan mendongeng oleh tim literasi | Sudah dilaksanakan gerakan mendongeng oleh tim literasi dalam peningkatkan kualitas pendidikan melalui kegemaran membaca masyarakat |
Output:
Kegiatan sudah dilaksanakan pada tahun 2023 dengan jumlah 30 perpustakaan
Outcome:
Indikator Program: Persentase perpustakaan sesuai standar nasional perpustakaan Untuk tahun 2023 sebanyak 67.21 persen Dan untuk tahun 2024 sebanyak 78.14 persen Indikator Kegiatan: Jumlah perpustakaan / layanan baca yang dibina Pada tahun 2023 sebanyak 230 Lembaga Pada tahun 2024 sebanyak 230 lembaga Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Perpustakaan pada Satuan Pendidikan Dasar dan yang Dilakukan Pembinaan dalam Mewujudkan Standar Nasional Perpustakaan pada tahun 2023 sebanyak 30 perpustakaan Dan pada tahun 2024 sebanyak 30 perpustakaan |