Gender Analysis Pathway
Kecamatan Jambangan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Koordinasi Ketentraman dan Ketertiban Umum
Kegiatan:
Koordinasi Upaya Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum
Sub Kegiatan:
Sinergitas dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia dan Instansi Vertikal di Wilayah Kecamatan
Tujuan Sub Kegiatan:
Meningkatnya sinergitas dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, dan instansi vertikal di wilayah Kecamatan Jambangan
Data Umum:
Jumlah kelurahan sebagai cakupan wilayah kegiatan sinergitas dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia dan Instansi Vertikal di Wilayah Kecamatan Jambangan: 4 kelurahan
Jumlah kelurahan sebagai cakupan wilayah kegiatan sinergitas dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia dan Instansi Vertikal di Wilayah Kecamatan Jambangan: 4 kelurahan
Jumlah lurah di kecamatan Jambangan: Laki-laki: 3 orang Perempuan: 1 orang
Jumlah aparat penertiban kecamatan : Laki-laki : 16 orang Perempuan : 1 orang
Jumlah aparat penertiban yang mendapatkan informasi terkait pengawasan, pengendalian dan evaluasi kegiatan Polisi Pamong Praja. Laki-laki : 16 orang Perempuan : 1 orang
Akses:
Adanya kesamaan kesempatan dalam mendapatkan informasi terkait kegiatan pengawasan, pengendalian dan evaluasi kegiatan Polisi Pamong Praja.
Partisipasi:
Proporsi aparat yang melakukan kegiatan penertiban terkait pengawasan, pengendalian dan evaluasi kegiatan Polisi Pamong Praja di wilayah kecamatan
Kontrol:
Proporsi pejabat pengampuh kegiatan Pengawasan, Pengendalian dan Evaluasi Kegiatan Polisi Pamong Praja didominasi oleh laki-laki.
Manfaat:
Tercapainya peningkatan frekuensi kegiatan aparat penertiban terkait pengawasan, pengendalian serta evaluasi kegiatan Polisi Pamong Praja di wilayah kecamatan
Masih kurangnya SDM di kecamatan terkait yang belum memahami tentang konsep gender Masih adanya pemahaman di masyarakat bahwa hanya laki-laki yang memiliki tanggung jawab terkait pengawasan dan pengendalian ketertiban pada lingkungan masyarakat Meningkatkan Frekuensi pengawasan, pengendalian serta evaluasi kegiatan Polisi Pamong Praja di wilayah kecamatan dengan melibatkan aparat laki-laki dan perempuan Monitoring dan evaluasi sistem keamanan dan ketertiban di wilayah kecamatan Jumlah aparat penertiban yang melakukan monitoring dan evaluasi system keamanan dan ketertiban di wilayah kecamatan : Laki-laki : 16 orang Perempuan : 1 orang
Output:
Mempertahankan kondisi keamanan dan ketertiban di wilayah kecamatan Jambangan
Outcome:
Meningkatnya kesadaran bahwa pengendalian ketentraman dan ketertiban merupakan peran serta dan keaktifan baik laki-laki maupun perempuan