Gender Analysis Pathway
Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
PROGRAM PENANGGULANGAN BENCANA
Kegiatan:
Pelayanan Pencegahan dan Kesiapsiagaan terhadap Bencana
Sub Kegiatan:
Penyediaan Peralatan Perlindungan dan Kesiapsiagaan Terhadap Bencana kabupaten/kota
Tujuan Sub Kegiatan:
Menyediakan Peralatan Penyelamatan Diri bagi Individu Warga Negara, Keluarga, maupun Petugas sesuai dengan jenis ancaman bencana di kawasan tempat tinggalnya
Data Umum:
Jumlah Masyarakat Kota Surabaya sebanyak 2.987.863 jiwa dengan rincian : L = 1.479.715 jiwa (49,52%) P = 1.508.148 jiwa (50,48%)
Jumlah Petugas Satgas Kebencanaan BPBD Kota Surabaya adalah 317 orang dengan rincian 284 orang laki-laki (83,59%) dan 33 orang perempuan (10,41%)
Penerima manfaat Sub Kegiatan Penyediaan Peralatan Perlindungan dan Kesiapsiagaan Terhadap Bencana kabupaten/kota adalah korban bencana / kejadian kedaruratan yang direspon oleh anggota Satgas Kebencanaan BPBD
Obyek Sub Kegiatan Penyediaan Peralatan Perlindungan dan Kesiapsiagaan Terhadap Bencana kabupaten/kota adalah bahan P3K, alat pelindung diri, tandu basket, kantong mayat, dan jas hujan.
Sub Kegiatan Penyediaan Peralatan Perlindungan dan Kesiapsiagaan Terhadap Bencana kabupaten/kota dikelola oleh staf bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan yang terdiri dari 15 orang laki-laki dan 7 orang perempuan
Akses:
Adanya kesamaan peluang untuk mendapatkan akses informasi terkait Penyediaan Peralatan Perlindungan dan Kesiapsiagaan Terhadap Bencana kabupaten/kota
Partisipasi:
Secara jumlah laki-laki yang menerima manfaat kegiatan Penguatan Kapasitas Kawasan lebih tinggi daripada perempuan
Kontrol:
Pejabat pengampu sub kegiatan didominasi laki-laki
Manfaat:
Kegiatan untuk menunjang tugas pokok dan fungsi BPBD dalam hal penanggulangan bencana berupa pengadaan peralatan SAR
- Masih adanya SDM di internal PD yang belum memahami konsep gender - Belum terciptanya budaya organisasi yang responsif gender mitigasi bencana - Persepsi pembagian kerja yang bersifat dikotomis antara sektor publik (laki-laki) dan domestik (perempuan) yang pada akhirnya membuat perempuan mengalami hambatan mengakses pengetahuan atau fasilitas yang berada di ranah publik - Masih adanya masyarakat yang menjunjung nilai-nilai budaya patriarki - Dorongan/insting perempuan sebagai seorang ibu untuk melindungi keluarganya saat terjadi bencana Tersedianya peralatan SAR untuk menunjang tugas pokok dan fungsi BPBD dalam hal penanggulangan bencana Melakukan Pengadaan peralatan SAR untuk menunjang tugas pokok dan fungsi BPBD dalam hal penanggulangan bencana - Peralatan Penyelamatan Diri yang telah disediakan pada tahun 2024 terdiri dari 5 komponen berupa Bahan P3K, Alat Pelindung Diri, Tandu Basket, Kantong Mayat, dan Jas Hujan. Peralatan tersebut digunakan untuk penanganan kejadian kedaruratan oleh petugas. Adapun penerima manfaat kegiatan ini pada Januari – Juli 2024 adalah sebanyak 10.040 orang dengan rincian 5.931 orang laki-laki (59,07%) dan 4.109 orang perempuan (40,93%)
Output:
Tersedianya peralatan perlindungan dan penyelamatan diri yang terdiri dari 5 komponen
Outcome:
1. Tercapainya Indeks Penanggulangan Bencana sebesar 86,40% 2. Meningkatnya kapasitas pencegahan dan kesiapsiagaan bencana di Kota Surabaya 3. Terpenuhinya kebutuhan akan peralatan perlindungan, penyelamatan diri dan kesiapsiagaan terhadap bencana baik bagi petugas maupun warga masyarakat