Gender Analysis Pathway
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Program Pembinaan Perpustakaan
Kegiatan:
Pembudayaan Gemar Membaca Tingkat Daerah Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi Pada Satuan Pendidikan Dasar dan Pendidikan Khusus Serta Masyarakat
Tujuan Sub Kegiatan:
Meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegemaran membaca masyarakat
Data Umum:
Jumlah orang yang terlibat dalam kegiatan Harmoni Literasi dengan komposisi Laki-laki : 162 dan Perempuan : 255 Rasio perbandingan Laki-laki : 38,85 persen dan Perempuan : 61,15 persen
Akses : Kesamaan akses bagi Pengunjung perpustakaan di wilayah Kota Surabaya untuk mendapatkan informasi tentang Harmoni Literasi Laki-laki : 44 orang dan Kunjungan Perempuan : 86 orang
Partisipasi : Jumlah Pengunjung Perpustakaan di wilayah Kota Surabaya yang terlibat dalam kegiatan Harmoni Literasi L : 44 orang (33,85 persen) P : 86 orang (66,15 persen)
Kontrol : Pejabat pengampu kegiatan a. Eselon II (P : 1 orang) b. Eselon III (L : 1 orang P : 3 orang) c. Ketua Tim Kerja (L : 3 orang P : 4 orang) d. Staff (L : 12 orang P : 13 orang)
Manfaat : Dengan literasi tingkat pemahaman sesorang dalam mengambil keputusan simpulan dari informasi yang diterima akan jauh lebih baik. Membantu berpikir secara kritis dan membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui kemampuan membaca.
Akses:
Adanya kesamaan akses informasi tentang kegiatan Harmoni Literasi
Partisipasi:
Proporsi jumlah laki-laki dan perempuan yang mempunyai akses teribat dalam kegiatan Harmoni Literasi masih belum setara, akan tetapi parptisipasi perempuan mendapatkan porsi yang lebih banyak dalam hal ini
Kontrol:
Proporsi Pengunjung perpustakaan di wilayah Kota Surabaya yang terlibat dalam kegiatan Harmoni Literasi didominasu oleh perempuan
Manfaat:
Dengan literasi tingkat pemahaman sesorang dalam mengambil keputusan simpulan dari informasi yang diterima akan jauh lebih baik. Membantu berpikir secara kritis dan membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui kemampuan membaca.
SDM: Sudah memadai Produk Hukum: Sudah ada Anggaran: Sudah Mencukupi Sistem: Sudah memadai Sarana/Prasarana: Ada beberapa yang masih harus dipenuhi 1. Kurangnya pemahaman terkait isu gender 2. Isu Gender menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan Harmoni Literasi 3. Pemahaman bahwa laki-laki lebih memiliki hak akses lebih tinggi daripada perempuan 4. Tingginya dinamika perpindahan pergantian personil penanggung jawab PUG di masing-masing perangkat daerah Meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegemaran membaca masyarakat dengan Sosiaisasi Budaya Baca dan Literasi pada Satuan Pendidikan Dasar dan Pendidikan Khusus serta Masyarakat Peningkatan budaya baca melalui kegiatan Gema Literasi Harmoni Literasi, Wisata Buku, Event Literasi Sudah dilaksanakan Peningkatan budaya baca melalui kegiatan Gema Literasi Harmoni Literasi, WisataBuku, Event Literasi
Output:
Kegiatan sudah dilaksanakan pada tahun 2023 dengan jumlah 245 Lokus
Outcome:
Indikator Program: Persentase perpustakaan sesuai standar nasional perpustakaan Untuk tahun 2023 sebanyak 67.21 Persen Dan untuk tahun 2024 sebanyak 78.14 persen Indikator Kegiatan: Jumlah perpustakaan / layanan baca yang dibina Pada tahun 2023 sebanyak 230 Lembaga Pada tahun 2024 sebanyak 230 lembaga Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Lokus Pembudayaan Kegemaran Membaca dan Literasi pada Satuan Pendidikan Pada tahun 2023 sebanyak 245 Lokus Pada tahun 2024 sebanyak 250 Lokus