Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
1.01.02 Program Pengelolaan Pendidikan
Kegiatan:
1.01.02.2.01 Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar
Sub Kegiatan:
1.01.02.2.01.0029 Pengelolaan Dana BOS Sekolah Dasar
Tujuan Sub Kegiatan:
Peserta didik mendapatkan layanan penddidikan yang layak tanpa adanya pungutan |
Data Umum:
1.Jumlah peserta didik jenjang SD/MI TA 2023/2024 L : 133.103 (51,60%) P : 124.835 (48,40%) 2. Jumlah siswa yang menerima BOS SD L: 19.211 (51,05%) P: 18.420 (48,95%)
Akses:
Adanya kesamaan akses peserta didik jenjang SD/MI TA 2023/2024
L : 133.103 (51,60%)
P : 124.835 (48,40%)
Partisipasi:
Jumlah siswa yang menerima BOS SD
L: 19.211 (51,05%)
P: 18.420 (48,95%)
Dari data tersebut terdapat perbedaan yakni penerima BOS SD lebih banyak laki-laki daripada perempuan dengan selisih sebesar 2,1%
Kontrol:
Pejabat pengawas subkegiatan Pengelolaan Dana BOS Sekolah Dasar didominasi oleh perempuan. Pejabat pengampu kegiatan
Eselon II :
L : 1
P : 0
Eselon III :
L : 0
P : 1
Eselon IV :
L : 0
P : 1
Manfaat:
Peserta didik mendapatkan layanan pendidikan yang layak tanpa adanya pungutan biaya
|
Akses:
Adanya kesamaan akses peserta didik jenjang SD/MI TA 2023/2024 L : 133.103 (51,60%) P : 124.835 (48,40%)
Partisipasi:
Jumlah siswa yang menerima BOS SD L: 19.211 (51,05%) P: 18.420 (48,95%) Dari data tersebut terdapat perbedaan yakni penerima BOS SD lebih banyak laki-laki daripada perempuan dengan selisih sebesar 2,1%
Kontrol:
Pejabat pengawas subkegiatan Pengelolaan Dana BOS Sekolah Dasar didominasi oleh perempuan. Pejabat pengampu kegiatan Eselon II : L : 1 P : 0 Eselon III : L : 0 P : 1 Eselon IV : L : 0 P : 1
Manfaat:
Peserta didik mendapatkan layanan pendidikan yang layak tanpa adanya pungutan biaya |
1. Belum semua SDM memahami konsep Pengarusutamaan gender&Perencanaan Penganggaran responsif Gender 2. Kurangnya partisipasi perempuan dalam proses pengambilan keputusan terkait pengelolaan dan alokasi dana BOS di sekolah dapat menyebabkan ketidaksetaraan dalam penerimaan manfaat. | Norma dan budaya masyarakat yang membatasi peran perempuan ataumemberikan preferensi kepada laki-laki dapat menciptakan kesenjangan dalam akses perempuan terhadap bantuan BOS. | Mengembangkan dan mengimplemen tasikan kebijakan yang sensitif terhadap gender untuk memastikan penerimaan manfaat Dana BOS berdasarkan prinsip kesetaraan. | 1.Melaksanakan program pelatihan untuk guru dan staf sekolah tentang kesetaraan gender, kesadaran akan stereotip, dan cara mengatasi bias gender di dalam dan luar sekolah. 2. Mengisi dan melakukan pemutakhiran Dapodik sesuai dengan kondisi riil di Sekolah sampai dengan batas waktu yang ditentukan setiap tahunnya 3.Dinas Pendidikan melakukan koordinasi dengan satuan pendidikan terkait data siswa yang memperoleh intervensi BOS | 1.Rapat koordinasi Dinas Pendidikan dan KepalaSekolah SD Negeri dan Swasta terkait konsep Pengarusutamaan gender&Perencanaan Penganggaran responsif Gender 2.Pemerataan dan keadilan atas intervensi yang diberikan 3.Melakukan koordinasi dengansatuan pendidikan terkait pengelolaan Dana BOS |
Output:
1. Jumlah kepala sekolah yang mengikuti pengarahan: SDN: 284 orang SDS: 231 orang 2. Jumlah peserta didik jenjang SD/MI TA 2023/2024 : 257.938 siswa 3. Jumlah siswa yang menerima BOS SD : 37.631 siswa
Outcome:
1. Indikator Program: Ketepatan waktu pelayanan perizinan bidang pendidikan 100% 2. Indikator Kegiatan: Jumlah Sekolah Dasar yang Mengelola Dana BOS 587 satuan pendidikan 3. Indikator Subkegiatan: Jumlah siswa yang menerima BOS SD : 37.631 |