Gender Analysis Pathway
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Program Koordinasi dan Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan Daerah
Kegiatan:
Koordinasi Perencanaan Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Sub Kegiatan:
Koordinasi Pelaksanaan Sinergitas dan Harmonisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Sub Bidang Pembangunan Manusia
Tujuan Sub Kegiatan:
Melaksanakan Sinkronisasi Renstra/Renja dengan RKPD/RPJMD pada Sub Bidang Pembangunan Manusia
Data Umum:
Jumlah orang yang terlibat dalam Pelaksanaan Koordinasi, Sinergitas dan Harmonisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Sub Bidang Pembangunan Manusia Tahun 2024 di Pemerintah Kota Surabaya Tahun 2023 : L : 6 orang (55%) P : 5 orang (45%)
Adanya kesamaan akses untuk terlibat dalam Koordinasi, Sinergitas dan Harmonisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Sub Bidang Pembangunan Manusia Tahun 2024 di Bappedalitbang Surabaya : L : 69 orang (63%) P : 41 orang (37%)
Jumlah PD penerima informasi tentang pelaksanaan Penyusunan dan Penetapan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2024 di Pemerintah Kota Surabaya pada Sub Bidang Pembangunan Manusia: 5 PD, 63 Puskesmas, 4 UPT, 284 SDN dan 63 SMPN (100%)
Jumlah pegawai yang mendapatkan peningkatan kinerja pada sub kegiatan Koordinasi Pelaksanaan Sinergitas dan Harmonisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Sub Bidang Pembangunan Manusia L : 6 orang (55%) P : 5 orang (45%)
Tidak semua Perangkat Daerah mengikuti seluruh aktivitas proses perencanaan pada Proses Sinkronisasi Renja/Renstra dengan RKPD & RPJMD Kota Surabaya
Akses:
Akses dibuka bagi Perangkat Daerah untuk mendapatkan informasi tentang pelaksanaan Koordinasi, Sinergitas dan Harmonisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Sub Bidang Pembangunan Manusia Tahun 2024 di Pemerintah Kota Surabaya. Masih terdapatnya kesenjangan akses dimana laki-laki lebih banyak daripada perempuan. L : 69 orang (63%) P : 41 orang (37%)
Partisipasi:
Proporsi jumlah laki-laki dan perempuan yang mempunyai akses terlibat dalam Koordinasi, Sinergitas dan Harmonisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Tahun 2024 di Pemerintah Kota Surabaya. Masih belum setara dan partisipasi laki-laki masih mendapat porsi yang lebih banyak.
Kontrol:
Kehadiran perwakilan PD pada setiap tahapan penyusunan perencanaan dalam pelaksanaan sub kegiatan Koordinasi Pelaksanaan Sinergitas dan Harmonisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Sub Bidang Pembangunan Manusia, sesuai disposisi pimpinan masing-masing perangkat daerah. Pejabat pengampu kegiatan Eselon III P: 1 orang Ketua Tim Pembangunan Manusia P: 1 orang Staf L: 6 orang P: 3 orang
Manfaat:
Mengkoordinasikan kepada Perangkat daerah yang masih belum optimal dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah di Sub Bidang Pembangunan Manusia yang terdiri dari 5 PD, 63 Puskesmas, 4 UPT, 284 SDN dan 63 SMPN
1.Kurangnya pemahaman terkait isu gender bagi SDM Perencana yang ada pada sub bidang pembangunan manusia 2. Isu Gender belum menjadi bahan pertimbangan utama dalam pelaksanaan kegiatan koordinasi perencanaan sub bidang pembangunan manusia 3. Belum meratanya penerapan mekanisme dan Juknis terkait Penyusunan dan Penetapan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2023 di Pemerintah Kota Surabaya yang mengatur partisipasi dan manfaat yang bisa diambil secara adil antara laki-laki dan perempuan. 1. Persepsi bahwa laki-laki lebih memiliki hak akses lebih tinggi daripada perempuan 2. Tingginya dinamika pergantian personil penanggung jawab PUG di masing-masing perangkat daerah 3. Pada proses perencanaan penganggaran mulai dari Pra Musrenbang hingga Musrenbang, partisipasi masukan/usulan dari perempuan terlihat minim, dan disisi lain usulan dari pihak perempuan dan/atau anak terkadang dianggap kurang relevan daripada usulan dari pihak laki-laki, sehingga masukan atau usulan perempuan kurang terakomodir dalam perencanaan pembangunan manusia Meningkatkan Kualitas perencanaan pembangunan daerah khususnya perencanaan pada sub bidang pembangunan manusia yang berbasis Responsif Gender, dengan memastikan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah khususnya pada sub bidang pembangunan manusia yang mendorong peran serta laki-laki dan perempuan secara setara dalam pelaksanaan pembangunan Kota Surabaya melalui kegiatan sinkronisasi Renstra/Renja dengan RPJMD/RKPD Kota Surabaya. 1. Rapat terkait urusan sub bidang pembangunan manusia di lingkup pendidikan, kesehatan, pemberdayaan dan perlindungan perempuan dan anak, keluarga berencana serta sosial dengan akademisi dan praktisi perguruan tinggi serta organisasi kemasyarakatan 2. Rapat koordinasi dan sinkronisasi perencanaan dengan perangkat daerah terkait sub bidang pembangunan manusia yakni Dinas Kesehatan, RSUD, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan DP3APPKB 3. Melaksanakan peningkatan kinerja pegawai pada sub bidang pembangunan manusia dalam hal penguatan perencanaan yang responsif gender Pelaksanaan asistensi dan konsultasi tentang pendidikan, kesehatan dan sosial di sub bidang pembangunan manusia dengan akademisi perguruan tinggi seperti UNAIR, ITS, UNESA dan praktisi seperti pemerhati Perempuan dan anak, sosial dan pendidikan serta ikatan profesi kesehatan. Tahun 2023 kegiatan asistensi dan konsultasi terlaksana 100% Pelaksanaan sinkronisasi kegiatan Koordinasi Perencanaan Sub Bidang Pembangunan Manusia Tahun 2024 yang bisa mendorong partisipasi aktif antara laki-laki dan perempuan, pada perangkat daerah dalam koordinasi Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Total PD : 5 PD, 63 Puskesmas, 4 UPT, 284 SDN dan 63 SPMN Tahun 2023 kegiatan koordinasi dan sinkronisasi terlaksana 100% Jumlah pegawai yang mendapatkan peningkatan kinerja pada sub kegiatan Koordinasi Pelaksanaan Sinergitas dan Harmonisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Sub Bidang Pembangunan Manusia L : 6 orang (55%) P : 5 orang (45%)
Output:
1. Terlaksananya koordinasi, asistensi dan konsultasi dengan mengundang akademi/praktisi tentang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, pengendalian penduduk dan keluarga berencana serta sosial di sub bidang pembangunan manusia 2. Terlaksananya rapat koordinasi dan sinkronisasi perencanaan sub bidang pembangunan manusia bersama dengan 5 PD, 63 Puskesmas, 4 UPT, 284 SDN dan 63 SMPN di Pemerintah Kota Surabaya sesuai jadwal dan tahapan penyusunan dokumen perencanaan 3. Terlaksananya peningkatan kinerja pegawai pada sub bidang pembangunan manusia dalam hal penguatan perencanaan yang responsif gender
Outcome:
Indikator Program : Persentase capaian indikator program perangkat daerah mitra diatas 75% Indikator Kegiatan : Jumlah laporan hasil sinkronisasi Renstra/Renja dengan RKPD/RPJMD pada Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Indikator Sub Kegiatan : Jumlah laporan sinkronisasi Renstra/Renja dengan RKPD/RPJMD pada Sub Bidang Pembangunan Manusia