Gender Analysis Pathway
Dinas Kesehatan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Kesehatan
Kegiatan:
Perencanaan Kebutuhan dan Pendayagunaan Sumber Daya Manusia Kesehatan untuk UKP dan UKM di Wilayah Kabupaten Kota
Sub Kegiatan:
Pembinaan Dan Pengawasan Sumber Daya Manusia Kesehatan
Tujuan Sub Kegiatan:
1. Melaksanakan pembinaan kegiatan sertifikasi dan akreditasi bagi SDM kesehatan di Kota Surabaya; 2. Memberikan perlindungan kepada tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat; 3. Melaksanakan kegiatan bimbingan, pengawasan dan pengendalian sarana kesehatan dan tenaga kesehatan bekerja sama dengan bidang lain di Dinas Kesehatan Kota Surabaya; 4. Melaksanakan koordinasi dengan bidang lain dalam mengadakan tinjau lokasi sarana kesehatan di Kota Surabaya; 5. Melaksanakan kegiatan pelatihan teknis dan fungsional bagi tenaga kesehatan di Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya; 6. Melaksanakan kegiatan proses ijin belajar dan penelitian ijazah bagi Pegawai Negeri Sipil Dinas kesehatan Kota Surabaya, baik tugas belajar maupun belajar / sekolah dengan biaya sendiri; 7. Melaksanakan Koordinasi dengan Institusi Kesehatan dan Perguruan Tinggi (Universitas) di Kota Surabaya dalam hal lahan praktek dan penelitian bagi siswa / mahasiswa magang; 8. Melaksanakan koordinasi kegiatan kunjungan kerja dari Instansi terkait.
Data Umum:
Jumlah Tenaga Kesehatan di Kota Surabaya Tahun 2023 (Dokter Spesialis : L = 91, P = 163; Dokter : L = 322, P = 632; Dokter Gigi : L = 74, P = 277; Dokter Gigi Spesialis : L = 100, P = 314)
Jumlah Tenaga Kesehatan di Kota Surabaya Tahun 2023 (Tenaga Keperawatan : L = 250, P = 680)
Jumlah Tenaga Kesehatan di Kota Surabaya Tahun 2023 (Bidan : 220)
Jumlah Tenaga Kesehatan di Kota Surabaya Tahun 2023 (Tenaga Kesehatan Masyarakat : L = 28, P = 123)
-
Akses:
Akses laki-laki dan perempuan dalam peningkatan kapasitas dalam pelayanan kesehatan
Partisipasi:
Peluang untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan laki-laki sama dengan perempuan
Kontrol:
Pengambil kebijakan di Dinas Kesehatan adalah Kepala Dinas Kesehatan
Manfaat:
Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan
Keterbatasan SDM Dinas Kesehatan 1. Tenaga Kesehatan Laki2 lebih terlatih dibandingkan tenaga kesehatan perempuan 2. Peluang tenaga kesehatan perempuan untuk mendapatkan pelatihan lebih sedikit daripada tenaga kesehatan laki-laki 1. Meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan 2. Pembinaan dan Pengawasan tenaga Kesehatan 1. Pemilihan Tenaga Kesehatan Teladan; 2. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Keamanan Pangan; 3. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Terapi Perilaku; 4. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Pemetaan Penyakit Infeksi Emerging; 5. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Hygiene Sanitasi Pengelola dan Penjamah Makanan; 6. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Layanaan Perawatan, Dukungan dan Pengobatan (PDP) HIV IMS Komprehensif; 7. Peningkatan Kapasitas dan Ketrampilan Tatalaksana TBC DOTS; 8. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Pemantapan dan pembinaan administrasi pengisian SIP; 9. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Pemanfaatan Tanaman TOGA Untuk Pengobatan Keluarga; 10. Pendampingan Tim Ahli (SpA & SPOG) ke puskesmas dan FKTP lainnya dalam pelayanan KIA, kegawatdaruratan, dan sistem rujukan maternal dan neonatal; 11. Orientasi penyelenggaraan Laboratorium Kesehatan Masyarakat; 12. Advokasi penyelenggaraan laboratorium kesehatan masyarakat; 13. Pemantauan dan Evaluasi penyelenggaraan Laboratorium Kesehatan Masyarakat; 14. Pembinaan dan Supervisi Skrining Kesehatan Kerja di Pos UKK; 15. Pendampingan LS/LP Pencegahan dan Pengendalian Penyakit; 16. Pendampingan teknis pelaksanaan konseling Upaya Berhenti Merokok (UBM) di FKTP (Puskesmas dan Klinik Swasta); 17. Pembinaan teknis kegiatan penyehatan lingkungan di puskesmas; 18. Pembinaan Penguatan Kolaborasi Puskesmas dengan Klinik Pratama dan TPMD dalam Pelayanan Program Prioritas (TB, Hipertensi, dan DM) Jumlah Tenaga Kesehatan di Kota Surabaya Tahun 2023 Dokter Spesialis : L=91, P=163; Dokter : L=322, P=632; Dokter Gigi : L=74, P=277; Dokter Gigi Spesialis : L=100, P=314; Tenaga Keperawatan : L=250, P-680; Bidan : 220; Tenaga Kesehatan Masyarakat : L=28 P=123
Output:
Terlaksananya kegiatan : 1. Pemilihan Tenaga Kesehatan Teladan; 2. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Keamanan Pangan; 3. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Terapi Perilaku; 4. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Pemetaan Penyakit Infeksi Emerging; 5. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Hygiene Sanitasi Pengelola dan Penjamah Makanan; 6. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Layanaan Perawatan, Dukungan dan Pengobatan (PDP) HIV IMS Komprehensif; 7. Peningkatan Kapasitas dan Ketrampilan Tatalaksana TBC DOTS; 8. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Pemantapan dan pembinaan administrasi pengisian SIP; 9. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Pemanfaatan Tanaman TOGA Untuk Pengobatan Keluarga; 10. Pendampingan Tim Ahli (SpA & SPOG) ke puskesmas dan FKTP lainnya dalam pelayanan KIA, kegawatdaruratan, dan sistem rujukan maternal dan neonatal; 11. Orientasi penyelenggaraan Laboratorium Kesehatan Masyarakat; 12. Advokasi penyelenggaraan laboratorium kesehatan masyarakat; 13. Pemantauan dan Evaluasi penyelenggaraan Laboratorium Kesehatan Masyarakat; 14. Pembinaan dan Supervisi Skrining Kesehatan Kerja di Pos UKK; 15. Pendampingan LS/LP Pencegahan dan Pengendalian Penyakit; 16. Pendampingan teknis pelaksanaan konseling Upaya Berhenti Merokok (UBM) di FKTP (Puskesmas dan Klinik Swasta); 17. Pembinaan teknis kegiatan penyehatan lingkungan di puskesmas; 18. Pembinaan Penguatan Kolaborasi Puskesmas dengan Klinik Pratama dan TPMD dalam Pelayanan Program Prioritas (TB, Hipertensi, dan DM)
Outcome:
Terlaksananya Pembinaan dan pengawasan sumber daya manusia kesehatan