Gender Analysis Pathway
Kecamatan Sukomanunggal

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN UMUM
Kegiatan:
Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Umum sesuai Penugasan Kepala Daerah
Sub Kegiatan:
Penanganan Konflik Sosial sesuai Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan
Tujuan Sub Kegiatan:
Meningkatkan kualitas jumlah laporan konflik yang ditangani sesuai dengan peraturan perundang-undangan
Data Umum:
Jumlah aparat penertiban kecamatan L: 27 P: 4 Lebih banyak laki-laki dibanding perempuan
Jumlah aparat penertiban kecamatan
Laki-laki berjumlah 27 orang
Perempuan berjumlah 4 orang
Jumlah laki-laki lebih banyak dibanding perempuan
Akses:
Warga memiliki kesempatan akses yang sama dalam melaporkan permasalahan atau konflik ke kecamatan dan dapat melalui 3 pilar
Partisipasi:
Warga yang memiliki keluhan melapo pada RT, RW, babinsa, bhabinkamtibmas, atau kecamatan
Kontrol:
Jumlah pejabat pemangku kegiatan pengawasan pengendalian dan evaluasi kegiatan seksi ketentraman dan ketertiban umum, L: 27 P: 4
Manfaat:
Meminimalisir terjadinya konflik antara warga di lingkungan sekitar khususnya di wilayah Kecamatan Sukomanunggal
Masih adanya SDM di kecamatan yang belum memahami konsep pengarusutamaan gender 1. Budaya yang melekat bahwa laki-laki yang memiliki tanggung jawab terkait pengawasan dan pengendalian 2. Tidak patuhnya warga terhadap aturan yang berlaku Terciptanya ketentraman dan ketertiban umum masyarakat di wilayah Kecamatan Sukomanunggal 1. Peningkatan peran tiga pilar (polsek, koramil, dan kecamatan) 2. Pemantauan ketentraman dan ketertiban di wilayah Kecamatan Sukomanunggal 3. Koordinasi, sosialisasi, dan komunikasi yang erat dengan RT dan RW di wilayah Kecamatan Sukomanunggal 4. Sosialisasi dan pembinaan masyarakat dalam penanggulangan konflik Merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun
Output:
Persentase penanganan potensi konflik tidak menjadi konflik di kecamatan
Outcome:
Penurunan atau tidak adanya konflik di wilayah Kecamatan Sukomanunggal