Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN SAMBIKEREP
Kegiatan:
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Sambikerep - Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Sambikerep
Sub Kegiatan:
Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Sambikerep
Tujuan Sub Kegiatan:
Mencukupi kebutuhan masyarakat terhadap sarana prasarana yang dibutuhkan serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan di Kelurahan |
Data Umum:
Terpenuhinya sarana dan prasarana Masyarakat di Kelurahan Sambikerep
Pelaksana sub kegiatan : - Unsur *Pemkot *Lembaga Kemasyarakat *Pihak Ketiga
Jml RT th 2024 : L : 82 orang Jml RW th 2024: L : 12 orang Jml LPMK th 2024 : L : 1 orang
Jumlah penduduk kelurahan Sambikerep th 2024 : L : 10.959 orang P : 11.193 orang
Luas wilayah kelurahan Sambikerep : .
1.208,00 m2 atau 2970 hektar.
|
Akses:
Laki – laki dan perempuan mendapatkan akses informasi yang sama terkait program padat karya oleh masyarakat di tingkat Kelurahan
Partisipasi:
Tingkat Partisipasi Pejabat dan Staf kelurahan Sambikerep dan masyarakat di wilayah Kelurahan Sambikerep, dimana jumlah pejabat dan staf yang terlibat dalam sub kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan sebanyak 4 orang terdiri dari : 1. Lurah 2. Sekretaris Kelurahan 3. Kasi Bangtib 4. Staf Pembantu Adapun komposisi gender pada dan staf Kelurahan Sambikerep terdiri dari : Laki – Laki sebanyak 4 orang Perempuan : - Sedangkan dari unsur masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat pelaksana pekerjaan pembangunan sarana dan prasarana sebanyak 7 orang yang keseluruhannya adalah laki-laki
Kontrol:
Pembuat kebijakan didominasi oleh laki – laki yang terdiri dari Lurah Sambikerep, Sekretaris Kelurahan dan Kasi bangtib dengan rincian : L : 3 orang P : 0
Manfaat:
Terlaksananya pekerjaan pembangunan sarana dan prasarana di Kelurahan Sambikerep dengan komposisi gender sesuai dengan yang dibutuhkan |
Belum semua pimpinan responsive gender - Masih adanya pemahaman tentang gender bahwa salah satu harus lebih mendominasi, dan bukan pada kesetaraan kedudukan sesuai dengan kemampuan dan kompetensi. - Mekanisme penetapan penerima manfaat hasil pembangunan sarana dan prasarana tidak mengatur masalah gender, sehingga komposisi jumlah penerima manfaat laki – laki dan perempuan ditentukan oleh kondisi di lapangan | - Masih adanya anggapan di kalangan masyarakat bahwa kesetaraan gender selalu dikaitkan dengan tingginya jumlah perempuan dari pada laki – laki dalam memperoleh manfaat dari hasil pembangunan, padahal masalah kesetaraan gender lebih pada keseimbangan kesempatan dalam mendapatkan akses pembangunan antara laki - laki dan perempuan dengan tetap memperhatikan kemampuan dan kompetensi - Pada sub kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan yang lebih berhubungan dengan pekerjaan fisik, sehingga bagi anggota kelompok masyarakat pelaksana pekerjaan lebih di dominasi oleh laki-laki | Peningkatan keterampilan dan kemampuan masyarakat tentang Pekerjaan Fisik yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya termasuk bentuk pelaporan yang mungkin bisa dilakukan oleh Perempuan | - Peningkatan pemahaman baik kepada staf Kelurahan maupun Masyarakat di wilayah Kelurahan Sambikerep yang belum memahami gender - Pemilihan paket pekerjaan yang memungkinkan keterlibatan perempuan dalam pelaksanaan kegiatan | Data susunan pengurus kelompok kerja sebanyak 7 orang yang kesemuanya adalah laki-laki |
Output:
Terlaksananya kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan melalui kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan melalui kegiatan pembangunan sarana dan prasarana fisik
Outcome:
Tercapainya kegiatan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan yang diharapkan dapat melibatkan perempuan |