Gender Analysis Pathway
Inspektorat

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
PROGRAM PENYELENGGARAAN PENGAWASAN
Kegiatan:
Penyelenggaraan Pengawasan Internal
Sub Kegiatan:
Reviu Laporan Keuangan
Tujuan Sub Kegiatan:
Memberikan keyakinan terbatas bahwa akuntansi telah diselenggarakan berdasarkan Sistem Akuntansi dan LK K/L telah disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan.
Data Umum:
Jumlah Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Surabaya 35 Badan/Dinas/Bagian, 31 Kecamatan
Jumlah Pegawai (PNS) L: 4151 jiwa P: 6373 jiwa
Jumlah Pegawai (PPPK) L: 823 jiwa P: 1889 jiwa
Sumber Daya Manusia (SDM) Inspektorat Kota Surabaya sebanyak 64 pegawai. - Jabatan Struktural Eselon II: 1 orang, Eselon III : 5, Eselon IV : 3 orang,
Jabatan Fungsional. Auditor Madya : 11 orang, Auditor Muda: 14 orang, - Staf : 14 orang
Akses:
Adanya kesamaan peluang untuk mendapatkan akses informasi bahwa akuntansi telah diselenggarakan berdasarkan Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Instansi dan LK telah disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan
Partisipasi:
Penyusunan laporan keuangan didominasi oleh perempuan
Kontrol:
Reviu dilakukan dengan Penelusuran Laporan Keuangan ke catatan akuntansi dan dokumen sumber; - Permintaan keterangan mengenai proses pengumpulan, pencatatan, pengklasifikasia n, pengikhtisaran, dan pelaporan transaksi;
Manfaat:
Meningkatnya akurasi, keandalan, dan keabsahan informasi LK untuk menghasilkan LK yang berkualitas
Masih adanya SDM di PD terkait yang belum memahami konsep gender dalam pelaksanaan pelaporan keuangan - Belum terciptanya budaya organisasi yang responsif gender Kecenderungan anggapan bahwa perempuan dianggap lebih detail dan teliti dalam penatausahaan keuangan - Masih kurangnya pemahaman akurasi, keandalan, dan keabsahan informasi LK untuk menghasilkan LK yang berkualitas -Peningkatan kompetensi dan asistensi terkait akurasi, keandalan, dan keabsahan informasi dalam Laporan Keuangan - Peningkatan pemahaman terkait proses akuntansi yang sesuai dengan Akuntansi Internasional dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi pemerintahan keterkaitan antara target kinerja dengan capaian kinerja Peningkatan frekuensi asistensi pada perangkat daerah terkait akurasi, keandalan, dan keabsahan informasi Laporan keuangan - Peningkatan kualitas pendampingan pada perangkat daerah dalam pelaksanaan kegiatan dan penatausahaan keuangan - Pembinaan kepada para auditor terkait pengujian atas akurasi, keandalan, dan keabsahan informasi Laporan keuangan - Peningkatan kompetensi auditor terkait pengujian akurasi,keandala ,dan keabsahan informasi laporan keuangan melalui diklat sertifikasi dan diklat teknis terkait reviu laporan keuangan. Jumlah Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Surabaya yang dilakukan pendampingan yaitu 35 Badan/Dinas/ Bagian, 31 Kecamatan
Output:
Jumlah frekuensi reviu laporan keuangan, Jumlah Laporan Hasil Reviu Laporan Keuangan
Outcome: