Gender Analysis Pathway
Dinas Pendidikan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
1.01.02 Program Pengelolaan Pendidikan
Kegiatan:
1.01.02.2.04 Pengelolaan Pendidikan Non Formal/Kesetaraan
Sub Kegiatan:
1.01.02.2.04.0016 Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen Sekolah Nonformal/Kesetaraan
Tujuan Sub Kegiatan:
Memberikan pemahaman dan pengetahuan dalam rangka meningkatkan peran pengelola LKP dan PKBM sebagai fasilitator peningkatan mutu, baik dari segi pengelolaan operasional kelembagaan maupun dari segi pembelajaran
Data Umum:
1. Jumlah siswa PKBM: L : 1.776 (63,32%) P : 1.029 (36,68%) 2. Jumlah Ketua PKBM yang mendapatkan Sosialisasi Akreditasi PKBM di tahun 2024: L : 21 (43,24%) P : 37 (56,67%)
Akses: Adanya kesamaan akses bagi jumlah Ketua PKBM yang mendapatkan Sosialisasi Akreditasi PKBM di tahun 2024: L : 21 (43,24%) P : 37 (56,67%)
Partisipasi: Jumlah Ketua PKBM yang mendapatkan Sosialisasi Akreditasi PKBM di tahun 2024: L : 21 (43,24%) P : 37 (56,67%) Dari data tersebut, terdapat perbedaan, yakni lebih banyak perempuan daripada laki-laki.
Kontrol : Pejabat pengawas subkegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen PAUD didominasi oleh laki-laki. Pejabat pengampu kegiatan: Eselon II : L : 1 P : 0 Eselon III : L : 1 P : 0 Eselon IV : L : 1 P : 0
Manfaat: Dengan sosialisasi terkait Akreditasi Satuan Pendidikan PKBM dan LKP, diharapkan dapat meningkatkan mutu/kualitasnya. Jumlah PAUD yang dilaksanakan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen adalah 153 satuan pendidikan.
Akses:
danya kesamaan akses bagi jumlah Ketua PKBM yang mendapatkan Sosialisasi Akreditasi PKBM di tahun 2024: L : 21 (43,24%) P : 37 (56,67%)
Partisipasi:
Jumlah Ketua PKBM yang mendapatkan Sosialisasi Akreditasi PKBM di tahun 2024: L : 21 (43,24%) P : 37 (56,67%) Dari data tersebut, terdapat perbedaan, yakni lebih banyak perempuan daripada laki-laki.
Kontrol:
Pejabat pengawas subkegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen PAUD didominasi oleh laki-laki. Pejabat pengampu kegiatan: Eselon II : L : 1 P : 0 Eselon III : L : 1 P : 0 Eselon IV : L : 1 P : 0
Manfaat:
Dengan sosialisasi terkait Akreditasi Satuan Pendidikan PKBM dan LKP, diharapkan dapat meningkatkan mutu/kualitasnya. Jumlah PAUD yang dilaksanakan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen adalah 153 satuan pendidikan.
1. Belum semua SDM memahami konsep pengarusutamaan gender dan perencanaan penganggaran responsif gender. 2. Peran perempuan dalam pengembangan anak-anak sering diakui dan dihargai dalam konteks pendidikan nonformal/kesetaraan, dan ini dapat menjadi faktor yang mendukung peningkatan partisipasi perempuan dalam kepemimpinan nonformal/kesetaraan. Budaya atau stereotip gender tertentu yang mengaitkan perempuan dengan kemampuan mengasuh dan mengajar anak-anak, membuat mereka lebih banyak muncul dalam peran kepemimpinan di pendidikan nonformal/kesetaraan. Menyediakan pelatihan dan pengembangan kepemimpinan yang memadai untuk semua individu, tanpa memandang jenis kelamin, untuk memastikan bahwa setiap orang yang memiliki kemampuan kepemimpinan dapat mengambil peran penting 1. Memberikan pendampingan pada staf perwakilan bidang untuk mempelajari konsep pengarusutamaan gender dan perencanaan penganggaran responsif gender. 2. Menyediakan pelatihan dan pengembangan bagi semua individu, baik laki-laki maupun perempuan, untuk memastikan bahwa semua karyawan memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang dalam karier mereka. 3. Melakukan kegiatan penyuluhan dan peningkatan kesadaran untuk mengatasi stereotip gender dan menciptakan lingkungan yang mendukung kesetaraan. 1. Rapat koordinasi internal Dinas Pendidikan terkait konsep pengarusutamaan gender dan perencanaan penganggaran responsif gender. 2. Sosialisasi terkait pengembangan bagi semua individu, baik laki-laki maupun perempuan, untuk memastikan bahwa semua karyawan memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang dalam karier mereka. 3. Melakukan kegiatan penyuluhan kepada ketua satuan pendidikan nonformal/kesetaraan.
Output:
1. Jumlah Pegawai yang mengikuti pengarahan terkait konsep pengarusutamaan gender dan perencanaan penganggaran responsif gender: L : 5 orang (50%) P : 5 orang (50%) 2. Jumlah kepala satuan pendidikan nonformal/kesetaraan yang mengikuti sosialisasi terkait pengembangan individu untuk memastikan semua memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dalam karier. 3. Jumlah kepala satuan pendidikan nonformal/kesetaraan yang mengikuti penyuluhan mengatasi stereotip gender.
Outcome:
1. Indikator Program: Persentase Pendidikan Nonformal/Kesetaraan yang sesuai dengan standar nasional pendidikan: 89,21%. 2. Indikator Kegiatan: Jumlah Sekolah Nonformal/Kesetaraan yang dilaksanakan pembinaan kelembagaan dan manajemen: 153 satuan pendidikan. 3. Indikator Subkegiatan: Jumlah Ketua PKBM yang mendapatkan sosialisasi akreditasi PKBM di tahun 2024: L : 21 (43,24%) P : 37 (56,67%)