Gender Analysis Pathway
Kecamatan Simokerto

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Program Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Simolawang
Kegiatan:
Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Simolawang
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Simolawang
Tujuan Sub Kegiatan:
Mewujudkan Kegiatan Kehidupan Masyarakat yang Hidup Sehat dan Sejahteraa
Data Umum:
Jumlah Penduduk Kelurahan Simolawang L : 11. 186 Orang P : 10. 964 Orang
Jumlah KK Kelurahan Simolawang : 7.568 KK L : 11. 186 Orang P : 10. 964 Orang
Ketersedian Balai RW Tahun 2024 dengan rincian : Ada : 6 RW Tidak Ada : 1 RW Ada 1 Bali RW Milik UPTD Rusun (Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan)
Kondi Balai RW Tahun 2024 : 7 Balai Kondisi sudah baik RW 4 belum Mempunyai Balai RW Jumblah Ketua RW : L : 8 Orang P : 0 Orang
Jumlah Ormas Tahun 2024 : a. Kader Surabaya Hebat (KSH) : L : 3 Orang P : 209 Orang b. Tim KTPR : L : 3 Orang P : 1 Orang c. Tim TPK : L : 0 Orang P : 4 Orang d. Pokmas L : 6 Orang P : 1 Orang
Akses:
Kelurahan mempunyai akses untuk meningkatkan kesejatraannya
Partisipasi:
Sumber daya manusia yang kurang memadai
Kontrol:
Masyarakat dapat mengajukan bantuan usulan sosial
Manfaat:
Pemberdayaaan masyarakat yang kurang optimal
kurangnya optimalisasi perencanaan anggaran dalam mengakomodir semua pemberdayaan masyarakat dan keterbatasan anggaran yang ada Perencanaan kebutuhan untuk peningkatan kesejatraan belum optimal. Mengembangkan pokmas dan ormas yang ada di kelurahan dengan melaksanakan pemberdayaan masyarakat dengan pengadaan kelengkapan kebersihan, penghijauan lingkungan kampung (greenhouse), untuk kesejahteraan kehidupan warga. 1. Rapat koordinasi meningkatkan ketrampilan Masyarakat 2. Melakukan kerja bakti untuk penghijauan dan kebersihan kampung 3. Kegiatan meningkatkan perekonomian masyarakat 1. Pada tahun 2022 sudah dilaksanakan pelatihan padat karya 2. Pada tahun 2022 belum ada pemberian susu pada bayi stunting dan bumil.
Output:
1. Tersedianya Pokmas untuk kegiatan Pembangunan 2. Telah dilakukan rapat koordinasi musbangkel. 3. Validasi data Gakin 4. Tersedianya Pokmas untuk kegiatan Menjahit
Outcome:
Terwujudnya masyarakat yang berkehidupan sehat dan sejahterah. Indikator Subkegiatan: Jumlah pokmas dan ormas yang melaksanakan pemberdayaan masyarakat Indikator Kegiatan: Perencaanaan yang mengakomodir usulan seluruh ketua lembaga. Indikator Program: Anggaran Tersediah