Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
Program Koordinasi Ketentraman dan Ketertiban Umum
Kegiatan:
Koordinasi Upaya Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum
Sub Kegiatan:
Sinergitas Dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, TNI dan Instansi Vertikal di Wilayah Kecamatan
Tujuan Sub Kegiatan:
Meningkatkan frekuensi pengawasan, pengendalian serta evaluasi kegiatan polisi pamong praja agar terciptanya rasa aman, tentram, tetib dan kondusif di masyarakat |
Data Umum:
Jumlah aparat kegiatan pengawasan, pengendalian serta evaluasi kegiatan polisi pamong praja L : 15 P : 1
Jumlah aparat yg mendapatkan informasi terkait kegiatan pengawasan, pengendalian serta evaluasi kegiatan polisi pamong praja: L : 15 P : 1
Jumlah aparat yg melakukan kegiatan pengawasan, pengendalian serta evaluasi kegiatan polisi pamong praja L : 18 P : 15
umlah pejabat pengampuh kegiatan pengawasan, pengendalian serta evaluasi kegiatan polisi pamong praja L : 18 P : 15
Jumlah masyarakat yang mendapatkan manfaat terkait pengawasan, pengendalian serta evaluasi kegiatan polisi pamong praja L : P :
|
Akses:
Adanya kesamaan kesempatan dalam mendapatkan in formasi terkait kegiatan pengawasan, pengendalian serta evaluasi kegiatan polisi pamong praja Namun jumlah laki-laki yang mendapatkan informasi lebih banyak dari perempuan. Dengan perbandingan L : 20 persen dan P : 80 persen
Partisipasi:
Proporsi aparat yg melakukan kegiatan pengawasan, pengendalian serta evaluasi kegiatan polisi pamong praja didominasi oleh kali-laki dengan perbandingan L :99 persen P : 1 persen
Kontrol:
Proporsi pejabat yang melakukan pengawasan terhadap kegiatan ini didominasi laki-laki.
Manfaat:
Tercapainya peningkatan frekuensi kegiatan pengawasan, pengendalian serta evaluasi kegiatan polisi pamong praja |
Kompleksitas masalah yg ada serta keterbatasan peronil polisi pamong praja | Adanya pemahaman di masyarakat bahwa yg memiliki tanggung jawab terkait pengawasan, pengendalian serta evaluasi kegiatan polisi pamong praja adalah laki-laki | Meningkatkan frekuensi pengawasan, pengendalian serta evaluasi kegiatan polisi pamong praja agar terciptanya rasa aman, tentram, tetib dan kondusif di masyarakat | ● Monitoring ketertiban dan keamanan pada wilayah kecamatan ● Melakukan pengawasan dan pencegahan akan pelanggaran ketertiban di wilayah kecamatan ● Melakukan evaluasi terkait sistem keamanan yg ada di wilayah kecamatan | ● Jumlah aparat yg mendapatkan informasi terkait pengawasan, pengendalian serta evaluasi kegiatan polisi pamong praja: L : P : Jumlah aparat yg melakukan pengawasan, pengendalian serta evaluasi kegiatan polisi pamong praja: L : P : |
Output:
Meningkatkan akses informasi untuk aparat pengawasan, pengendalian serta evaluasi kegiatan polisi pamong praja di wilayah kecamatan
Outcome:
Semakin meningkatkan ercapainya rasa aman, tentram, tertib, dan kondusif di masyarakat |