Gender Analysis Pathway
Kecamatan Tegalsari

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Program Penyelenggaraan pemerintah dan Pelayanan Publik
Kegiatan:
Koordinasi Penyelenggaraan Kegiatan Pemerintahan di Tingkat Kecamatan
Sub Kegiatan:
Koordinasi / Sinergi Perencaan dan Pelaksanaan Kegiatan Pemerintahan dengan Perangkat Daerah dan Instansi Vertikal Terkait
Tujuan Sub Kegiatan:
Jumlah Laporan Koordinasi/Sinertgi Perencanaan dan Pelaksanaan Kegiatan Pemerintahan dengan Perangkat Daerah dan Instansi Vertikal Terkait
Data Umum:
Jumlah Masyarakat di Kecamatan Tegalsari Surabaya L : 48.537 P : 49.951
Kelompok yang hadir dalam kegiatan Musrenbang adalah unsur lembaga Meliputi : Bappedalitbang, Disbudporapar, DSDABM, DLH, Dishub, DPRKPP, DKPP, DPRD, Polsek, Koramil, Tokoh Masyarakat, Organisasi Masyarakat, PKK, LPMK, RW, Karang Taruna, Puskesmas/Posyandu, Forum Anak
Kelompok yang hadir dalam kegiatan Musrenbang adalah unsur lembaga Meliputi : Bappedalitbang, Disbudporapar, DSDABM, DLH, Dishub, DPRKPP, DKPP, DPRD, Polsek, Koramil, Tokoh Masyarakat, Organisasi Masyarakat, PKK, LPMK, RW, Karang Taruna, Puskesmas/Posyandu, Forum Anak,
jumlah Peserta yang ikut dalam penyelenggaraan Musrenbang Kecamatan adalah : L :45 P : 30
jumlah Peserta yang ikut dalam penyelenggaraan Musrenbang Kecamatan adalah : L :45 P : 30
Akses:
Adanya Kesamaan Kesempatan Masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait Musrenbang namun jumlah aparat laki-laki yang mendapatkan informasi
Partisipasi:
jumlah Peserta yang ikut dalam penyelenggaraan Musrenbang Kecamatan adalah : L :45 P : 30
Kontrol:
Peserta hadir karena adanya Undang dari Kecamatan
Manfaat:
Masyarakat yang hadir dapat menyampaikan sesuai dengan usulan dan mengikuti proses
Usulan Masyarakat belum tentu dapat diakomodir oleh dinas terkait masih adanya pemahaman di masyarakat hanya laki-laki yang memiliki tanggung jawab terkait pengawasan dan pengendalian ketertiban pada lingkungan masyarakat, dan adanya pandangan bahwa masalah pembangunan adalah urusan laki-laki Meningkatkan peran masyarakat dalam perencanaan pembangunan di tingkat Kecamatan melalui proses Pra Musrenbang dan Musrenbang Pra Musrenbang, Musrenbang Sebelumnya belum pernah dilaksanakan
Output:
Terpenuhinya penyelenggaraan Terselenggaranya Musrenbang Tingkat Kecamatan
Outcome:
Banyaknya warga yang ikut berperan serta dalam perencanaan pembangunan di tingkat Kecamatan