Gender Analysis Pathway
Dinas Kesehatan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM)
Kegiatan:
Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKM dan UKP Rujukan Tingkat Daerah Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Orang Dengan Tuberkulosis
Tujuan Sub Kegiatan:
Meningkatkan Jumlah Orang dengan Tuberkulosis yang Mendapatkan Pelayanan Sesuai Standar
Data Umum:
Jumlah kasus TBC Tahun 2023 terpenuhi 8.699 dengan rincian L = 4.765 (54,77 persen) dan P = 3.934 (45,22 persen) orang
Persentase capaian pada tahun 2023 adalah 74,16 persen
-
-
-
Akses:
Penderita Tuberculosis laki-laki dan perempuan mendapatkan akses pelayanan Kesehatan standar yang sama
Partisipasi:
Tidak semua penderita Tuberculosis memeriksakan kesehatannya ke puskesmas, penderita perempuan cenderung tidak terbuka dibandingkan penderita laki-laki
Kontrol:
Dinas Kesehatan Kota Surabaya Bidang P2P
Manfaat:
Meningkatkan Status Gizi penderita Tuberculosis baik penderia TBC laki-laki maupun perempuan
1. Keterbatasan SDM Dinas Kesehata 2. Keterbatasan SDM Puskesmas yang memahami penanganan Tuberculosis 1. Peran seluruh sector terkait dalam untuk mendukung upaya pengendalian TBC belum maksimal 2. Fasilitas Kesehatan yang menangani penderita TBC masih kurang 1. Meningkatkan pemenuhan kebutuhan makro dan mikronutrient pada orang dengan tuberkulosis 2. Meningkatkan status gizi orang dengan tuberkulosis dengan gizi kurang 3. Meningkatkan angka kesembuhan dan mengurangi angka kekambuhan 4. Meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup orang dengan tuberkulosis 1. Pelaksanaan Pengadaan PMT Pasien TBC 2. Penyusunan alokasi dan pendistribusian PMT ke Puskesmas 3. Pemberian PMT kepada pasien TBC setiap bulan mendapat 3 kotak susu @ 400 gram selama maksimal 6 bulan dalam masa pengobatan 4. Pemeriksaan kualitas dan kuantitas barang 5. Syarat Tempat penyimpanan PMT 6. Pemberian Informasi saat distribusi ke sasaran Jumlah kasus TBC Tahun 2023 terpenuhi 8.699 dengan rincian L = 4.765 (54,77 persen) dan P = 3.934 (45,22 persen) orang. Dan persentase capaian pada tahun 2023 adalah 74,16 persen
Output:
1. Terlaksananya Pengadaan PMT Pasien TBC untuk 666 orang 2. Tersusunnya alokasi dan pendistribusian PMT ke Puskesmas 3. Terlaksananya Pemberian PMT kepada pasien TBC setiap bulan mendapat 3 kotak susu @ 400 gram selama maksimal 6 bulan dalam masa pengobatan pada 666 orang 4. Terlaksananya Pemeriksaan kualitas dan kuantitas barang 5. Syarat Tempat penyimpanan PMT baik 6. Terlaksananya Pemberian Informasi saat distribusi ke sasaran
Outcome:
Meningkatnya Jumlah Orang dengan Tuberkulosis yang Mendapatkan Pelayanan Sesuai Standar