Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
Program Pengelolaan Arsip
Kegiatan:
Pengawasan Karsipan Internal
Sub Kegiatan:
Pengawasan Arsip Dinamis Kewenangan Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2024
Tujuan Sub Kegiatan:
Untuk menjamin terciptanya arsip, ketersediaan arsip yang autentik dan terpercaya, terwujudnya pengelolaan arsip yang andal, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. |
Data Umum:
Jumlah orang yang terlibat dalam kegiatan Pengawasan Kearsipan Internal : Laki-laki : 26 Perempuan : 40 Rasio Perbandingan : laki-laki : 39,39 persen dan wanita : 60,61 persen
Akses : Kesamaan akses bagi pengelola arsip pada Perangkat Daerah (PD) di wilayah Kota Surabaya untuk mendapatkan informasi tentang Pengawasan Kearsipan Internal :
Laki-laki : 24 orang dan Perempuan : 32 orang
Partisipasi : Jumlah pengelola arsip pada PD di wilayah Kota Surabaya yang terlibat dalam kegiatan Pengwasan Kearsipan Internal :
L : 26 orang (39,39 persen) P : 40 orang (60,61 persen)
Kontrol : Pejabat pengampu kegiatan :
a. Eselon II (P : 1 orang)
b. Eselon III (L : 1 orang P : 3 orang)
c. Ketua Tim Kerja (L : 3 orang P : 4 orang)
d. Staff (L : 12 orang P : 13 orang)
Manfaat : Adanya kesamaan peluang laki-laki dan perempuan untuk mendapat wawasan tentang pemeliharaan arsip melalui kegiatan Pengawasan Kearsipan Internal, dan penerima responsif gender
|
Akses:
Adanya kesamaan akses informasi tentang kegiatan Pengawasan Kearsipan Internal
Partisipasi:
Proporsi jumlah laki-laki dan perempuan yang mempunyai akses terlibat dalam kegiatan Pengawasan Kearsipan Internal masih belum setara, akan tetapi partisipasi perempuan mendapat porsi yang lebih banyak dalam hal ini
Kontrol:
Proporsi pejabat pengampu kegiatan Pengawasan Kearsipan Internal didominasi oleh perempuan.
Manfaat:
Adanya kesamaan peluang laki-laki dan perempuan untuk mendapat wawasan tentang pemeliharaan arsip melalui kegiatan Pengawasan Kearsipan Internal, dan penerima responsif gender |
SDM : Sudah memadai Produk Hukum : Sudah ada Anggaran : Sudah mencukupi Sistem : Sudah mencukupi Sarana Prasarana : Ada beberapa yang masih harus dipenuhi | 1. Kurangnya pemahaman terkait isu gender 2. Isu Gender menjadi bahan petimbangan dalam pelakasanaan kegiatan Pengawasan Kearsipan Internal 3. Pemahaman bahwa laki-laki memiliki hak akses lebih tinggi daripada perempuan 4. Tingginya dinamika perpindahan pergantian personil penanggungjawab PUG di masing-masing perangkat daerah | Tujuan Program : Menilai pemahaman pengelola arsip dalam melaksanakan pemeliharaan arsip baik laki-laki maupun perempuan melalui kegiatan Tujuan Kegiatan : Untuk menjamin terciptanya arsip, ketersediaan arsip yang autentik dan terpercaya, terwujudnya pengelolaan arsip yang andal, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik pada PD di wilayah Kota Surabaya baik laki-laki maupun perempuan | Penilaian Tata Kelola Kearsipan pada Perangkat Daerah melalui pengelola arsip dalam melaksanakan pemeliharaan arsip dalam kegiatan Pengawasan Kearsipan Internal | Meningkatnya akses pemahaman pengelola arsip dalam melaksanakan pemeliharan arsip baik laki-laki maupun perempuan yaitu : Pengelola arsip pada PD yang mengikuti kegiatan Pengawasan Kearsipan Internal tahun 2023 : - Laki-laki berjumlah 26 orang, tahun 2024 menjadi 400 orang - - Perempuan berjumlah 40 orang tahun 2024 menjadi 60 orang |
Output:
Meningkatnya pemahaman pengelola arsip dalam melaksanakan pemeliharan arsip baik laki-laki maupun perempuan yaitu : Pengelola arsip pada PD yang mengikuti kegiatan Pengawasan Kearsipan Internal tahun 2023 : - Laki-laki berjumlah 26 orang, tahun 2024 menjadi 40 orang - Perempuan berjumlah 40 orang tahun 2024 menjadi 60 orang
Outcome:
Tingkat kepatuhan tertib arsip pada PD di Kota Surabaya |