Gender Analysis Pathway
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Program Koordinasi dan Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan Daerah
Kegiatan:
Koordinasi Perencanaan Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan
Sub Kegiatan:
Koordinasi Pelaksanaan Sinergitas dan Harmonisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Sub Bidang Infrastruktur
Tujuan Sub Kegiatan:
Melaksanakan Sinkronisasi Renstra/Renja dengan RPJMD pada Sub Bidang Infrastruktur
Data Umum:
Jumlah orang yang terlibat dalam Pelaksanaan Koordinasi, Sinergitas dan Harmonisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Sub Bidang Infrastruktur Tahun 2024 di Pemerintah Kota Surabaya Tahun 2023 : L : 5 orang (71%) P : 2 orang (29%)
Adanya kesamaan akses untuk terlibat dalam Koordinasi, Sinergitas dan Harmonisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Sub Bidang Infrastruktur Tahun 2024 di Bappedalitbang Surabaya : L : 69 orang (63%) P : 41 orang (37%)
Jumlah PD penerima informasi tentang pelaksanaan Penyusunan dan Penetapan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2024 di Pemerintah Kota Surabaya pada Sub Bidang Infrastruktur: 4 PD (100%)
Jumlah pegawai yang mendapatkan peningkatan kinerja pada sub kegiatan Koordinasi Pelaksanaan Sinergitas dan Harmonisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Sub Bidang Infrastruktur L : 5 orang (71%) P : 2 orang (29%)
Tidak semua Perangkat Daerah mengikuti seluruh aktivitas proses perencanaan pada Proses Sinkronisasi Renja/Renstra dengan RKPD & RPJMD Kota Surabaya.
Akses:
Akses dibuka bagi Perangkat Daerah untuk mendapatkan informasi tentang pelaksanaan Koordinasi, Sinergitas dan Harmonisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Sub Bidang Infrastruktur Tahun 2024 di Pemerintah Kota Surabaya. Masih terdapatnya kesenjangan akses dimana laki-laki lebih banyak daripada perempuan L : 69 orang (63%) P : 41 orang (37%)
Partisipasi:
Akses dibuka bagi Perangkat Daerah untuk mendapatkan informasi tentang pelaksanaan Koordinasi, Sinergitas dan Harmonisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Sub Bidang Infrastruktur Tahun 2024 di Pemerintah Kota Surabaya. Masih terdapatnya kesenjangan akses dimana laki-laki lebih banyak daripada perempuan.
Kontrol:
Kehadiran perwakilan PD pada setiap tahapan penyusunan perencanaan dalam pelaksanaan sub kegiatan Koordinasi Pelaksanaan Sinergitas dan Harmonisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Sub Bidang Infrastruktur, sesuai disposisi pimpinan masing-masing perangkat daerah.
Manfaat:
Mengkoordinasi Perangkat daerah yang masih belum optimal dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah di Sub Bidang Infrastruktur yang terdiri dari 4 PD
1. Kurangnya pemahaman terkait isu gender bagi SDM Perencana yang ada pada Sub Bidang Infrastruktur 2. Isu Gender belum menjadi bahan pertimbangan utama dalam pelaksanaan kegiatan koordinasi perencanaan Sub Bidang Infrastruktur 3. Belum meratanya penerapan mekanisme dan Juknis terkait Penyusunan dan Penetapan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2023 di Pemerintah Kota Surabaya yang mengatur partisipasi dan manfaat yang bisa diambil secara adil antara laki-laki dan perempuan. 1. Persepsi bahwa laki-laki lebih memiliki hak akses lebih tinggi daripada perempuan 2. Tingginya dinamika pergantian personil penanggung jawab PUG di masing-masing perangkat daerah 3. Pada proses perencanaan penganggaran mulai dari Pra Musrenbang hingga Musrenbang, partisipasi masukan/usulan dari perempuan terlihat minim, dan disisi lain usulan dari pihak perempuan dan/atau anak terkadang dianggap kurang relevan daripada usulan dari pihak laki-laki, sehingga masukan atau usulan perempuan kurang terakomodir dalam perencanaan pembangunan manusia Meningkatkan Kualitas perencanaan pembangunan daerah khususnya perencanaan pada Sub Bidang Infrastruktur yang berbasis Responsif Gender, dengan memastikan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah khususnya pada Sub Bidang Infrastruktur yang mendorong peran serta laki-laki dan perempuan secara setara dalam pelaksanaan pembangunan Kota Surabaya melalui kegiatan sinkronisasi Renstra/Renja dengan RPJMD/RKPD Kota Surabaya. 1.Rapat terkait urusan Sub Bidang Infrastruktur di lingkup pembangunan infrastruktur dengan akademisi dan praktisi perguruan tinggi serta organisasi kemasyarakatan 2.Rapat koordinasi dan sinkronisasi perencanaan dengan perangkat daerah terkait Sub Bidang Infrastruktur yakni Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Perhubungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah 3.Melaksanakan peningkatan kinerja pegawai pada Sub Bidang Infrastruktur dalam hal penguatan perencanaan yang responsif gender Pelaksanaan asistensi dan konsultasi tentang pembangunan infrastruktur di Sub Bidang Infrastruktur dengan ITS, UNAIR, UNESA dan praktisi seperti pemerhati infrastruktur ramah anak dan lain-lain. Tahun 2023 kegiatan asistensi dan konsultasi terlaksana 100% Pelaksanaan sinkronisasi kegiatan Koordinasi Perencanaan Sub Bidang Infrastruktur Tahun 2024 yang bisa mendorong partisipasi aktif antara laki-laki dan perempuan, pada perangkat daerah dalam koordinasi Sub Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Total PD : 4 PD Tahun 2023 kegiatan koordinasi dan sinkronisasi terlaksana 100% Jumlah pegawai yang mendapatkan peningkatan kinerja pada sub kegiatan Koordinasi Pelaksanaan Sinergitas dan Harmonisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Sub Bidang Infrastruktur L : 5 orang (71%) P : 2 orang (29%)
Output:
1.Terlaksananya koordinasi, asistensi dan konsultasi dengan mengundang akademi/praktisi tentang pembangunan infrastruktur di Sub Bidang Infrastruktur 2.Terlaksananya rapat koordinasi dan sinkronisasi perencanaan Sub Bidang Infrastruktur bersama dengan 4 PD di Pemerintah Kota Surabaya sesuai jadwal dan tahapan penyusunan dokumen perencanaan 3.Terlaksananya peningkatan kinerja pegawai pada Sub Bidang Infrastruktur dalam hal penguatan perencanaan yang responsif gender
Outcome:
Indikator Program : Persentase capaian indikator program perangkat daerah mitra diatas 75% Indikator Kegiatan : Jumlah laporan hasil sinkronisasi Renstra/Renja dengan RKPD/RPJMD pada Sub Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Indikator Sub Kegiatan : Jumlah laporan sinkronisasi Renstra/Renja dengan RKPD/RPJMD pada Sub Bidang Infrastruktur