Gender Analysis Pathway
Dinas Pendidikan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
1.01.02 Program Pengelolaan Pendidikan
Kegiatan:
1.01.02.2.04 Pengelolaan Pendidikan Nonformal/Kesetaraan
Sub Kegiatan:
1.01.02.2.04.0010 Penyediaan Biaya Personil Peserta Didik Nonformal/Kesetaraan
Tujuan Sub Kegiatan:
Terwujudnya peserta didik yang menerima beasiswa dan memahami serta menghafal kitab suci.
Data Umum:
Jumlah peserta didik yang menerima beasiswa penghafal kitab suci: Laki-laki: 578 (43,17%) Perempuan: 761 (56,83%)
Akses Adanya kesamaan akses untuk mendapatkan beasiswa penghafal kitab suci: Laki-laki: 578 (43,17%) Perempuan: 761 (56,83%)
Partisipasi Jumlah peserta didik yang menerima beasiswa penghafal kitab suci: Laki-laki: 578 (43,17%) Perempuan: 761 (56,83%)
Kontrol Pejabat pengampu kegiatan: Eselon II Laki-laki: 1 Perempuan: 0 Eselon III Laki-laki: 1 Perempuan: 0 Eselon IV Laki-laki: 1 Perempuan: 0
Manfaat Jumlah peserta didik yang mendapatkan beasiswa penghafal kitab suci: Laki-laki: 578 (43,17%) Perempuan: 761 (56,83%)
Akses:
Adanya kesamaan akses untuk mendapatkan beasiswa penghafal kitab suci: Laki-laki: 578 (43,17%) Perempuan: 761 (56,83%)
Partisipasi:
Jumlah peserta didik perempuan yang menerima beasiswa penghafal kitab suci lebih besar dibandingkan jumlah peserta didik laki-laki.
Kontrol:
Pejabat pengawas subkegiatan Penyediaan Biaya Personil Peserta Didik Nonformal/Kesetaraan didominasi oleh laki-laki.
Manfaat:
Peserta didik menerima beasiswa penghafal kitab suci.
1. Masih adanya SDM di PD terkait yang belum memahami konsep gender. 2. Belum terciptanya budaya organisasi yang ramah terhadap salah satu gender. Mayoritas peserta didik penerima beasiswa penghafal kitab suci adalah perempuan, karena dianggap lebih mampu berpartisipasi dalam kegiatan. Terwujudnya peserta didik yang memahami dan menghafal kitab suci. Pemberian beasiswa penghafal kitab suci dilakukan dalam rangka meningkatkan pemahaman peserta didik dalam bidang keagamaan. Data jumlah peserta didik yang menerima beasiswa penghafal kitab suci: Laki-laki: 578 (43,17%) Perempuan: 761 (56,83%)
Output:
Jumlah peserta didik nonformal/kesetaraan yang menerima biaya personil peserta didik: 35 peserta didik.
Outcome:
Persentase pendidikan nonformal/kesetaraan yang sesuai standar nasional pendidikan: 89,21%.