Gender Analysis Pathway
Dinas Pendidikan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
1.01.02 Program Pengelolaan Pendidikan
Kegiatan:
1.01.02.2.04 Pengelolaan Pendidikan Non Formal/Kesetaraan
Sub Kegiatan:
1.01.02.2.04.0015 Pengembangan Karir Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Satuan Pendidikan Nonformal/Kesetaraan
Tujuan Sub Kegiatan:
Maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan Nonformal/Kesetaraan lingkungan Dinas Pendidikan Kota Surabaya
Data Umum:
1. Jumlah siswa PKBM dan LKP: L: 8.587 (51,95%) P: 7.943 (48,05%) 2. Jumlah tutor PKBM dan LKP: L: 753 (35,49%) P: 2.122 (64,51%)
Akses: Adanya kesamaan akses bagi tutor PKBM dan LKP: L: 753 (35,49%) P: 2.122 (64,51%)
Partisipasi: Jumlah tutor PKBM dan LKP: L: 753 (35,49%) P: 2.122 (64,51%) Dari data tersebut terdapat perbedaan, yakni jumlah tutor PKBM dan LKP lebih banyak perempuan daripada laki-laki.
Kontrol: Pengembangan Karir Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Satuan Pendidikan Nonformal/Kesetaraan didominasi oleh laki-laki. Pejabat pengampu kegiatan: Eselon II: L: 1 P: 0 Eselon III: L: 0 P: 1 Eselon IV: L: 1 P: 0
Manfaat: Pengembangan Karir Tenaga Pendidik Nonformal/Kesetaraan untuk meningkatkan pendidikan nonformal merupakan salah satu upaya untuk menghentikan roda kemiskinan yang dijamin oleh undang-undang.
Akses:
Adanya kesamaan akses bagi tutor PKBM dan LKP: L: 753 (35,49%) P: 2.122 (64,51%)
Partisipasi:
Jumlah tutor PKBM dan LKP: L: 753 (35,49%) P: 2.122 (64,51%) Dari data tersebut terdapat perbedaan, yakni jumlah tutor PKBM dan LKP lebih banyak perempuan daripada laki-laki.
Kontrol:
Pengembangan Karir Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Satuan Pendidikan Nonformal/Kesetaraan didominasi oleh laki-laki. Pejabat pengampu kegiatan: Eselon II: L: 1 P: 0 Eselon III: L: 0 P: 1 Eselon IV: L: 1 P: 0
Manfaat:
Pengembangan Karir Tenaga Pendidik Nonformal/Kesetaraan untuk meningkatkan pendidikan nonformal merupakan salah satu upaya untuk menghentikan roda kemiskinan yang dijamin oleh undang-undang.
1. Belum semua SDM memahami konsep Pengarusutamaan gender & Perencanaan Penganggaran responsif Gender. 2. Terjadinya diskriminasi atau bias gender di dalam lingkungan sekolah dapat memengaruhi pengalaman dan partisipasi peserta didik dalam pengembangan karir dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan nonformal/kesetaraan. Kendala di lapangan adalah kurangnya dukungan peran positif untuk setiap gender, yang dapat menjadi penghambat keikutsertaan dalam kegiatan pengembangan karir pendidik dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan nonformal/kesetaraan. Menghilangkan stereotip gender dan memastikan bahwa semua pendidik dan tenaga kependidikan memiliki kesempatan untuk mengembangkan karir. 1. Melaksanakan program pelatihan untuk guru dan staf sekolah tentang kesetaraan gender, kesadaran akan stereotip, dan cara mengatasi bias gender di sekolah. 2. Mengidentifikasi dan memberikan peluang pengembangan kepemimpinan bagi perempuan di bidang pendidikan. 3. Menyediakan bimbingan karir yang responsif terhadap aspirasi individu tanpa memandang jenis kelamin. 1. Rapat koordinasi internal Dinas Pendidikan terkait konsep Pengarusutamaan gender & Perencanaan Penganggaran responsif Gender.
Output:
1. Jumlah Pegawai yang Mengikuti Pengarahan Terkait Konsep Pengarusutamaan Gender & Perencanaan Penganggaran Responsif Gender: L: 73 orang (65,17%) P: 39 orang (34,82%) 2. Jumlah Siswa PKBM dan LKP: L: 8.587 (51,95%) P: 7.943 (48,05%) 3. Jumlah Tutor PKBM dan LKP: L: 753 (35,49%) P: 2.122 (64,51%)
Outcome:
1. Indikator Program: Persentase guru yang mendapat pengembangan karir: 38% 2. Indikator Kegiatan: Jumlah Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Mendapatkan Fasilitasi Kenaikan Pangkat/Golongan, Pemberian Promosi, Peningkatan Kompetensi dan Kualifikasi: 250 orang 3. Indikator Subkegiatan: Jumlah Tutor PKBM dan LKP: L: 753 (35,49%) P: 2.122 (64,51%)