Gender Analysis Pathway
Dinas Pendidikan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
1.01.02 Program Pengelolaan Pendidikan
Kegiatan:
1.01.02.2.03 Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Sub Kegiatan:
1.01.02.2.03.0011 Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Tujuan Sub Kegiatan:
Memberikan intervensi kepada peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk peserta didik PPT sebanyak 23.805 peserta didik.
Data Umum:
1. Jumlah peserta didik jenjang PAUD Tahun Ajaran 2023/2024: L: 79.138 (51,15%) P: 75.578 (48,85%) 2.Peserta Didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang Menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di tahun 2024: L: 11.928 (50,11%) P: 11.877 (49,89%)
Akses: Adanya kesamaan akses bagi peserta didik PAUD yang menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di tahun 2023: L: 11.928 (50,11%) P: 11.877 (49,89%)
Partisipasi: Jumlah peserta didik yang mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di tahun 2024: L: 11.928 (50,11%) P: 11.877 (49,89%) Dari data tersebut terdapat perbedaan penerima makanan tambahan antara peserta didik laki-laki dengan perempuan sebesar 0,22%.
Kontrol: Pejabat pengawas subkegiatan Penyediaan Biaya Personil Peserta Didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) didominasi oleh laki-laki. Pejabat pengampu kegiatan: Eselon II: L: 1 P: 0 Eselon III: L: 1 P: 0 Ketua Tim Kerja: L: 1 P: 0
Manfaat: Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi peserta didik dapat membantu meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka mengikuti layanan pendidikan yang bermutu. Jumlah peserta didik yang mendapatkan seragam gratis di tahun 2024: L: 11.928 (50,11%) P: 11.877 (49,89%)
Akses:
Adanya kesamaan akses bagi peserta didik PAUD yang menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di tahun 2023: L: 11.928 (50,11%) P: 11.877 (49,89%)
Partisipasi:
Jumlah peserta didik yang mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di tahun 2024: L: 11.928 (50,11%) P: 11.877 (49,89%) Dari data tersebut terdapat perbedaan penerima makanan tambahan antara peserta didik laki-laki dengan perempuan sebesar 0,22%.
Kontrol:
Pejabat pengawas subkegiatan Penyediaan Biaya Personil Peserta Didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) didominasi oleh laki-laki. Pejabat pengampu kegiatan: Eselon II: L: 1 P: 0 Eselon III: L: 1 P: 0 Ketua Tim Kerja: L: 1 P: 0
Manfaat:
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi peserta didik dapat membantu meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka mengikuti layanan pendidikan yang bermutu. Jumlah peserta didik yang mendapatkan seragam gratis di tahun 2024: L: 11.928 (50,11%) P: 11.877 (49,89%)
1. Belum semua SDM memahami konsep Pengarusutamaan Gender & Perencanaan Penganggaran Responsif Gender. 2. Adanya stereotip gender dalam pemilihan jenis makanan atau dalam pengaturan makan Kendala di lapangan adalah kurangnya keterlibatan aktif orang tua dalam pemantauan dan dukungan gizi anak, tanpa memandang jenis kelamin Memberikan intervensi kepada Peserta Didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang menerima pemberian makanan tambahan kepada 23.805 peserta didik. Kegiatan pemberian tambahan makanan merupakan salah satu bentuk untuk membantu meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka mengikuti layanan pendidikan yang bermutu 1. Memberikan pendampingan pada staf perwakilan bidang untuk mempelajari konsep Pengarusutamaan Gender & Perencanaan Penganggaran Responsif Gender. 2.Memberikan sosialisasi terkait dengan menghindari stereotip gender dalam pemilihan jenis makanan atau dalam pengaturan makan. 3.Dinas Pendidikan memberikan sosialisasi kepada orang tua terkait pentingnya keterlibatan aktif orang tua dalam pemantauan dan dukungan gizi anak 1. Rapat koordinasi internal Dinas Pendidikan terkait konsep Pengarusutamaan Gender & Perencanaan Penganggaran Responsif Gender. 2. Sosialisasi tentang menghindari stereotip gender dalam pemilihan jenis makanan kepada Satuan Pendidikan PAUD. 3.Memberikan sosialisasi kepada orang tua terkait pentingnya keterlibatan aktif orang tua dalam pemantauan dan dukungan gizi anak
Output:
1. Jumlah Pegawai yang mengikuti pengarahan terkait konsep Pengarusutamaan Gender & Perencanaan Penganggaran Responsif Gender: L: 5 orang (50%) P: 5 orang (50%) 2. Jumlah Satuan Pendidikan yang mengikuti sosialisasi terkait dengan menghindari stereotip gender dalam pemilihan jenis makanan atau pengaturan makan sebanyak 2.527 lembaga PAUD. 3. Jumlah orang tua peserta didik PAUD yang mengikuti sosialisasi terkait pentingnya keterlibatan aktif orang tua dalam pemantauan dan dukungan gizi anak sebanyak 23.805 orang
Outcome:
1. Indikator Program: Persentase lembaga PAUD berkualitas: 84,58% 2. Indikator Kegiatan: 1 Laporan penilaian kinerja yang disusun. 3. Indikator Subkegiatan: Jumlah Peserta Didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk Peserta Didik PPT sebanyak 23.805 peserta didik