Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
1.01.02 Program Pengelolaan Pendidikan
Kegiatan:
1.01.02.2.03 Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Sub Kegiatan:
1.01.02.2.03.0013 Penyelenggaraan Proses Belajar AUD
Tujuan Sub Kegiatan:
Agar Peserta didik Paud memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut untuk menjamin pemenuhan hak tumbuh kembang anak usia dini |
Data Umum:
1. Jumah Tenaga Pendidik PAUD 2023/2024 L: 316 (3,12%) P: 9808 (96,88%) 2. Tenaga Pendidik PAUD Penerima Biaya Jasa Pelayanan Masyarakat di tahun 2024: L: 77 (0,98%) P: 7.786 (99,02%)
Adanya kesamaan akses bagi Pendidik PAUD Penerima Biaya Jasa Pelayanan Masyarakat di tahun 2024:
L: 77 (0,98%)
P: 7.786 (99,02%)
Jumlah Pendidik PAUD Penerima Biaya Jasa Pelayanan Masyarakat di tahun 2024:
L: 77 (0,98%)
P: 7.786 (99,02%)
Dari data tersebut terdapat perbedaan data yang sangat siknifikan terhadap penerima Jasa Pelayanan Masyarakat antara Pendidik PAUD laki-laki dengan perempuan sebesar 98,04%
Pejabat pengawas subkegiatan Penyelenggaraan Proses Belajar PAUD didominasi oleh Lakilaki. Pejabat pengampu kegiatan
Eselon II :
L : 1
P : 0
Eselon III :
L : 1
P : 0
Ketua Tim Kerja :
L : 1
P : 0
Pemberian Biaya Jasa Pelayanan Masyarakat kepada Tenaga Pendidik PAUD dapat Meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kompetensi tenaga pendidik PAUD untuk memberikan pengajaran yang efektif dan merespons kebutuhan perkembangan anak anak.
Jumlah Tenaga Pendidik PAUD Penerima Biaya Jasa Pelayanan Masyarakat di tahun 2024:
L: 77 (0,98%)
P: 7.786 (99,02%)
|
Akses:
Adanya kesamaan akses bagi Pendidik PAUD Penerima Biaya Jasa Pelayanan Masyarakat di tahun 2024: L: 77 (0,98%) P: 7.786 (99,02%)
Partisipasi:
Jumlah Pendidik PAUD Penerima Biaya Jasa Pelayanan Masyarakat di tahun 2024: L: 77 (0,98%) P: 7.786 (99,02%) Dari data tersebut terdapat perbedaan data yang sangat siknifikan terhadap penerima Jasa Pelayanan Masyarakat antara Pendidik PAUD laki-laki dengan perempuan sebesar 98,04%
Kontrol:
Pejabat pengawas subkegiatan Penyelenggaraan Proses Belajar PAUD didominasi oleh Lakilaki. Pejabat pengampu kegiatan Eselon II : L : 1 P : 0 Eselon III : L : 1 P : 0 Ketua Tim Kerja : L : 1 P : 0
Manfaat:
Pemberian Biaya Jasa Pelayanan Masyarakat kepada Tenaga Pendidik PAUD dapat Meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kompetensi tenaga pendidik PAUD untuk memberikan pengajaran yang efektif dan merespons kebutuhan perkembangan anak anak. Jumlah Tenaga Pendidik PAUD Penerima Biaya Jasa Pelayanan Masyarakat di tahun 2024: L: 77 (0,98%) P: 7.786 (99,02%) |
1. Belum semua SDM memahami konsep Pengarusutamaan gender &Perencanaan Penganggaran responsif Gender 2. Adanya Ketidaksetaraan gender dalam akses ke pendidikan formal di beberapa wilayah dapat membatasi pilihan karir bagi perempuan, dan pekerjaan di bidang PAUD mungkin menjadi opsi yang lebih dapat diakses. | Adanya Stereotip tradisional tentang peran gender di masyarakat dapat mempengaruhi pilihan karir. Sebagai contoh Peran perempuan sering kali terkait dengan kegiatan merawat dan mengasuh anak-anak, yang sejalan dengan pekerjaan sebagai tenaga pendidik PAUD. | Memberikan intervensi kepada Pendidik PAUD berupa Penerima Biaya Jasa Pelayanan Masyarakat sebanyak 7.863 Tenaga Pendidik sebagai salah satu bentuk Meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kompetensi tenaga pendidik PAUD untuk memberikan pengajaran yang efektif dan merespons kebutuhan perkembangan anak-anak. | 1.Memberikan pendampingan pada staf perwakilan bidang untuk mempejari konsep Pengarusutama an gender &Perencanaan Penganggaran responsif Gender 2.Memberikan pengarahan kepada Tenaga Pendidik PAUD terkait Kesetaraan gender dalam akses ke pendidikan formal 3. Dinas Pendidikan Mengevaluasi terhadap kualitas layanan pendidikan, dan secara berkelanjutan meningkatkan metode pengajaran dan manajemenpendidikan berdasarkan temuan evaluasi. | 1.Rapat koordinasi internal Dinas Pendidikan terkait konsep Pengarusutamaan gender&Perencanaan Penganggaran responsif Gender 2.Sosialisasi kepada Tenaga Pendidik PAUD terkait Kesetaraan gender dalam akses ke pendidikan formal 3.Melakukan evaluasi terhadap kualitas layanan pendidikan, dan secara berkelanjutan meningkatka n metode pengajaran dan manajemen pendidikan berdasarkan temuan evaluasi. |
Output:
1.Jumlah Pegawai yang mengikuti pengarahan terkait konsep Pengarusutamaan gender&Perencanaan Penganggaran responsif Gender L: 5 orang (50%) P: 5 orang (50%) 2.Jumlah Tenaga Pendidik PAUD yang mengikuti Sosialisasi Kesetaraan gender dalam akses ke pendidikan formal sebanyak 7.863 Tenaga Pendidik 3. Melakukan evaluasi secara berkala terhadap kualitas layanan pendidikan.
Outcome:
1. Indikator Program: Persentase guru PAUD yang kompeten 100% 2. Indikator Kegiatan: 12 laporan pencairan jasa pelayanan pendidik PAUD Indikator Subkegiatan: Jumlah Tenaga Pendidik PAUD Penerima Biaya Jasa Pelayanan Masyarakat di Lingkungan Kota Surabaya sebanyak 7.863 Tenaga Pendidik |