Gender Analysis Pathway
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Program Pengelolaan Arsip
Kegiatan:
Pengelolaan Simpul Jaringan Informasi Kearsipan Nasional Tingkat Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan Kapasitas Unit Kearsipan dan Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten/Kota
Tujuan Sub Kegiatan:
Meningkatnya akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah daerah melalui akuntabilitas pengelolaan kearsipan
Data Umum:
Jumlah orang yang terlibat dalam kegiatan Desk Aplikasi SRIKANDI Laki-laki : 30 Perempuan : 40 Rasio perbandingan : laki-laki : 42,86 % wanita: 57,14 %
Kesamaan akses bagi pengelola arsip pada Perangkat Daerah (PD) di wilayah Kota Surabaya untuk mendapatkan informasi tentang Desk Aplikasi SRIKANDI Laki-laki : 24 orang dan Perempuan :32 orang
Jumlah pengelola arsip pada PD di wilayah Kota Surabaya yang terlibat dalam kegiatan Desk Aplikasi SRIKANDI L : 24 orang (42,86 %) P : 32 orang (57,14 %)
Pejabat pengampu kegiatan a. Eselon P: 1 orang b.Eselon III L : 1 orang P : 3 orang c.Ketua Tim Kerja L: 3orang P: 4orang d.Staf L: 12orang P: 13 orang
Adanya kesamaan peluang laki-laki dan perempuan untuk mendapatkan pengetahuan dan melakukan pengelolaan arsip dengan prinsip, kaidah dan standar kearsipan
Akses:
Adanya kesamaan akses informasi tentang kegiatan Desk Aplikasi SRIKANDI
Partisipasi:
Proporsi jumlah laki- laki dan perempuan yang mempunyai akses terlibat dalam kegiatan Desk Aplikasi SRIKANDI masih belum setara, akan tetapi partisipasi perempuan mendapat porsi yang lebih banyak dalam hal ini
Kontrol:
Proporsi pejabat pengampu kegiatan Desk Aplikasi SRIKANDI didominasi oleh perempuan.
Manfaat:
Adanya kesamaan peluang laki-laki dan perempuan untuk mendapatkan pengetahuan dan melakukan pengelolaan arsip dengan prinsip, kaidah dan standar kearsipan
SDM : Sudah memadai Produk hukum : Sudah ada Anggaran : Sudah mencukupi Sistem : Kendala pada jaringan Sarana/ Prasarana : Ada beberapa yang masih harus dipenuhi 1. Kurangnya pemahaman terkait isu gender 2. Isu Gender menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan Desk Aplikasi SRIKANDI 3. Pemahaman bahwa laki-laki lebih memiliki hak akses lebih tinggi daripada perempuan 4. Tingginya dinamika perpindahan pergantian personil penanggung jawab PUG di masing- masing perangkat daerah Meningkatnya akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah daerah melalui akuntabilitas pengelolaan kearsipan dengan Pemberdayaan Kapasitas Unit Kearsipan dan Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten/Kota Peningkatan pemahaman pengelola arsip PD dalam menggunakan aplikasi SRIKANDI melalui kegiatan Desk Aplikasi SRIKANDI. Sudah dilaksanakan Peningkatan pemahaman pengelola arsip PD dalam menggunakan aplikasi SRIKANDI melalui kegiatan Desk Aplikasi SRIKANDI
Output:
Kegiatan sudah dilaksanakan pada tahun 2023 dengan jumlah 70 Laporan
Outcome:
Persentase Instansi yang mendapatkan pendampingan sistem kearsipan Pada tahun 2023 sebanyak 64,14 % Pada tahun 2024 sebanyak 76,21 %